Masyarakat Indonesia Makin Melek Mode, tapi Kurang 'Panggung'

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 12 November 2017 | 21:20 WIB
Masyarakat Indonesia Makin Melek Mode, tapi Kurang 'Panggung'
Birlan Educational Journey, start-up yang bergerak di bidang jasa pendidikan fesyen. (Suara.com/Risna)

Suara.com - Perkembangan industri fesyen semakin menunjukkan geliat positif di Indonesia. Berdasarkan data dari survei Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sektor Ekonomi Kreatif berhasil menyumbang 7,38 persen terhadap total perekonomian nasional pada 2016.

Dari data tersebut, fesyen berkontribusi sebesar 18,15 persen atau nomor dua terbesar setelah kuliner. Hal ini menunjukkan, masyarakat Indonesia mulai menyadari asyiknya berpenampilan menarik dan stylist.

Karena itu, tidak heran banyak desainer asal Indonesia yang berkarier hingga taraf internasional serta membuka rumah mode sebagai bentuk ekspresi karakter dari produk mode yang mereka kembangkan.

Bahkan fesyen juga telah menjadi pilihan karier bagi generasi muda di Indonesia. Sayangnya, geliat tersebut tidak dibarengi dengan pendidikan fesyen ataupun gelaran acara-acara fesyen yang lebih beragam.

"Penting bagi para calon penggiat industri fesyen di Indonesia untuk terekspos dengan banyak produk-produk fesyen yang beragam dan gelaran fashion show yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta membangun karakter desain mode mereka. Acara-acara yang ada sekarang masih terbatas sehingga membuat penggiat sektor ini membutuhkan lebih banyak even yang dapat memberikan pengetahuan fesyen terbaru sebagai inspirasi untuk berkarya," ungkap Direktur Utama Birlan Educational Journey, start-up yang bergerak di bidang jasa pendidikan fesyen, Ahmad Ghazi.

Berkaca pada kota yang telah menjadi rujukan mode dunia seperti Milan dan Paris, para penggiat industri kreatif di sana dapat dengan mudah mendapatkan eksposur terhadap tren-tren fesyen yang sedang dan akan berkembang.

Padahal Indonesia, khususnya Jakarta sendiri, katanya, tengah menikmati peningkatan tren dan antusiasme yang tinggi dalam industri kreatif ini. Maka dari itu, eksposur program atau acara fesyen yang bersandar internasional akan dapat melahirkan desainer-desainer baru yang lebih unggul.

"Melihat antusias generasi muda akan profesi di bidang fashion yang ternyata sudah tidak hanya didominasi oleh para lulusan sekolah mode, gelaran fashion yang sekarang sudah ada tidak cukup untuk membangun 'taste' serta standar mode yang terus berkembang di Indonesia. Sehingga, bentuk kelas berbagi, mengunjungi rumah mode ataupun kesempatan untuk melihat runaway internasional akan membantu para penggiat fashion di Indonesia untuk menemukan karakternya," lanjut Alex Lalisang, creative director yang sudah berkecimpung di industri fesyen selama lebih dari tujuh tahun dalam acara talk show bertajuk 'The Unglamorous Life of the Glams' di Jakarta baru-baru ini.

Masyarakat Indonesia Makin Melek Mode, Tapi Masih Kurang 'Panggung'

Perkembangan industri fesyen semakin menunjukkan geliat positif di Indonesia. Berdasarkan data dari survei Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf dan Badan Pusat Statistik atau BPS, sektor Ekonomi Kreatif berhasil menyumbang 7,38 persen terhadap total perekonomian nasional pada 2016.

Dari data tersebut, fesyen berkontribusi sebesar 18,15 persen atau nomor dua terbesar setelah kuliner.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mulai menyadari asiknya berpenampilan menarik dan stylist. Maka tak heran jika saat ini banyak desainer asal Indonesia yang berkarier hingga taraf internasional serta membuka rumah mode sendiri sebagai bentuk ekspresi karakter dari produk mode yang mereka kembangkan.

Bahkan fesyen juga telah menjadi pilihan karier bagi generasi muda di Indonesia. Sayangnya, geliat tersebut tidak dibarengi dengan pendidikan fesyen ataupun gelaran acara-acara fesyen yang lebih beragam.

"Penting bagi para calon penggiat industri fesyen di Indonesia untuk terekspos dengan banyak produk-produk fesyen yang beragam dan gelaran fesyen show yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta membangun karakter desain mode mereka. Acara-acara yang ada sekarang masih terbatas sehingga membuat penggiat sektor ini membutuhkan lebih banyak even yang dapat memberikan pengetahuan fesyen terbaru sebagai inspirasi untuk berkarya”, ungkap Direktur Utama Birlan Educational Journey, start-up yang bergerak di bidang jasa pendidikan fesyen, Ahmad Ghazi.

Berkaca pada kota yang telah menjadi rujukan mode dunia seperti Milan dan Paris, para penggiat industri kreatif di sana dapat dengan mudah mendapatkan eksposur terhadap tren-tren fesyen yang sedang dan akan berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Model Remaja Ini Meninggal Usai Fashion Show 12 Jam

Model Remaja Ini Meninggal Usai Fashion Show 12 Jam

Health | Minggu, 29 Oktober 2017 | 07:24 WIB

Keindahan Lurik dalam Koleksi "Persimpangan"

Keindahan Lurik dalam Koleksi "Persimpangan"

Lifestyle | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 12:39 WIB

Bergaya dengan Warna Solid dan Bergradasi

Bergaya dengan Warna Solid dan Bergradasi

Lifestyle | Kamis, 26 Oktober 2017 | 11:18 WIB

Kolaborasi Unik L.tru x Mice Cartoon

Kolaborasi Unik L.tru x Mice Cartoon

Lifestyle | Rabu, 25 Oktober 2017 | 14:00 WIB

"Glitz n Glam", Busana Syar'i yang Berkarakter Berani

"Glitz n Glam", Busana Syar'i yang Berkarakter Berani

Lifestyle | Selasa, 24 Oktober 2017 | 11:58 WIB

Jadi Fashionista, Gadis Enam Tahun Ini Juga Selebgram Terkenal

Jadi Fashionista, Gadis Enam Tahun Ini Juga Selebgram Terkenal

Lifestyle | Rabu, 21 Juni 2017 | 19:00 WIB

Mengintip Tren di Pekan Mode Paris

Mengintip Tren di Pekan Mode Paris

Lifestyle | Rabu, 02 Maret 2016 | 13:51 WIB

Gebrakan "Christian Dior" di Pekan Mode Paris

Gebrakan "Christian Dior" di Pekan Mode Paris

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2015 | 10:56 WIB

Keanggunan Modern dan Desain Eklektik Warnai Pekan Mode London

Keanggunan Modern dan Desain Eklektik Warnai Pekan Mode London

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2015 | 19:56 WIB

4 Tren Aneh di Dunia Fashion

4 Tren Aneh di Dunia Fashion

Lifestyle | Senin, 12 Januari 2015 | 15:34 WIB

Terkini

5 Liptint untuk Anak Sekolah yang Warnanya Natural dan Nyaman Dipakai

5 Liptint untuk Anak Sekolah yang Warnanya Natural dan Nyaman Dipakai

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:06 WIB

5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan

5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:52 WIB

6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap

6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:42 WIB

Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat

Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20 WIB

Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:16 WIB

Umur dan Pendidikan Adela Kanasya, Anak Adies Kadir Dilantik Gantikan Ayahnya di DPR

Umur dan Pendidikan Adela Kanasya, Anak Adies Kadir Dilantik Gantikan Ayahnya di DPR

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:57 WIB

Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal

Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:49 WIB

OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia

OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:47 WIB

Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara

Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:17 WIB

Dari Drakor ke Seoul, Wujudkan Liburan Impian di Korea Hybrid Travel Fair 2026

Dari Drakor ke Seoul, Wujudkan Liburan Impian di Korea Hybrid Travel Fair 2026

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:09 WIB