"NasDem merasa bahwa merekalah yang berhak menentukan siapa calon wakil presiden dengan pake tangan atas nama Anies Baswedan," tutur Denny Siregar.
Denny Siregar pun menyebut wajar akan NasDem yang berhak menentukan cawapres Anies dengan atas nama Anies Baswedan.
Hal itu, menurut Denny Siregar, NasDem telah mengeluarkan lebih banyak dari segi finansial untuk deklarasi serta safari politik Anies Baswedan.
"Ya wajar aja karena selama ini yang keluar biaya banyak untuk deklarasi dan roadshow Anies ke banyak daerah itu adalah NasDem. Sedangkan Demokrat dan PKS hanya ikut-ikutan saja di belakang NasDem karena secara finansial mereka juga sudah kesulitan," papar Denny Siregar.
Denny Siregar mengatakan bahwa dua partai politik lainnya yang juga masuk dalam koalisi pengusung Anies, berada di luar kekuasaan selama dua periode.
"Sebab selama dua periode, mereka ada di luar kekuasaan," katanya.
Meski begitu, Denny Siregar pun menyebut bahwa Partai Demokrat dan PKS tetap punya kekuatan dalam penentuan langkahnya.
"Tapi biar bagaimanapun Demokrat dan PKS tetap punya kekuatan dalam menentukan langkah selanjutnya," imbuh Denny Siregar.
Baca Juga: 5 Pemain Termahal Timnas Indonesia Jelang Lawan Argentina, Siapa Saja?
Adapun saat ini, ada tiga partai politik (parpol) yang tergabung untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang. Tiga parpol itu ialah Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).