Pegiat media sosial Denny Siregar mengomentari pernyataan Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando terkait cawe-cawe PDI Perjuangan (PDIP) terhadap kabinet Ganjar Pranowo.
Mulanya, Ade mendengar rumor adanya kontrak politik di balik pencalonan Ganjar di mana salah satu poinnya yaitu PDIP yang menyusun kabinet Ganjar.
Namun, hal tersebut dibantah Ganjar dengan penegasan dari Gubernur Jawa Tengah itu bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.
Usai mendengar jawaban tersebut, Ade merasa lega karena telah memastikan calon presiden yang akan didukungnya memang tegas.
Ade kemudian meminta PDIP untuk tidak cawe-cawe dalam menentukan susunan kabinet jika Ganjar menjadi RI 1 dan menyerahkan hal tersebut sepenuhnya pada Ganjar.
"Kami berharap PDIP benar-benar tidak cawe-cawe dalam penentuan kabinetnya Ganjar. Biarkan Ganjar menentukan orang-orang terbaik," ujar Ade kepada CNNIndonesia.com, Rabu (24/6/2023).
Menurut Ade, PDIP tetap bisa memberikan masukan. Hanya saja, pengambil keputusannya adalah Ganjar. "Bukan berarti PDIP tidak didengar, melainkan Ganjar harus menjadi pengambil keputusan," ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Denny mengatakan bahwa tidak bisa PDIP tidak cawe-cawe soal kabinet yang akan disusun Ganjar seandainya terpilih.
Ia mengibaratkan Ade terpilih menjadi presiden, bisa dipastikan PSI sebagai partai tempat Ade bernaung pasti akan ikut cawe-cawe.
“Ya gak bisalah, bang Ade. Kalau bang Ade terpilih jadi Presiden, masak @psi_id diem aja ga ikut cawe2 ? Akal sehat saya gak nyampe melogikakan pernyataan abang ini,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Dennysiregar7 pada Kamis (15/6/2023).