Suara Joglo - Kemarin publik di Jawa Timur digegerkan dengan kecelakaan tragis yang menimpa bus pariwisata yang mengangkut bocah TK. Sebanyak 15 penumpang menjadi korban dalam peristiwa itu.
Kecelakaan tragis ini terjadi di jalur Taman Safari Prigen, tepatnya di Dusun Sekar, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur Selasa (14/2/2023) sore. Satu bus diantaranya terguling lalu menabrak rumah warga.
Momen paska peristiwa tersebut sempat diabadikan oleh warga yang berada di dekat lokasi. Video itu kemudian dibagikan oleh akun instagram @pandaan.id. Berikut iin fakta-faktanya:
1. Viral di media sosial
Peristiwa kecelakaan ini viral di media sosial. Video ini diunggah akun @pandaan.id dan segera membetot perhatian warganet. Dalam video terlihat sejumlah warga berlarian di jalanan menuju Taman Safari Prigen. Mereka tampak panik dan kocar kacir berlarian.
Di belakang mereka terlihat asap mengepul yang keluar dari bus yang terguling. Dalam cuplikan video selanjutnya tampak sebuah bus terguling dan menabrak rumah warga. Rumah tersebut pun mengalami rusak parah.
Sementara bus lainnya menabrak bagian belakang bus yang terguling. Bahkan ada video yang memperlihatkan pengendara motor terjatuh diduga terlibat dalam kecelakaan.
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan yang melibatkan dua bus rombongan anak TK itu melaju dari arah Taman Safari menuju ke Jalan Raya Surabaya - Malang. Salah satu bus tiba-tiba melaju kencang menabrak bus di depan yang kemudian terguling lalu menabrak rumah warga.
Diduga, bus mengalami rem blong hingga terjadi peristiwa tersebut. Sejumlah warganet pun turut berkomentar pada unggahan tersebut.
"Owner bus harus bertanggung jawab atas ketidaklayakan kondisi bus," ujar abd***
"Waktunya ODL anak-anak sekolah, armada bis kebanjiran job. Semoga selalu dilakukan pengecekan kondisi bis sebelum berangkat," kata merita***
2. 15 Penumpang jadi korban
Sebanyak 15 korban kecelakaan bus berpenumpang anak-anak TK di akses Jalur Taman Safari Prigen Pasuruan kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Lokasi persis kecelakaan berada di jalur arah menuju Taman Safari Indonesia II, tepatnya di Desa Watuagung Kecamatan Prigen. Dua bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan rombongan TK Al Hidayah dari Kecamatan Selopuro, Blitar.
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, rombongan menaiki tiga unit bus. Namun bus yang mengalami kecelakaan yakni bus satu dan bus dua.
Jumlah rombongan penumpang terdiri dari murid TK dan gurunya dengan jumlah 118 orang termasuk guru dan murid taman kanak-kanak. Sedangkan untuk korban yang mengalami luka-luka berjumlah 15 orang.
"Dua orang supir mengalami luka berat dan 15 guru dan murid mengalami luka-luka. Kami dibantu dengan warga telah mengevakuasi semua korban dan dilarikan kerumah sakit," kata Yudhi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (14/2/2023).
3. Seluruh korban telah dirawat
Yudhi menambahkan seluruh korban telah disebar di beberapa rumah sakit di sekitar lokasi kejadian. Di antaranya yakni di RS Sahabat dan RS Prima Husada.
"Korban juga kami bawa ke puskesmas di sekitar Kecamatan Sukorejo dan Kecamatan Pandaan. Namun kami juga akan menyebar anggota untuk mendata kembali korban yang dilarikan ke RS karena tadi juga dibantu warga," ujarnya.\
4. Temuan fakta rem bus blong
Adapun untuk kronologis kecelakaan, AKP Yudhi menjelaskan kalau kecelakaan diakibatkan oleh rem dari bus kedua yang tidak bisa digunakan. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya bekas ban yang terdapat di jalanan.
"Setelah kita cek memang rem sudah tidak bisa digunakan lagi. Sedangkan jalan sendiri memiliki kemiringan hingga 70 derajat dan kondisi hujan gerimis," jelas Yudhi, Selasa (14/2/2023).
Yudhi juga mengatakan, rombongan bus terdapat 3 unit, sedangkan bus yang mengalami rem blong merupakan bus yang berada di tengah. Setelah menabrak bus yang berada di depannya, bus nomor 2 langsung membanting setir ke bagian kiri dan menghantam permukiman warga.
Akibatnya satu mushola rata oleh tanah setelah dihantam bus dengan kecepatan kencang. Tak hanya mushola bus juga menghantam warung warga dan juga rumah warga.
Saat bus menabrak rumah, kondisi rumah dalam keadaan sepi tidak ada penghuninya, sehingga tidak ada korban jiwa. Sedangkan untuk penumpang bus 15 orang mengalami luka-luka.