6 Alasan Tidak Adu Nasib di Jakarta Pasca-Lebaran

Tomi Tresnady

Senin, 11 Juli 2016 | 08:01 WIB
6 Alasan Tidak Adu Nasib di Jakarta Pasca-Lebaran
Penjual suvenir di jalan raya kawasan Jakarta. [pixabay]

Suara.com - Siapa suruh datang Jakarta...

Siapa suruh datang Jakarta...

Sendiri suka, suka sendiri rasa

Eh doe.. Sayang...

Beberapa dari Anda mungkin tidak asing dengan sepenggal bait lagu di atas. Lagu di atas memang terlihat seperti menyudutkan para pendatang untuk tidak datang ke Jakarta. Namun jika dilihat lebih seksama lagi, lagu tersebut memberi peringatan bagi pendatang agar mempersiapkan diri dengan kerasnya hidup di ibukota. Mulai dari persiapan fisik, mental dan skill. Terlepas dari persiapan yang dilakukan bagi Anda pendatang baru di Jakarta, ada baiknya jika Anda juga mempertimbangkan hal-hal ini sebelum memutuskan hijrah ke Jakarta.

1. Sumpek

Jika Anda yang datang berurbanisasi ke Jakarta, hal ini patut Anda pertimbangkan. Kota Jakarta masuk dalam jajaran kota Megapolitan dengan jumlah penduduk kota terbanyak di Asia.

Di tahun 2010 saja, World Bank mencatat, jumlah penduduk Ibu kota Indonesia ini mencapai 10 juta penduduk. Dengan pertumbuhan penduduk 3,7 persen per tahun. Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2000 penduduk kota Jakarta berada di kisaran 8 juta jiwa. Yang artinya dalam rentang waktu 20 tahun.

Dari tahun 2000 sampai dengan 2020 penduduk kota Jakarta diperkirakan meledak hingga 16 juta jiwa. Bisa dibayangkan bagaimana padatnya Jakarta saat ini, apalagi jika ditambah pertambahan pendatang dari berbagai daerah.

Kepadatan ini pun berpengaruh pada terbatasnya lahan tempat tinggal di Jakarta, tidak mengherankan jika rumah dan pemukiman liar pun tumbuh dengan pesat.

2. Macet

“If you can survive driving in Indonesia, you can survive anywhere”

Kalimat sedikit nyeleneh di atas tentu saja beralasan, walaupun tidak menyebutkan kota Jakarta.

Namun mengingat Jakarta sebagai ibu kota sekaligus etalase Indonesia, tentu saja Jakarta yang menjadi kiblatnya. Tahukah Anda, Jakarta berada di urutan teratas sebagai kota termacet di Dunia versi Castrol.

Rata-rata setiap tahunnya pengemudi kendaraan di Jakarta mengalami 33,240 start-stop alias kemacetan. Hal ini tidak mengherankan mengingat pembangunan infrastruktur tidak sebanding dengan pertumbuhan populasi kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

80 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Cikampek Arah Jakarta

80 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Cikampek Arah Jakarta

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 23:51 WIB

Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Puncak Meningkat 30 Persen

Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Puncak Meningkat 30 Persen

Lifestyle | Minggu, 10 Juli 2016 | 20:17 WIB

Polda Metro Catat 771.374 Kendaraan Masuk Jakarta

Polda Metro Catat 771.374 Kendaraan Masuk Jakarta

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 13:07 WIB

Jaga Arus Balik, 218 Petugas Amankan Terminal Kampung Rambutan

Jaga Arus Balik, 218 Petugas Amankan Terminal Kampung Rambutan

Ramadan1437h | Minggu, 10 Juli 2016 | 11:13 WIB

Arus Balik Mudik Semakin Padati Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Mudik Semakin Padati Terminal Kampung Rambutan

Ramadan1437h | Minggu, 10 Juli 2016 | 11:04 WIB

8 Logika Salah yang Sering Terjadi saat Liburan

8 Logika Salah yang Sering Terjadi saat Liburan

Lifestyle | Minggu, 10 Juli 2016 | 10:13 WIB

Ditjen Perhubungan Darat Bagikan Makanan ke Pemudik Arus Balik

Ditjen Perhubungan Darat Bagikan Makanan ke Pemudik Arus Balik

Ramadan1437h | Minggu, 10 Juli 2016 | 10:11 WIB

Arus Balik di Jalinsum Masih Terpantau Ramai

Arus Balik di Jalinsum Masih Terpantau Ramai

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 07:05 WIB

Petugas Berlakukan Sistem Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek

Petugas Berlakukan Sistem Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 06:24 WIB

Arus Balik Tersendat di "Rest Area" Km 52 Tol Jakarta-Cikampek

Arus Balik Tersendat di "Rest Area" Km 52 Tol Jakarta-Cikampek

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 00:23 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:10 WIB

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:05 WIB

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:56 WIB

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

×