CEK FAKTA: Pendukung Anies Baswedan Dibantai Warga Karena Sebarkan Paham Khilafah

Suara Liberte

Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:17 WIB
CEK FAKTA: Pendukung Anies Baswedan Dibantai Warga Karena Sebarkan Paham Khilafah
Relawan Anies Baswedan dihajar karena sebar paham khilafah, benarkah?

‘PENDUKUNG ANIES DI BANTAI WARGA - KARENA SEBAR KHILAFAH’ ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube Pilihan Rakyat pada Kamis (22/06/23).

 

Video ini berisi narasi seolah-olah bahwa pendukung Anies Baswedan terafiliasi dengan paham khilafah.

 

Paham ini adalah sebuah gerakan keagamaan yang dipahami sebagai konsep tentang kenegaraan yang berdasarkan syariat Islam dan pemimpinnya disebut Khalifah.

 

Paham ini jelas bertentangan dengan paham yang selama ini dianut di Indonesia yaitu Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

 

Video ini pun didukung dengan gambar segerombolan orang memakai baju putih kemudian membentangkan spanduk bertuliskan ‘Anies Baswedan Presiden 2024 - Khilafah Yes!’

baca juga

Video itupun disertai tulisan ‘Strategi Anies Kacaukan Jatim, Khilafah Dibantai Warga’. 




PENJELASAN

 

Untuk diketahui kebenarannya, hingga saat ini Anies Baswedan tidak pernah mengatakan setuju dengan paham khilafah di Indonesia. 

 

Terlebih dua partai yang mendukung pencapresannya, Nasdem dan Demokrat bukanlah partai dengan idealisme agama. 

 

Kemudian, dari video berdurasi 12 menit itu juga tidak ditunjukan kelompok relawan Anies Baswedan manakah yang mendukung paham ini. 

 

Kemudian, pihak Pilihan Rakyat juga ternyata mengedit gambar thumbnail video. Tulisan banner atau spanduk ‘Anies Presiden 2024’ berasal dari relawan Anies sedangkan tulisan ‘Khilafah Yes!’ adalah spanduk yang dibentangkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

 

Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diedit dari berita aslinya berjudul ‘Acara Muktamar Khilafah 2013 di Stadion Gelora Bung Karno’ yang diunggah Tempo pada 6 Juni 2013.

 

Berita ini berisi tentang informasi bahwa ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengikuti acara Muktamar Khilafah 2013 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 2 Juni 2013. Kegiatan ini dihadiri 200 ribu massa HTI se-Jabotabek.

 

Perlu diketahui saat ini Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah dibubarkan dan pakem khilafah yang dinarasikan dalam video tidak ada hubungannya dengan Anies Baswedan.



KESIMPULAN

Video ‘PENDUKUNG ANIES DI BANTAI WARGA - KARENA SEBAR KHILAFAH’  yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax kepada Anies Baswedan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Baswedan Sudah Kantongi Nama Cawapres, Loyalis Bocorkan Ciri-cirinya: Bernyali dan Tak Punya Kasus Hukum

Anies Baswedan Sudah Kantongi Nama Cawapres, Loyalis Bocorkan Ciri-cirinya: Bernyali dan Tak Punya Kasus Hukum

Liberte | Jum'at, 23 Juni 2023 | 13:30 WIB

Anies Baswedan Tegaskan Tak Korupsi di Formula E, Demokrat: Jadi KPK Periksa Apanya?

Anies Baswedan Tegaskan Tak Korupsi di Formula E, Demokrat: Jadi KPK Periksa Apanya?

Liberte | Jum'at, 23 Juni 2023 | 12:30 WIB

Denny Indrayana Sebut Anies Bakal Jadi Tersangka, Mardani PKS: Saya Yakin KPK Gak Bakal Nekat

Denny Indrayana Sebut Anies Bakal Jadi Tersangka, Mardani PKS: Saya Yakin KPK Gak Bakal Nekat

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 12:16 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×