Anggap Status Keanggotaan Masih Digantung PDIP, Golkar Sulit Ajak Gibran Gabung

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 27 Oktober 2023 | 17:16 WIB
Anggap Status Keanggotaan Masih Digantung PDIP, Golkar Sulit Ajak Gibran Gabung
Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat bersama Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan elite Golkar. [Suara.com/Rakha Arlyanto]

Suara.com - Partai Golkar sudah ancang-ancang membuka komunikasi untuk mengajak Gibran Rakabuming Raka bergabung menjadi kader. Kekinian Golkar masih menuggu status keanggotan Gibran di PDIP secara resmi berakhir.

Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga mengatakan pihaknya agak sulit untuk membuka konunikasi membicarakan peluang Gibran bergabung Golkar. Sebabnya, status putra sulung Presiden Jokowi di PDIP sendiri masih belum tegas.

Lamhot menganggap PDIP saat ini masih menggantungkan status keanggotan Gibran.

"Ya kita kan tentu agak sulit membicarkan hal seperti itu ketika status kepartaiannya diambangkan di PDIP," kata Lamhot kepada Suara.com, Jumat (27/10/2023).

"Jadi kecuali kalau kemudian sudah ada sikap tegas dari PDIP, misalnya memberhentikan Mas Gibran baru kami akan melakukan komunikasi," kata Lamhot.

Hingga saat ini rencana Golkar menggaet Gibran masih terus berproses, belum sampai tahap mengajak karena status keanggotannya di PDIP.

"Makanya itu lah yang kita bilang sekarang ini statusnya Mas Gibran itu masih sedang berproses dalam arti seharusnya dari sebelah sana itu selesai dulu deh gitu, gitu lho," kata Lamhot.

Lamhot melihat memang belum ada ketegasan dari PDIP dalam memutuskan status Gibran. Berbeda misalnya ketika PDIP yang langsung memberhentikan Budiman Sudjatmiko dari keanggotan partai begitu tahu Budiman mendukung Prabowo Subianto.

Menurutnya, belum ada pernyataan resmi baik secara de facto dan de yure dari PDIP dalam memutuskan keanggotan Gibran. Sejauh ini, menurtunya, hanya sebatas pernyataan secara lisan dari para petinggi.

baca juga

Berbeda ketika PDIP memutuskan memecat Budiman, di mana ada surat keputusan secara tertulis yang ditandatangani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Tapi kalau ini (Gibran) kan secara lisan saja mereka mengatakan. Nah apakah penyampaikan secara lisan itu bisa kita pegang secara permanen? Kan nggak juga," kata Lamhot.

"Jadi kan seolah-olah kami melihat bahwa status kepartaiannya Mas Gibran di PDIP itu diambangkan," ujarnya.

Baru Pamit

Sebelumnya Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan, jika Gibran Rakabuming Raka sudah pamit. Menurutnya, Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudyatmo alias FX Rudi sudah melaporkan terkait nasib Gibran ke Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Dan apa yang disampaikan oleh Pak Komarudin (DPP Bidang Kehormatan) Pak Rudi Solo itu betul, maka ini sekrang Pak Rudi Solo kemarin sudah melaporkan ke pada ibu ketum karena mas Gibran dulu diberikan KTA melalui DPC Solo dan kemudian mas Gibran kan sudah pamit kepada mba Puan," kata Hasto ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2023).

"Sudah pamit, kalau pamit tau kan artinya?," sambungnya.

Menurutnya, mengenai status Gibran di PDIP sudah sangat jelas. Ia menjelaskan hal tersebut dengan istilah bahasa Jawa.

Gibran Rakabuming Raka dan Megawati Soekarnoputri. (Twitter.com/@gibran_tweet)
Gibran Rakabuming Raka dan Megawati Soekarnoputri. (Twitter.com/@gibran_tweet)

"Jadi sudah pamit, kamu sudah pamit itu kan sudah gamblang, sudah cetho welo-welo," tuturnya.

Sementara di sisi lain, ia mengatakan, PDIP merupakan partai berasal dari rakyat yang mengikuti pranata yang baik. Ia lantas menyinggung soal warna merah berubah menjadi kuning.

"Kalau putih disimbolkan dengan kesucian dengan kebenaran dengan ketaatan pada nilai-nilai kemudian berubah, kalau warnanya juga berubah semula merah kemudian secara nyata sudah berubah menjadi kuning maka partai menghormati itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentil Gibran Jadi Cawapres, Amien Rais: Anak Ingusan yang Nggak Tahu Apa-apa!

Sentil Gibran Jadi Cawapres, Amien Rais: Anak Ingusan yang Nggak Tahu Apa-apa!

Kotak Suara | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 17:05 WIB

Sosok Gibran Gak Pengaruh, Parpol Koalisi Yakin Ganjar-Mahfud Kuasai Suara Pulau Jawa

Sosok Gibran Gak Pengaruh, Parpol Koalisi Yakin Ganjar-Mahfud Kuasai Suara Pulau Jawa

Kotak Suara | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 16:59 WIB

Sampai Nunduk-nunduk, Adab Gibran Rakabuming ke Habib Luthfi Disorot: Anak Jokowi Emang Sopan-sopan

Sampai Nunduk-nunduk, Adab Gibran Rakabuming ke Habib Luthfi Disorot: Anak Jokowi Emang Sopan-sopan

Hits | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 17:06 WIB

Sentil Gibran, Masinton PDIP: Enaknya Jadi Anak Presiden Punya Paman MK

Sentil Gibran, Masinton PDIP: Enaknya Jadi Anak Presiden Punya Paman MK

Hits | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 16:56 WIB

Gerindra Bantah Tunjuk Gibran Jadi Cawapres Gegara Privilege, Ternyata Cuma Butuh 2 Menit buat Musyawarah?

Gerindra Bantah Tunjuk Gibran Jadi Cawapres Gegara Privilege, Ternyata Cuma Butuh 2 Menit buat Musyawarah?

Hits | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 16:52 WIB

Terkini

Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas

Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall

Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

×