Menengok Kampung Seni di Ubud

Esti Utami

Selasa, 08 April 2014 | 08:40 WIB
Menengok Kampung Seni di Ubud
Salah satu sudut di Ubud, Bali (Foto: shutterstock)

Suara.com - Seniman di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, dinilai berhasil memadukan pengaruh dunia timur dan barat dalam karya mereka. Keberhasilan ini tak lepas daru kehadiran dua seniman asal Eropa di Ubud, yakni Walter Spies (1893-1942) dan Bonnet (1895-1978).

"Tanpa ada unsur yang menggurui puluhan seniman di Ubud berinteraksi dengan mereka. Keduanya lama berada di Ubud," kata Anak Agung Gede Rai, praktisi dan pelaku seni budaya Bali di Denpasar beberapa waktu lalu.  Pendiri dan pengelola Museum Arma di Ubud itu menambahkan Walter Spies yang berkewarganegaraan Jerman membuka diri untuk kerja sama secara teknis, dan tanpa menggurui membagikan pengetahuannya.

Proses penggarapan karya seni itu berlanjut dengan penyelenggaraan pameran lukisan di sejumlah kota di belahan dunia pada zaman penjajahan Belanda.

Agung Rai yang mengoleksi puluhan lukisan kuno itu menambahkan keberadaan Walter Spies menginspirasi seniman Bali dalam mengolah kekayaan alam menjadi energi baru. Sehingga keindahan alam Bali semakin mengemuka dalam kanvas. Alam mitologi Bali tidak lagi menjadi sesuatu yang tabu untuk diungkap oleh kalangan seniman lokal.

Hembusan inspirasi dari kepiawaian dan sensitivitas estetis Walter Spies dalam menyatakan kekeramatan, kesan mistis, kisah mitos, seperti leak dan instalasi cili Bali dalam kanvas dan teknik gambar modern khas Walter Spies.

Sementara Bonnet menjadi guru terbang bebas bea bagi pelukis Ubud, mengukuhkan kesenian sebagai "life style" sekaligus membimbing pencapaian kualitas karya yang berkarakter dengan memberi panutan bagaimana seorang seniman profesional, terdidik mesti bersikap terhadap kekayaan lokal yang luhur.

Semua itu mampu menumbuhkan rasa saling menghargai karya masing-masing. Bonnet dikenal sebagai sosok sensitif dan peduli akan realita seni sebagai seni, seni sebagai ritual, dan seni sebagai sumber penghidupan .

Dengan demikian ada sekat konotasi fungsi berkesenian kapan 'nyayah' (diamalkan), kapan 'bayah' (dibayar). "Perkembangan pesat sektor pariwisata tahun 70-an hingga kini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan seni yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya seniman," ujar Agung Rai.

Anak Agung Gede Rai melihat perpaduan unsur seni dari belahan timur dunia dan barat yang dikembangkan seniman di Ubud ini menimbulkan stilasi ikonografi bentuk dan warna.

"Selain itu juga menyangkut pengembangan wawasan, tema serta kemajuan dan perluasan teknik dalam proses penggarapan seni lukis," katanya. Menurut dia, stilasi ikonografi itu mendorong lahirnya corak personal atau komunal, yang sekaligus menjadi identitas sebuah wilayah, khususnya di Ubud. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Galeri Indonesia Kaya Ajak Wartawan Jadi Seniman

Galeri Indonesia Kaya Ajak Wartawan Jadi Seniman

Lifestyle | Senin, 24 Februari 2014 | 19:30 WIB

Komunitas Pengincar Orang-orang 'Jalanan'

Komunitas Pengincar Orang-orang 'Jalanan'

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2014 | 19:25 WIB

Barack Obama Minta Maaf ke Komunitas Seni AS

Barack Obama Minta Maaf ke Komunitas Seni AS

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2014 | 14:18 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×