Bercinta di Kolam Renang Bukan Ide yang Baik, Mengapa?

Kamis, 13 April 2017 | 21:20 WIB
Bercinta di Kolam Renang Bukan Ide yang Baik, Mengapa?
Ilustrasi pasangan di kolam renang. (Shutterstock)

Suara.com - Bulan madu di sebuah villa dengan kolam renang pribadi memang menjadi hal yang sangat menyenangkan. Namun, jangan coba-coba untuk tergoda bercinta di dalam kolam renang!

Ingin tahu apa alasannya? Simak penjelasannya dilansir dari laman Metro.co.uk.

1. Kolam renang berisi bahan kimia
Dr Vanessa Mackay, juru bicara Royal College of Obstetricians dan Gynecologists mengatakan pada metro.co.uk, vagina mengandung bakteri baik, yang perlu untuk dilindungi.

"Jika bakteri ini terganggu, dapat menyebabkan infeksi, seperti vaginosis bakteri atau sariawan, dan peradangan."

Dan tahukah Anda jika klorin dan bahan pembersih lainnya yang digunakan di kolam renang, bisa mengganggu bakteri baik? Mackay menambahkan, jika seorang perempuan melakukan seks di kolam renang, maka bahan-bahan tersebut bisa masuk ke dalam vagina dan mengiritasinya. Inilah yang dapat menyebabkan semua jenis infeksi yang menyakitkan.

2. Di kolam renang ada urine  
Sebuah penelitian terbaru dari University of Alberta menemukan bahwa di kolam renang rata-rata, ada sekitar 10 liter urine. Ini tentu tidak baik jika masuk ke dalam alat kelamin Anda. Bercinta di dalam kolam renang juga membuat Anda dan pasangan merasa ingin buang air kecil di kolam renang tersebut.

3. Air tidak bisa jadi pelumas yang baik
Meskipun basah, air tidak bisa menjadi pelumas yang baik ketika Anda bercinta. Bahkan, air bisa menghilangkan pelumas alami, sehingga sulit ketika Anda bercinta. Hampir mustahil untuk aanda mendapatkan ritme yang baik, dan  melakukannya dengan nyamam, karena ini mungkin akan berakhir dengan melukai diri sendiri. Iritasi yang disebabkan oleh bahan kimia kolam renang adalah hal tak menyenangkan.

4. Posisi yang berbahaya
Anda harus berdiri di atas permukaan yang licin, kemungkinan terdorong ke permukaan yang atau kasar. Kemungkinan jatuh, tenggelam atau saling memukul kepala cukup tinggi. Ini cukup berisiko, kan?

5. Tidak aman seperti yang Anda pikirkan
Bercinta di dalam air tidak mencegah infeksi penyakit menular atau kehamilan. Mungkin Anda tetap bisa menggunakan kondom, tapi kurangnya pelumas alami, karena sudah hanyut dalam kolam renang, membuat kondom tidak lagi nyaman saat masuk ke vagina.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI