Janji Cak Imin yang mencuat ke publik saat pertama kali hendak mencalonkan diri sebagai Bacawapres adalah adanya Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis dan santunan ibu hamil 6 juta per bulan.
Namun, menurutnya, terdapat kesalahpahaman terkait penafsiran BBM gratis dan jumlah santunan tersebut,
“Sebetulnya, ini ada kesalahpahaman sedikit. Ini kalau bisa saya luruskan, ini menyangkut arah kerja subsidi,” ujar Cak Imin memberikan klarifikasi.
Menurut Cak Imin, cara kerja subsidi BBM harus benar-benar tepat data alias tepat sasaran. Cak Imin tak menghendaki pembagian subsidi BBM yang sama rata.
Pasangan Bacapres Anies Baswedan itu menginginkan BBM yang didapatkan oleh para pekerja angkutan umum lebih besar.
“Kadang-kadang transportasi umum itu bisa diakses, bahkan kadang-kadang dinikmati oleh orang-orang yang berpenghasilan baik,” tutur Cak Imin.
Lebih lanjut, terkait dengan isu santunan ibu hamil memang benar. Cak Imin akan memberikan perhatian khusus kepada ibu-ibu hamil untuk mencegah stunting.
“Di situ, negara harus bertanggung jawab. Jangan sampai dari ibu hamil itu tumbuh dan berkembang calon-calon generasi bangsa yang handal, kena stunting. Nah, itu yang jadi perhatian,” ungkap Cak Imin.
Namun, ia meluruskan perihal jumlah santunan dan cara kerja penyaluran santunan tersebut yang rumornya adalah 6 juta per bulan.
Baca Juga: Belanja Di Supermarket Dengan RAISA Jadi Lebih Gampang, Begini Caranya
“Ya minimal untuk gizi awal dari sebuah kehamilan. Itu prioritas. Karena kita di PKB atau NU itu ada yang namanya Hifdzun Nasl, menjaga keturunan, itu nomor satu di dalam perjuangan politik,” ujarnya.