Ini Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 12 Mei 2018 | 12:28 WIB
Ini Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia
Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Menjadi penyandang lupus bukan hal mudah untuk diterima seseorang. Beragam gejala bisa dirasakan, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Pada tahap awal, odapus atau orang dengan lupus bisa mengalami demam tinggi, rasa lelah berlebihan, ruam berbentuk kupu-kupu di wajah, sariawan yang tak kunjung sembuh, rambut rontok, nyeri dan bengkak di area persendian, nyeri dada, hingga kejang. Gejala yang tidak khas ini membuat para odapus telat mendapatkan penanganan.

Tiara Savitri salah satunya. Ia didiagnosis mengalami lupus sejak 1987. Mulanya Tiara hanya mengalami demam tinggi yang selama ini hanya diduga tipus. Hingga akhirnya gejala ini merambat ke seluruh organ tubuhnya.

"Sembilan bulan di rumah sakit gejala demam tinggi, diduga tipus, dikasih antibiotik sembuh pulang. Semua gejala saya kena. Semua organ saya sudah kena," ujar Tiara.

Tiara mengatakan saat itu informasi tentang lupus masih sangat minim. Bahkan dokter yang menanganinya hanya memberikan penjelasan yang irit pada pasien. Namun dengan keinginan yang kuat untuk sembuh, Tiara patuh menjalani pengobatan. Ia juga tak ragu mencari informasi dari sana-sini mengenai lupus.

Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Kini Tiara telah menjalani remisi, ia tak perlu lagi mengonsumsi obat-obatan. Menyadari bahwa Tuhan telah memberikan kesempatan untuk hidup lebih lama, Tiara pun berjanji ingin berbagi kepada orang banyak. Ia mewujudkannya melalui Yayasan Lupus Indonesia yang berdiri pada 1998 silam.

"Dulu saya nggak tahu apa itu lupus. Dokter zaman dulu menjelaskannya juga singkat. Sekarang, dokter lebih membumi. Dua kali masa saya melewati lubang jarum, saya ingin membahagiakan orangtua dan berbagi pada orang banyak. Dan akhirnya terbentuk Yayasan Lupus di 1998," tambah dia.

Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Kini Tiara didapuk menjadi Ketua Yayasan Lupus Indonesia. Tiara mengatakan berbagai kegiatan yang diadakan oleh komunitas lupus ini antara lain program kelompok edukasi bagi odapus dan keluarganya, kunjungan odapus di rumah atau rumah sakit, konseling, pelatihan bagi para pendidik, dan berbagi pengalaman dengan sesama odapus.

Wadah Bagi Penyandang Lupus di Indonesia. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Terhitung ada 2.000 odapus bergabung dalam komunitas ini. Tiara berharap odapus lebih produktif dan fokus menjalani pengobatan agar mencapai remisi.

"Saya lakukan pembinaan bagaimana menciptakan odapus yang produktif. Kita pernah melakukan go to nature, camping ada pembinaan, merajut, memasak, hanya untuk meyakinkan mereka bisa produktif," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gejala Lupus Bisa Dikenali Lebih Dini dengan Saluri

Gejala Lupus Bisa Dikenali Lebih Dini dengan Saluri

Health | Rabu, 09 Mei 2018 | 11:00 WIB

Bisakah Perempuan Penderita Lupus Miliki Keturunan?

Bisakah Perempuan Penderita Lupus Miliki Keturunan?

Health | Selasa, 08 Mei 2018 | 16:15 WIB

Ini Alasan Penyakit Lupus Disebut Sebagai Seribu Wajah

Ini Alasan Penyakit Lupus Disebut Sebagai Seribu Wajah

Health | Selasa, 08 Mei 2018 | 14:44 WIB

Terkini

5 Urutan Skincare Glad2Glow Pagi yang Benar agar Kulit Sehat dan Glowing Maksimal

5 Urutan Skincare Glad2Glow Pagi yang Benar agar Kulit Sehat dan Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 21:22 WIB

7 Aplikasi Rasionalisasi UTBK-SNBT Gratis, Ukur Peluang Lolos Kampus Impian

7 Aplikasi Rasionalisasi UTBK-SNBT Gratis, Ukur Peluang Lolos Kampus Impian

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 21:17 WIB

Kapan Penutupan Pendaftaran SNBT 2026? Cek Cara Daftar dan Dokumen yang Dibutuhkan

Kapan Penutupan Pendaftaran SNBT 2026? Cek Cara Daftar dan Dokumen yang Dibutuhkan

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 21:12 WIB

Urutan Skincare Malam Basic yang Benar untuk Pemula, Kulit Auto Cerah di Pagi Hari

Urutan Skincare Malam Basic yang Benar untuk Pemula, Kulit Auto Cerah di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 18:56 WIB

Bagaimana Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian? Ini 5 yang Cocok untuk Si Energik

Bagaimana Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian? Ini 5 yang Cocok untuk Si Energik

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 18:29 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Remaja, Cek 6 Rekomendasinya yang Cocok Buat Anak Sekolah

Urutan Skincare Pagi untuk Remaja, Cek 6 Rekomendasinya yang Cocok Buat Anak Sekolah

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 18:25 WIB

Bagaimana Cara Memakai Foundation agar Tahan Lama? 5 Produk Ini Nempel Seharian

Bagaimana Cara Memakai Foundation agar Tahan Lama? 5 Produk Ini Nempel Seharian

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 17:37 WIB

Mengenal Nafta Minyak Bumi, Biang Kerok Harga Plastik Naik Drastis

Mengenal Nafta Minyak Bumi, Biang Kerok Harga Plastik Naik Drastis

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 17:15 WIB

5 Parfum Pria Kalem yang Tahan Lama dari Brand Lokal

5 Parfum Pria Kalem yang Tahan Lama dari Brand Lokal

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 16:15 WIB

Kajari Karo Ditarik Kejagung Imbas Kasus Amsal Sitepu, Harta Kekayaannya Minus Rp140 Juta

Kajari Karo Ditarik Kejagung Imbas Kasus Amsal Sitepu, Harta Kekayaannya Minus Rp140 Juta

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 16:04 WIB