'Gak Terima' Ganjar Pranowo Dapat Penghargaan Satyalencana Wira Karya, Said Didu: Angka Penurunan Stunting Tertinggi Adalah DKI

Suara Liberte Suara.Com
Sabtu, 08 Juli 2023 | 10:25 WIB
'Gak Terima' Ganjar Pranowo Dapat Penghargaan Satyalencana Wira Karya, Said Didu: Angka Penurunan Stunting Tertinggi Adalah DKI
Ganjar Pranowo Dapat Penghargaan Satyalencana Wira Karya, Said Didu: Angka Penurunan Stunting Tertinggi Adalah DKI ((Twitter/Said Didu))

Dilansir dari TV One, penghargaan itu disematkan oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. Ganjar Pranowo hadir bersama Siti Atikoh Ganjar yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah.

"Saya menyampaikan terima kasih karena kerja dari kawan-kawan yang bagus, kompak, terstruktur, dan sistematis sehingga bisa menurunkan angka stunting dengan bagus," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Adapun dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Ganjar sukses menurunkan stunting. Berdasarkan perhitungan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), stunting di Jawa Tengah tahun 2018 sekitar 24,4 persen dan turun pada 2019 menjadi 18,3 persen. Lalu tahun 2020 turun lagi 14,5 persen,  Tahun 2021 menjadi 12,8 persen hingga pada tahun 2022 berada di angka 11,9 persen.

Ganjar Pranowo juga membeberkan program yang digagasnya, seperti "Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng" (5Ng), "Jo Kawin Bocah", "One Student One Client" hingga terbaru Ganjar meluncurkan beras fortifikasi sebagai penambah gizi untuk ibu hamil.

"Jadi ada program perhatian pada ibu hamil, 'Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng' itu memeriksakan sejak awal terus memberikan asupan gizi yang baik, mengontrol terus-menerus, dan suaminya harus peduli. Sampai anaknya lahir diberi ASI eksklusif dan itu perhatian yang perlu dikontrol," jelas Ganjar.

Diketahui, tingkat prevalensi stunting nasional saat ini masih berada di angka 21,6 persen dari angka yang ditargetkan presiden sekitar14 persen pada tahun 2024.

Wapres berpesan kepada seluruh kepala daerah yang hadir untuk menekan stunting setidaknya 3 sampai 4 persen agar target dapat tercapai. Ganjar meyakini kasus stunting di Jawa Tengah akan terus turun hingga angka yang ditargetkan bisa tercapai.

"Target 14 persen harus tercapai. Maka kalau Jawa Tengah kurang lebih sekitar 3 sampai 4 persen dan saya kira itu tidak akan sulit," tandasnya.

Baca Juga: 6 Tips Membuat Kulis Risoles yang Mulus, Tipis, dan Tak Mudah Sobek

Terpisah, untuk di DKI Jakarta, data Kementerian Kesehatan menunjukkan pada tahun 2018 sekitar 17,6 persen, tapi meningkat 19,96 persen di tahun 2019. Tahun selanjutnya, turun 16,8 persen, kemudian melandai lagi di 2022 di angka 14,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI