Diungkap AHY, Demokrat Tegas Menolak Hak Angket Pilpres 2024 Karena Alasan Ini

Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 09 Maret 2024 | 04:00 WIB
Diungkap AHY, Demokrat Tegas Menolak Hak Angket Pilpres 2024 Karena Alasan Ini
AHY (Instagram/agusyudhoyono)

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkap partainya secara tegas menolak hak angket guna menguak kecurangan Pilpres 2024. Demokrat menolak ikut mendukung hak angket karena tak melihat ada urgensinya.

Meski Demokrat menghormati akan adanya hak politik siapapun yang hendak menggulirkan hak angket, namun partai berlambang mercy itu memutuskan untuk tidak ikut-ikutan.

Baca Juga:

Tom Lembong: Saya Tetap Yakin Pemenang Sesungguhnya Pemilu Ialah Perubahan

Diungkap Mahfud MD, Begini Respon Ganjar Usai Dilaporkan ke KPK

Terungkap Maksud Kunjungan Gibran ke Inggris, Gerak Cepat 'Mas Wapres' untuk Program Hilirisasi?

Hal itu disampaikan AHY usai acara silaturahmi bersama seluruh kader di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2204).

"Demokrat menolak. Kami menolak secara tegas. Karena pertama, walaupun kami menghormati ya siapa pun di negeri ini yang menggunakan hak politik, hak politik itu kan berbagai format yang penting konstitusional, tapi bagi kami, kami menolak tegas karena bagi kami tidak ada urgensinya," kata AHY.

Lagi pula, menurut Menteri ATR/BPN tersebut, Pilpres 2024 sudah berjalan aman dan damai.

baca juga

"Ini sebuah realitas dan tentunya sulit untuk melihat di situ ada kecurangan secara terstruktur, masif," ucapnya.

AHY juga menilai argumentasi bahwa adanya kecurangan di Pilpres 2024 tidak terlalu kuat.

"Intinya karena jaraknya juga jauh, saya pikir sulit untuk punya narasi seperti itu, argumentasinya nggak kuat mungkin," tuturnya.

Meski demikian, AHY tak masalah apabila hak angket kemudian didorong untuk digulirkan di DPR RI sebagai bentuk demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader Demokrat Sebut Mahfud MD Sudah Tidak Rasional Sikapi Kekalahan di Pilpres 2024

Kader Demokrat Sebut Mahfud MD Sudah Tidak Rasional Sikapi Kekalahan di Pilpres 2024

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 21:41 WIB

Bingung Demokrat Kena Nyinyir Gegara Masuk Kabinet, AHY: Salah Kita di Mana?

Bingung Demokrat Kena Nyinyir Gegara Masuk Kabinet, AHY: Salah Kita di Mana?

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 21:26 WIB

Pede Bakal Jadi Bagian Penting di Pemerintahan Mendatang, AHY Instruksikan Kader Kawal Jokowi

Pede Bakal Jadi Bagian Penting di Pemerintahan Mendatang, AHY Instruksikan Kader Kawal Jokowi

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 21:14 WIB

Walau Kini Sibuk jadi Menteri, AHY: Tidak Mungkin Saya Lepaskan Demokrat Begitu Saja

Walau Kini Sibuk jadi Menteri, AHY: Tidak Mungkin Saya Lepaskan Demokrat Begitu Saja

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 21:08 WIB

Jawab Nyinyiran Jadi Menteri '8 Bulan', AHY: Jangan Cuma Lihat Durasi, Tapi Kualitasnya

Jawab Nyinyiran Jadi Menteri '8 Bulan', AHY: Jangan Cuma Lihat Durasi, Tapi Kualitasnya

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 20:33 WIB

Terkini

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:04 WIB

×