Mereka Menyembuhkan dengan Musik

Esti Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 21 November 2015 | 14:37 WIB
Mereka Menyembuhkan dengan Musik
Komunitas Ikatan Terapi Musik Indonesia. (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Selama ini, musik lebih dikenal sebagai sarana hiburan dan ekspresi diri. Orang bermain musik atau mendengarkan musik semata untuk mendongkrak mood atau menghibur diri.  Padahal, nyatanya  kekuatan musik tak sesederhana itu.

Musik menyimpan manfaat layaknya terapi bagi penderita gangguan depresi. Musik juga efektif untuk menangani anak-anak berkebutuhan khusus. Berbagai penelitian bahkan telah melansir manfaat musik sebagai penyembuh berbagai masalah kesehatan.

Hal inilah yang mendasari lahirnya Komunitas Ikatan Terapi Musik Indonesia (ITMI) pada Juni 2013 silam. Orang-orang yang berada di belakang pembentukan komunitas ini percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk memperbaiki kualitas hidup manusia.

"Kami percaya bahwa musik memiliki manfaat untuk menolong insan manusia. Untuk itulah kami, para terapi musik berkumpul untuk lebih menyosialisasikan manfaatnya kepada orang-orang yang perlu dibantu," ujar Saphira Hertha salah satu pendiri Komunitas ITMI kepada suara.com baru-baru ini.

Saphira mengisahkan, di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, banyak pasien dengan gangguan tertentu yang dibantu dengan terapi musik untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sayangnya di Indonesia terapi musik belum mendapat perhatian lebih.

"Sejauh ini di Indonesia saya melihat bahwa musik masih dijadikan sarana ekspresi dan hiburan saja. Untuk mengisi kekosongan waktu misalnya," imbuhnya.

Saphira tak menampik kenyataan bahwa dengan mendengarkan musik, seseorang bisa mendapatkan suasana hati yang lebih baik. Namun, ada beberapa hal lain dari musik yang bisa diserap manfaatnya.

"Bisa dengan membuat lirik lagu, bernyanyi, bermain musik, atau bahkan menggelar pertunjukkan musik," tambahnya.

Musik bisa menjadi media terapi bagi anak berkebutuhan khusus. (suara.com/Firsta Nodia)

Namun manfaat musik sebagai terapi memang tak bisa didapat hanya dengan melakoninya satu dua kali saja. Seseorang harus terlibat secara rutin dan berkesinambungan.

Ia juga membantah anggapan bahwa musik tertentu saja seperti klasik yang memiliki manfaat lebih sebagai terapi. Genre musik lain, ujarnya, seperti jazz, pop, atau bahkan rock juga bisa mengambil peran dalam memberikan efek terapi.

"Sebenarnya tergantung minat seseorang terhadap musik. Kalau orang tersebut sukanya musik rock terus kita terapi dengan musik jazz tentu tidak akan efektif. Musik rock juga sebenarnya yang menjadi masalah adalah liriknya, bukan untaian nadanya," terangnya.

Para terapis musik yang tergabung di dalam komunitas ini juga menggunakan musik untuk mendiagnosis permasalahan yang dialami seseorang. Misalnya dengan menganalisa lirik yang dianggap menarik, dari situ kemudian sang terapis akan mendalami kondisi seseorang tersebut.

"Misalnya kita kasih lagu Fireworks- Katy Perry. Ternyata ada yang memilih lirik 'do you ever feel like plastic bag' di antara sekian lirik lagu tersebut. Berarti ini menunjukkan bahwa dia dalam kondisi seperti itu," ungkapnya lagi.

Pada orang berkebutuhan khusus, musik bisa mengontrol emosi mereka. Dengan memainkan musik, menurut Saphira, mereka sedang mencoba meluapkan emosi saat didera tantrum.

"Musik merupakan hal yang menyenangkan. Saya rasa terapi musik bisa menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan," jelasnya.

Bentuk kegiatan komunitas ITMI dikatakan Saphira lebih bersifat sosial. Mereka merangkul beragam lapisan masyarakat lewat kegiatan yang berisi edukasi mengenai manfaat musik sebagai terapi. Mereka juga rutin mengunjungi panti werda atau rumah singgah penderita kanker untuk 'menggelar' mini konser untuk terapi.

Anggota Komunitas ITMI dalam salah satu kegiatannya. (suara.com/Firsta Nodia)



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Bilang Anak Muda Tak Peduli Budaya Nusantara

Siapa Bilang Anak Muda Tak Peduli Budaya Nusantara

Lifestyle | Senin, 09 November 2015 | 09:19 WIB

Terkini

Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini

Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:13 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:06 WIB

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:05 WIB

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:49 WIB

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:42 WIB

×