Eks Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Prof Musni Umar menyoroti deklarasi cepat Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Menurut Musni, duet Anies-Cak Imin terbentuk karena peran besar Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.
Menurutnya, faktor suara Jawa Timur diperlukan untuk menjemput kemenangan, salah satu opsi yang tepat adalah Cak Imin.
“Kalau ditanya, dijodohkan atau kawin paksa seperti judul dialog Karni Ilyas di TV ONE dengan Anies bersama Muhaimin, jawabannya dijodohkan oleh bang Surya Paloh, Ketua Umum NasDem,” ujar Musni dalam tulisan panjangnya, dikutip dari akun twitter pribadinya, Sabtu (9/9/23).
“Mengapa setelah dijodohkan cepat sekali kawin? Jawabannya, pada Juni 2023, Anies sudah mengemukakan ke Tim 8 perlunya anggota koalisi baru untuk memperkuat posisi Koalisi Perubahan di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” tambahnya.
Karenanya, Musni menilai pada dasarnya Anies sudah lama melirik sosok Muhaimin sebagai calon potensial Bacawapres.
Faktor suara Jawa Timur jadi pertimbangan serius Anies dalam menentukan Cawapres.
“Dengan demikian, sejatinya Anies sudah lama melirik Gus Imin yang pimpin PKB untuk memperkuat posisi Koalisi Perubahan untuk Persatuan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, namun belum tahu bagaimana caranya seperti dikemukakan di atas,” ungkapnya.