Isra Miraj akan terjadi pada 27 Rajab 1444 H akan jatuh pada 18 Februari 2023 mendatang. Di Indonesia banyak tradisi menarik untuk memperingati Isra Miraj yang kiranya bisa menjadi inspirasi kita dalam memperingati tradisi tersebut.
Indonesia kaya akan ragam budaya dan adat istiadat. Percampuran budaya dan agama Islam ini yang memunculkan berbagai tradisi Israj Miraj di berbagai negara berbeda-beda. Untuk menambah pengetahuan seputar Isra Miraj, berikut ini 5 tradisi Isra Miraj di Indonesia.
1. Nganggung
Di Kelurahan Kampung Bukit, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung, juga punya tradisi Isra Miraj yang tak kalah seru dan dikenal dengan sebutan 'Nganggung'.
Tradisi ini meminta warga untuk membawa makanan dari rumah masing-masing menggunakan rantang. Makanan yang dibawa pun beragam mulai dari kue, buah-buahan, hingga nasi dan lauk pauknya.
2. Rejeban Peksi Buraq
Rejeban Peksi Buraq merupakan tradisi yang perayaan Isra Miraj yang ada di Yogyakarta. Kegiatan ini sudah dilakukan selama ratusan tahun di Keraton Yogyakarta. Buraq adalah nama burung yang dikendarai oleh Nabi Muhammad saat melakukan perjalanan.
Dalam tradisi ini, warga membuat dua jenis buraq dari kulit jeruk bali yang nantinya dipasang di atas gunungan buah-buahan dan dibawa oleh abdi dalem Kaji Selusin menuju Serambi Masjid Gede Kauman. Selanjutnya gunungan tersebut akan dibagikan kepada jemaah masjid setelah pengajian.
3. Rajaban
Baca Juga: Viral Terapis Wicara RS Hermina Depok Jepit Kepala Balita Autis hingga Menangis, Polisi Buru Pelaku
Tradisi Rajaban dilakukan oleh masyarakat Cirebon. Pada tradisi tersebut, warga beramai-ramai berziarah ke Plangon yakni makam dua penyebar ajaran agama Islam di Cirebon yaitu Pangeran Kejaksan dan Pangeran Panjunan.
Rajaban juga biasanya digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon berupa pengajian untuk masyarakat umum. Selain itu, acara dilanjutkan dengan membagikan nasi bogana yang berisi kentang, telur, ayam, tempe, tau, parutan kelapa, dan bumbu kuning.
Selanjutnya, hidangan tersebut dibagikan ke warga keraton, kaum masjid, abdi dalem, dan masyarakat Magersari.
4. Nyadran
Di Kampung Sirawak, Gunungpati, warga merayakan Isra Miraj dengan nyadran atau berdoa kepada para leluhur. Warga akan berkunjung ke makam-makam leluhur lalu berdoa. Kemudian dilanjutkan dengan pengajian di Masjid Baitul Muslimin Sirawak. Selanjutnya, tradisi Isra Miraj ini dilanjutkan dengan karnaval.
5. Khatam Kitab Arjo