Hah, Negara-negara Ini Akan Hilang 20 Tahun Mendatang?

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Rabu, 24 Mei 2017 | 09:55 WIB
Hah, Negara-negara Ini Akan Hilang 20 Tahun Mendatang?
Kepulauan Bahama (Shutterstock)

Suara.com - Menurut sebuah penelitian, beberapa negara maju di dunia, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Spanyol dan beberapa negara penting lainnya akan hilang dalam beberapa dekade mendatang.

Alasan yang membuat negara ini diyakini tak akan bertahan lebih didasarkan pada faktor perang, kondisi alam, dan keinginan memerdekakan diri.

Yuk, simak beberapa negara yang diyakini akan hilang pada 20 tahun mendatang, seperti dilansir Boldsky.

Korea Utara

Negara Asia kecil ini terus menuntut kemandirian. Mereka tidak menggunakan apapun, kecuali sumber daya yang tersedia di daerah perbatasan. 

Menurut sumber, negara tersebut akan meninggalkan isolasi, dan perlahan membuka perbatasannya untuk memperluas urusan luar negerin dengan Rusia dan Cina.

Belgia

Negara Eropa kecil ini telah terpecah menjadi Flanders, dan Wallonia. Kedua wilayah ini memiliki kesamaan yang sangat sedikit. Selama krisis 2007 di Belgia, partisi negara itu menjadi perdebatkan hangat.

Orang-orang Wallonia dilaporkan kebanyakan adalah penutur bahasa Prancis yang ingin bersatu dengan Prancis. Sementara orang-orang Flanders adalah Flemish dan ingin menjadi negara merdeka dari saudara mereka di Francophone.

Cina

Negara ini disebut-sebut sebagai salah satu negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Pertahanan militernya tidak perlu diragukan lagi.

Namun, kota-kota di Cina, seperti Beijing, menghadapi masalah lingkungan, di mana polusi begitu tinggi sehingga penduduk sering disarankan untuk tinggal di dalam rumah selama hari-hari. Pemerintah Cina juga memperkirakan negaranya akan kehabisan sumber air minum pada tahun 2030.

Inggris

Skotlandia selalu menginginkan kemerdekaan dari Inggris. Terlepas dari ini, Inggris bukan lagi bagian dari Uni Eropa, dan ini telah menyebabkan negara ini terpecah belah dalam atmosfir politik dan sosial.

Amerika Serikat

Amerika adalah negara yang memiliki sistem sosial dan politik yang terpecah belah. Bangsa ini ada sebagai kumpulan negara-negara yang terpolarisasi dan warganya menghadapi masalah dalam perbedaan ideologi.

Spanyol

Negara Eropa ikonik ini dilaporkan sedang menghadapi krisis ekonomi sejak 2008. Rasio utang terhadap PDB mereka sudah mendekati 94 persen. Hampir seperempat warga Spanyol dikatakan menganggur.

Masalah ekonomi ini mendorong generasi muda untuk berduyun-duyun ke negara lain untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Bahama

Menurut Alliance of Small Island States, perubahan kecil suhu sebesar 1,2 derajat Celsius dapat menyebabkan kenaikan air laut ke garis pantai. Jika ketinggian air laut naik sebanyak lima kaki, Bahama akan kehilangan 80 persen dari luas daratannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Akui Pesawat Kargo C208 Grand Caravan Hilang Kontak

Kemenhub Akui Pesawat Kargo C208 Grand Caravan Hilang Kontak

News | Rabu, 12 April 2017 | 14:37 WIB

8 Benda Pusaka Museum Sang Nila Utama Pekanbaru Hilang

8 Benda Pusaka Museum Sang Nila Utama Pekanbaru Hilang

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 02:05 WIB

Cara Mudah Melacak Laptop yang Hilang atau Dicuri

Cara Mudah Melacak Laptop yang Hilang atau Dicuri

Tekno | Rabu, 01 Maret 2017 | 17:30 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×