Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, mengomentari pernyataan Ketua DPD PDI Perjuangan soal dukungan terhadap Ganjar Pranowo.
Ketua DPD PDIP Nusa Tenggara Barat (NTB) Rachmat Hidayat menyebut warga NTB tidak bersyukur jika tidak memilih bakal calon presiden dari PDIP tersebut.
Rachmat kemudian mengungkit perihal kekalahan Jokowi di NTB pada Pilpres 2014 dan 2019. Namun, Presiden Jokowi tetap memperhatikan pembangunan di wilayah tersebut.
"Dulu Pak Jokowi kalah dua kali di NTB. Tetapi kita tetap di-support," kata Rachmat dalam rapat konsolidasi yang dihadiri Ganjar di kantor DPD PDIP, Mataram, NTB, Minggu (18/6/2023), sebagaimana dikutip Antara.
Oleh karena itu, jika warga NTB tidak memilih Ganjar pada Pilpres 2024 mendatang, itu menandakan wrga NTB tidak tidak tahu diri dan tidak bersyukur.
"Kalau sekarang Pak Ganjar tidak menang, kita menjadi orang yang tidak tahu diri dan bersyukur namanya," lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Andi mengaku tidak bisa membayangkan sikap PDIP seandainya Ganjar menang di pilpres mendatang.
“Walahee.. Belum menang saja dah arogan begitu, gimana kalau menang,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Senin (19/6/2023).
Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) ini mengatakan bahwa seorang pemimpin memang wajib hukumnya melakukan pembangunan, bukan hanya terkait urusan politik.
Baca Juga: Cara Mudah Membuat Foto Profil Mirip Artis Korea Pakai Snow AI yang Sedang Hits
“Presiden melakukan pembangunan itu wajib hukumnya, bukan hanya pada yg memilihnya aja, bahkan belandapun melakukan pembangunan di negeri ini, apa juga harus berterima kasih sama belanda??