Suara Joglo - Kabar mengenai lamaran Dewi Perssik dan Rully kini tengah menjadi sorotan publik. Alih-alih bahagia mendengar kabar tersebut, sebagian warganet justru meragukan masa lalu seorang pilot tersebut.
Usut punya usut, pilot yang telah melamar pedangdut asal Jember itu merupakan mantan pacar dari model, Tessa Kaunang. Keduanya bercerai pada tahun 2019 di usia pernikahannya yang baru menginjak satu tahun.
Tessa Kaunang sendiri mengaku tak lagi memiliki kecocokan dengan Rully, sehingga memutuskan untuk berpisah. Meski begitu, model 46 tahun itu tak ingin menunjukkan penilaian apa pun terhadap mantan suaminya tersebut.
Bahkan, ia mengaku turut bahagia ketika mendengar kabar bahwa Rully telah melamar Dewi Perssik.
“Saling bertemu, saling cocok, saling mengikat hubungan lebih serius lagi, ya kita semua harus ikut bersyukur, bahagia, kan gitu,” ujar Tessa Kaunang, dikutip dari unggahan @Anik Collection, Selasa (14/2/2023).
Lebih lanjut, Tessa tak ingin memberikan komentar terkait kabar bahwa Rully pernah menelantarkan anaknya.
“Kalau untuk urusan itu saya nggak bisa menghakimi seseorang untuk kondisi sekarang. Kalau itu kan masalah pribadinya dia, jadi saya nggak mau ikut bicara. Karena saya nggak tau setelah pisah dari saya kehidupannya dia seperti apa,” imbuhnya.
Mengenai sifat Rully, Tessa menilai bahwa mantan pacarnya itu baik dan bertanggung jawab. Hanya saja, dirinya memutuskan untuk bercerai karena adanya ketidakcocokan sikap.
“Tapi kan dari setiap orang itu kan tidak bisa kita samakan, masalah kecocokan. Waktu itu saya tidak bisa cocok sama karakter sama sifatnya. Kalau untuk saat ini, Dewi lebih cocok ya kita ikut bersyukur aja,” tuturnya.
Baca Juga: Pentingnya Pembaruan Teknologi di Dunia Film, Sutradara Upie Guava Tak Lagi Pakai Green screen
Menurut Tessa, karakter Rully cenderung keras karena merupakan orang Makassar. Selain itu, Tessa juga menilai sosok Rully memiliki jiwa kepemimpinan, sehingga cenderung kolot.
“Dia orangnya baik, tapi memang mungkin lebih berjiwa pemimpin kali ya. Yang menurut dia bener, tapi buat saya mungkin salah. Harusnya sih, saling mengalah, tapi di saat itu tidak bisa,” tuturnya.