Kenalkan Budaya, Festival Danau Toba 2018 Tampilkan Proses Pembuatan Ulos

MN Yunita

Sabtu, 08 Desember 2018 | 18:00 WIB
Kenalkan Budaya, Festival Danau Toba 2018 Tampilkan Proses Pembuatan Ulos
Proses pembuatan Ulos di Festival Danau Toba (FDT) 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Festival Danau Toba (FDT) 2018 tak hanya menampilkan kegiatan yang bersifat hiburan. Seni budaya dan kerajinan lokal ikut diperkenalkan. Termasuk kain yang menjadi ciri khas Batak, Ulos.

Di venue B, tepatnya di area Makam Raja Silahisabungan, Kabupaten Dairi, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan Ulos atau Kain Ulos. Ada enam ibu yang tekun menyusun helai demi helai benang menggunakan alat tenun tradisional. Mereka adalah generasi tua yang hingga kini bertahan menjadi perajin Ulos.

Salah seorang perajin senior, Shinta Sagala, mengaku dirinya bisa menyelesaikan selembar Ulos dalam waktu lebih kurang seminggu. Itu pun harus dikerjakan dengan fokus. Artinya, bukan sekedar sambilan atau selingan.

“Ulos ini kan banyak motif. Kalau main-main, bisa saja salah memasukkan benang dan harus membongkarnya. Kalau tidak terbiasa, badan juga pegal karena duduk berlama-lama. Makanya banyak anak muda sekarang yang enggan menenun Ulos,” ujarnya, Kamis (6/12/2018).

Shinta mengungkapkan, ada banyak jenis Ulos dengan kegunaan masing-masing. Antara lain Ulos Antakantak Sunting yang dipakai sebagai selendang orang tua untuk melayat orang yang meninggal. Ulos ini biasanya juga dipakai sebagai kain yang dililit pada waktu acara manortor atau menari.

Kemudian ada Ulos Bintang Maratur Sunting. Ulos ini paling banyak kegunaannya dalam acara adat Batak Toba. Antara lain upacara menempati rumah baru, selamatan hamil 7 bulan, dan untuk selendang cucu yang baru lahir.

Ada juga Ulos Bolean Sunting yang dipakai sebagai selendang pada acara-acara kedukaan; Ulos Mangiring Sunting, Ulos Padang Ursa, dan Ulos Pinan Lobu-lobu Sunting sebagai Talitali dan selendang.

Masih banyak jenis Ulos dengan kegunaan masing-masing, dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Namun menurut Shinta, secara garis besar nama, motif dan kegunaannya sama.

Secara konkret, pemakaian Ulos ditampilkan pada malam pentas seni budaya dalam rangkaian Festival Danau Toba (FDT) 2018 di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Kamis (06/12/2018).

baca juga

Delapan siswi sekolah menengah atas tampak enerjik membawakan Tari Ulos. Masing-masing membawa Ulos seukuran selendang. Ulos itu menjadi semacam ruh atau jiwa pada tarian yang dibawakan. Sangat menarik saat Ulos dikibarkan, disandang, dan dililitkan di pinggang. Semua gerakan benar-benar menyatu dengan musik pengiring khas Batak.

Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuti, mengatakan budaya menjadi perhatian serius Kemenpar. Sebab, 60 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia karena budaya, 35 persen karena alam, dan 5 persen karena faktor buatan. Seperti meeting, incentive, conference, dan exhibition (MICE), wisata olahraga, dan hiburan.

Menurutnya, budaya di Indonesia sangat beragam. Ada 1.340 suku bangsa yang bisa dieksplorasi di lebih dari 17 ribu pulau. Dari beragam suku yang ada, juga menyimpan 583 bahasa dan dialek yang berbeda-beda.

"Dari sisi atraksi, budaya kita jelas sangat kuat. Ini yang harus dikelola secar serius bersama-sama,” ujar Esthy yang juga Ketua Pelaksana Calendar of Event 2018 Kemenpar.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menuturkan tampilnya kain-kain tradisional pada event wisata bisa menjadi referensi perkembangan terkini dari trend batik, tenun, dan songket dari berbagai daerah yang mempunyai karakter masing-masing.

Menurutnya kreatifitas kain-kain tradisi budaya nusantara itu bisa terus dipamerkan, dikomersilkan dan dipromosikan untuk memperkuat destinasi wisata. “Kain-kain unggulan warisan budaya itu menjadi bagian dari Pesona Indonesia,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Cari Bedak Glad2Glow Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 6 Pilihan Shadenya

Cari Bedak Glad2Glow Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 6 Pilihan Shadenya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Usai Purbaya Dicopot! Cukai Minuman Berpemanis Bakal Berlaku di 2027, Pengusaha Gigit jari

Usai Purbaya Dicopot! Cukai Minuman Berpemanis Bakal Berlaku di 2027, Pengusaha Gigit jari

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Speak Up soal Karhutla, Bare Minimum yang Bisa Dilakukan Para Influencer

Speak Up soal Karhutla, Bare Minimum yang Bisa Dilakukan Para Influencer

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus

Gunung Sibayak Ditutup Sebulan, Pemulihan Ekosistem Jadi Fokus

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut

Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Kering, Ini 4 Micellar Water Low pH Terbaik

Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Kering, Ini 4 Micellar Water Low pH Terbaik

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Cuaca Terik? Ini Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari agar Tidak Makin Kepanasan

Cuaca Terik? Ini Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari agar Tidak Makin Kepanasan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas, Bahas Khusus Jerat Hukum Karhutla

Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas, Bahas Khusus Jerat Hukum Karhutla

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Sambut 5 Abad Jakarta, FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar 5-6 Desember di Ancol

Sambut 5 Abad Jakarta, FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar 5-6 Desember di Ancol

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Setiap Hari? Ini Aturannya!

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Setiap Hari? Ini Aturannya!

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:46 WIB

×