Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disebut-sebut akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Adapun hal itu membuat diungkitnya aturan dari PDI Perjuangan (PDIP). Diketahui partai tersebut memiliki aturan bahwa satu keluarga tak boleh berbeda pandangan soal partai politik.
Hal tersebut ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyebutkan bahwa adanya kesengajaan penyebaran isu guna adu domba PDIP dengan Jokowi.
Chusnul Chotimah pun menyebut bahwa belum ada pernyataan resmi soal hal itu dari Kaesang Pangarep.
"Mau adu domba antara @PDI_Perjuangan dan pak @jokowi ya drun," ujar Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Selasa (20/6).
Lebihh lanjut, Chusnul Cotimah juga mengatakan bahwa ada kode yang sudah diberikan oleh Kaesang. Ia menyebut kata merdeka yang diucapankan sosok muda tersebut identik dengan PDI Perjuangan (PDIP).
"Coba dengarkan baik-baik video ini. Kata terakhir yang di ucapkan Kaesang itu merdeka, kamu pahamkan itu identik dengan partai mana drun," tandasnya.
Sementara itu, sebelumnya diketahui bahwa Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menanggapi manuver politik dari Kaesang Pangarep. Ia menyoroti sosok tersebut yang berfoto menggunakan kaus PSI. Puan mengaku akan menanyakan kesiapan Kaesang masuk PDIP
Baca Juga: Kolaborasi BUMN Majukan UMKM, Pupuk Kaltim Hadirkan Produk Wastra di PaDi UMKM Expo 2023