PSM Makassar dan Wiljan Pluim akhirnya bersepakat untuk mengakhiri kerjasama setelah lebih dari tujuh tahun bekerja sama. Hal itu dimumkan PSM lewat laman resminya pada Senin (9/10).
“Kedua pihak menyadari betul bahwa walau berat, pada akhirnya perpisahan adalah sesuatu yang tak bisa terhindarkan. Atas nama keluarga besar PSM Makassar mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pluim untuk segala kontribusi, kesetiaan, dan kebersamaan yang telah ia berikan selama tujuh tahun dua bulan,”Ucap PSM dalam keterangan tulisnya.
Wiljan Pluim telah membela PSM Makassar sejak 2016. Sepanjang itu, ia telah melewati banyak momen pasang surut bersama tim Ayam Jantan Dari Timur. Hal ini pun menasbihkannya menjadi pemain asing paling lama yang membela satu klub dalam kompetisi Liga 1 hingga saat ini.
“Momen suka dan duka sang kapten bersama PSM Makassar akan selalu terkenang dan tak tergantikan. Terimakasih Wiljan “Tetta” Pluim !,”tulis PSM. Pluim meninggalkan PSM dengan segudang prestasi. Selain membawa PSM menjadi juara Liga 1 2022/2023 dan Piala Indonesia 2018/2019, gelandang serang asal Belanda itu juga terpilih sebagai pemain terbai Liga 1 musim lalu.