Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjawab rumor yang mengatakan bahwa loyalisnya di KPK membuat kasus Formula E mandek.
Sebelumnya saat berbincang dengan Anies Baswedan di tayangan Kick Andy! Double Check di Metro TV pada Rabu (21/6/2023), Jurnalis senior Andy F Noya menanyakan perihal kasus dugaan korupsi Formula E yang menyeret nama Anies Baswedan.
Andy mempertanyakan kebenaran perihal adanya loyalis-loyalis Novel Baswedan di KPK yang bisa dikatakan membantu melindungi Anies.
Mendapat pertanyaan tersebut, Anies mengatakan bahwa sebaik-baiknya perlindungan adalah ketaatan pada hukum, bukan perlindungan dari penguasa dan sebagainya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Novel menyebut apa yang dilontarkan Andy F Noya adalah tudingan, bukan pertanyaan.
“Ini menuding betul. Saya pikir menuding pun sebetulnya okelah kalau dianggap menuding tetapi logis apa nggak?” ujar Novel, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Kamis (22/6/2023).
Menurutnya tuduhan seperti yang dilontarkan Andy F Noya secara langsung juga bentuk penudingan bahwa KPK tidak berintegritas.
“Kalau dikatakan bahwa saya punya loyalis di KPK dan semuanya taat dengan apa yang saya katakan semua, berarti kan secara langsung yang bersangkutan juga menuding KPK selama ini nggak berintegritas. Itu kan tudingan serius saya kira,” jelas Novel.
Novel kemudian menegaskan bahwa dirinya saja tidak pernah menuduh KPK tidak berintegritas. Menurutnya, seandainya ada loyalisnya di KPK, bisa dipastikan loyalis tersebut dihukum.
Baca Juga: 3 Petugas Satpol PP Dilempari Batu PKL Pantai Padang, Ada yang Retak Tulang Pinggang
“Kalau dikatakan bahwa sampai hari ini saya punya loyalis-loyalis di KPK yang kemudian masih bekerja untuk kepentingan saya kurang lebih, agak aneh. Nggak masuk akal. Kalau pun ada, pastinya sekarang ini orang-orang ini sudah dihukum. Kan gitu kan logikanya," jelas Novel.