Studi: Bunuh Diri Lebih Mungkin Terjadi Dini Hari

Ririn Indriani

Rabu, 04 Juni 2014 | 12:35 WIB
Studi: Bunuh Diri Lebih Mungkin Terjadi Dini Hari
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa bunuh diri lebih mungkin terjadi pada jam-jam malam yaitu antara tengah malam dan matahari terbit.

Para peneliti mengatakan temuannya memiliki implikasi penting bagi orang dengan insomnia kronis yang berlangsung selama setidaknya tiga bulan.

Para penulis studi mengatakan bahwa gangguan tidur ini mempengaruhi sekitar 10 persen orang dewasa. Mengobati insomnia dapat membantu risiko bunuh diri lebih rendah.

"Hal ini tampaknya menjadi data pertama yang menunjukkan bahwa faktor-faktor sirkadian dapat berkontribusi untuk bunuh diri dan membantu menjelaskan mengapa susah tidur juga merupakan faktor risiko untuk bunuh diri dan perilaku," kata pemimpin penelitian Michael Perlis, yang menjabat sebagai Direktur Penn Behavioral Sleep Medicine Program Program di Universitas Pennsylvania di Philadelphia, seperti dilansir dari MSN.

Hasil ini, lanjut dia, menunjukkan bahwa tidak hanya mimpi buruk dan insomnia yang menjadi faktor risiko signifikan untuk ide bunuh diri dan perilaku, tetapi hanya terjaga di malam hari mungkin bisa menjadi faktor risiko untuk bunuh diri karena datangnya memang dari individu yang bersangkutan.

Walaupun penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa bunuh diri lebih sering terjadi pada siang hari, para peneliti menunjukkan studi ini tidak melakukan penyesuaian atas proporsi orang terjaga pada waktu tertentu dalam sehari.

Dengan menggunakan National Violent Death Reporting System, para peneliti mampu menganalisis estimasi waktu bunuh diri. Mereka juga memperoleh informasi tentang proporsi warga Amerika terjaga yang diberikan oleh American Time Use Survey.

Setelah menganalisis informasi mengenai lebih dari 35.000 kasus bunuh diri, para peneliti menemukan frekuensi bunuh diri antara tengah malam dan pukul 5.59 adalah 3,6 kali lebih tinggi dari yang diharapkan.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat bunuh diri rata-rata adalah 10,27 persen per jam setelah tengah malam. Kasus ini semakin meningkat pada jam 02.00-03.00, sebanyak 16,27 persen. Sepanjang hari, angka bunuh diri rata-rata per jam adalah 2,13 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Artis Cantik Taiwan Tewas Bunuh Diri

Artis Cantik Taiwan Tewas Bunuh Diri

Entertainment | Rabu, 04 Juni 2014 | 09:32 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×