Wisata Halal di Semarang, Jelajah 2 Masjid Ikonik Ini

Silfa Humairah Utami

Rabu, 13 Februari 2019 | 21:00 WIB
Wisata Halal di Semarang, Jelajah 2 Masjid Ikonik Ini
Masjid bersejarah beda masa di kota Semarang yakni Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Wisata Halal di Semarang, Jelajah 2 Masjid Ikonik Ini. 

Dua masjid bersejarah beda masa di kota Semarang yakni Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT,) dan Masjid Kauman Semarang menjadi destinasi wisata halal yang banyak dikunjungi. Baik wisatawan muslim maupun non muslim, dua masjid itu menjadi magnet untuk dikunjungi.

Tak heran, untuk menggeliatkan wisata halal, salah satu hotel di Semarang yaitu Hotel Pesonna Semarang memberikan fasilitas antar jemput gratis untuk shalat subuh di dua masjid ikonik Semarang tersebut.

Di pilih antar jemput waktu shalat subuh, selain untuk menunaikan kewajiban shalat. Juga sebagai waktu yang tepat menikmati suasana pemandangan Kota Semarang di pagi hari yang eksotis di sekitar dua masjid itu.

Di Masjid MAJT, wisatawan akan dibawa untuk menikmati indahnya arsitektur modern perpaduan antara gaya Jawa, Arab, dan Romawi. Gaya Jawa bisa dilihat dari pintu dan jendela yang memanjang dan besar khas rumah Jawa serta pada bangunan utama masjid yang berbentuk joglo berdiameter 20 meter.

masjid bersejarah beda masa di kota Semarang yakni Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). (Suara.com/Adam Iyasa)
masjid bersejarah beda masa di kota Semarang yakni Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). (Suara.com/Adam Iyasa)

Sementara, gaya Arab terlihat pada tiang pancang empat menara yang menjulang 62 meter mengapit bangunan joglo masjid. Ada juga enam payung raksasa eletrik di halaman masjid, yang sama dengan Masjid Nabawi di Arab Saudi.

Payung raksasa eletrik itu setinggi 20 meter dengan diameter 14 meter. Payung itu biasanya terbuka saat shalat Jumat atau Shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Jika wisatawan ingin melihat proses mengembangnya, bisa menghubungi pihak masjid.

Masjid yang dibangun pada 2002 itu, saat pemasangan tiang pancang pertama disaksikan oleh tujuh Duta Besar negara semenanjung Arab yaitu Arab Saudi, UEA, Qatar, Kuwait, Palestina, Mesir, dan Abu Dhabi.

Desain kaligrafi pada pendopo juga khas perpaduan bangunan Romawi dan Arab, dengan bentuk pilar melengkung gaya koloseum Athena Romawi dihiasi kaligrafi melambangkan nama 25 nabi dan rosul yang dilengkapi kaligrafi dua kalimat syahadat dengan aksen Arab Melayu berbunyi 'Sucining Guno Gapuraning Gusti'.

baca juga

Untuk lebih lengkap memandang Kota Semarang di pagi hari, wisatawan bisa menaiki menara masjid setinggi 99 meter, diberi nama Menara Al Husna. Disini, ada dua lantai yang dimanfaatkan sebagai museum kebudayaan Islam di lantai 2 dan 3. Dan di lantai 18 ada kafe muslim yang bisa berputar 360 derajat untuk menikmati Semarang dari ketinggian.

Sementara lantai tertinggi ada di lantai 19, difungsikan sebagai menara teropong pandang pada saat penentuan awal bulan Ramadhan dan 1 Syawal. Ada lima teropong setara canggih dengan Boscha, yang bisa juga digunakan untuk memandang sudut-sudut Kota Semarang.

Sementara, bagi wisatawan yang shalat subuh di Masjid Agung Kauman juga tak kalah menarik untuk menikmati suasana Semarang di pagi hari. Masjid Kauman adalah masjid terletak dekat dengan Pasar Johar Semarang. Dahulu sebagai pusat alun-alun Kota Semarang. Dibangun pada tahun 1743.

Masjid ini erat kaitannya dengan sejarah berdirinya Kota Semarang. Bangunannya khas mencerminkan jati diri masyarakat pesisir yang lugas tetapi bersahaja.

Masjid Kauman juga memiliki andil dalam pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia. Menjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan Indonesia secara terbuka, setelah beberapa saat diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta.

Wisatwan bisa melihat seni arsitektur atap masjid berbentuk tumpang (tingkat) tiga menyerupai bangunan era Majapahit. Atap ini juga mirip dengan Masjid Demak pada masa Kesultanan Demak. Atap pun terbuat dari seng, dimana kala itu merupakan bahan langka dan mahal. Seng itu langsung didatangkan dari Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kakek Karmin Gantung Diri di Belakang Baliho Jokowi

Kakek Karmin Gantung Diri di Belakang Baliho Jokowi

News | Senin, 11 Februari 2019 | 21:39 WIB

Tiket Pesawat Mahal, 5 Biaya saat Liburan Ini Bisa Ditekan sampai Anjlok

Tiket Pesawat Mahal, 5 Biaya saat Liburan Ini Bisa Ditekan sampai Anjlok

Lifestyle | Senin, 11 Februari 2019 | 19:05 WIB

Mendagri Sebut Organisasi Gelap di Balik Teror Pembakaran Mobil di Semarang

Mendagri Sebut Organisasi Gelap di Balik Teror Pembakaran Mobil di Semarang

News | Senin, 11 Februari 2019 | 13:50 WIB

Pesona Keindahan Mistis Ala Bukit Fatule'u di Nusa Tenggara Timur

Pesona Keindahan Mistis Ala Bukit Fatule'u di Nusa Tenggara Timur

Lifestyle | Minggu, 10 Februari 2019 | 20:50 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×