Meiske, ibu Denny Sumargo beberapa waktu lalu ikut mengomentari kasus tes DNA putranya dengan anak Verny Hasan. Ia seolah kesal lantaran kasus lama yang sebenarnya sudah selesai itu kembali dipermasalahkan.
Saking geramnya, ibu Denny Sumargo bahkan mengatai Verny Hasan sebagai wanita murahan. Hal itu sebagai imbas dari kekesalannya karena perempuan yang berprofesi sebagai DJ itu kembali menantang untuk melakukan tes DNA ulang.
"Buat dia, si DJ itu, jadilah perempuan yang punya image, wanita yang berkelas dikit ya. Kita semua manusia punya masa lalu, tapi bagaimana caranya kita perbaiki untuk masa sekarang. Jadilah wanita yang berkelas ya. Jangan jadi perempuan atau wanita murahan," ungkap Meiske belum lama ini.
Menariknya, pengakuan Meiske itu sudah sampai di telinga Verny. Ia pun membuat postingan seakan sebagai tanggapan atas dirinya yang disebut murahan.
Dalam postingan itu, Verny mengungkap bahwa seseorang tidak seharusnya memberi penilaian hanya dari pekerjaannya saja.
"Jangan pernah menilai orang dari segi perkerjaan, orang bekerja menjadi pemandu karoke aja belum tentu dia murahan, kita tidak pernah tau kehidupan seseorang, bisa jadi kemungkin dia satu2 nya tulang punggung keluarga yang membutuhkan biyaya hidup cukup besar," tulis Verny, dikutip dari akun Instagramnya.
"Atau dalam segi pendidikannya kurang sehingga sulit mendapatkan pekerjaan, atau ada salah satu keluarga merka seperti ayah atau ibu nya yang membutuhkan biyaya untuk rumah sakit, sehingga dia menjalin perkerjaan tersebut," sambungnya.
Ia pun turut mengingatkan agar seseorang tidak mudah untuk saling melempar hinaan.
"Sebelum menghina seseorang coba lah liat dulu kondisi mereka, dan bercerminlah terlebih dahulu apakah kita sudah suci dimana Allah, orang yang rajin ibadah aja belum tentu punya hati yang baik," pungkasnya.
Baca Juga: Dikira Tak Pakai Celana Dalam, Rachel Vennya Bilang Begini Soal Gaya Berpakaiannya: Aku Ngerasa...
Terlepas dari itu, Denny Sumargo kini telah resmi melaporkan Verny Hasan atas dugaan pencemaran nama baik. Ia pun mengaku siap memenuhi tantangan tes DNA ulang asalkan perempuan itu juga siap dipenjara jika hasilnya tetap sama.