Pernikahan Humanis Jadi Tren, Bisa Turunkan Angka Perceraian?

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 12 Maret 2019 | 17:01 WIB
Pernikahan Humanis Jadi Tren, Bisa Turunkan Angka Perceraian?
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Pasangan yang menikah dalam upacara humanis tiga kali lebih kecil kemungkinannya untuk bercerai dibandingkan dengan mereka yang menikah dengan jenis upacara lainnya. Pernikahan humanis sendiri merupakan upacara pernikahan non-religius yang membebaskan Anda untuk melakukannya dengan cara yang Anda inginkan, tanpa ada syarat baku yang harus dilakukan pengantin.

Dilansir dari The Independent, di Eropa, tren pernikahan humanis semakin meningkat. Meski tidak diakui secara hukum di Inggris dan Wales, tetapi pernikahan humanis telah sah di Skotlandia sejak 2005.

Sekarang, pernikahan humanis lebih umum di sana daripada pernikahanan religius yang dilakukan di rumah ibadah seperti Gereja Skotlandia atau upacara Katolik Roma.

Pada tahun lalu, pernikahan humanis juga baru saja diakui secara hukum di Irlandia Utara. Oleh karena itu, banyak pasangan di Inggris dan Wales memilih untuk melegalkan pernikahan mereka di kawasan tersebut. Mereka kemudian melaporkannya ke kantor pendaftaran, baik sebelum atau setelah upacara budaya mereka.

Melihat tren pernikahan humanis ini, sebuah studi pun dilakukan. Peneliti mengambil sejumlah data yang diperoleh dari Pengadilan dan Layanan Pengadilan Skotlandia dan dirilis ke BBC. Mereka mengungkapkan, ada 5.072 pernikahan humanis di Skotlandia antara 2017 dan 2018.

Sementara itu, ada 3.166 upacara di Gereja Skotlandia dan 1.182 upacara Katolik Roma; jenis pernikahan yang paling populer adalah pernikahan catatan sipil, dengan 14.702 berlangsung dalam periode waktu yang sama.

Data menunjukkan bahwa mereka yang menikah dalam upacara humanis empat kali lebih kecil kemungkinannya untuk bercerai daripada mereka yang menikah catatan sipil.

Berbicara tentang data baru, Andrew Copson, kepala eksekutif Humanis Inggris, mengatakan, angka-angka ini menunjukkan awal yang baik bagi pasangan untuk melakukan pernikahan humanis.

"Pernikahan humanis sangat pribadi, dengan upacara unik yang dibuat untuk setiap pasangan dan dirayakan bersama orang-orang yang mengenal mereka dengan baik," ungkapnya.

baca juga

Sementara itu, Harry Benson, direktur penelitian di Marriage Foundation, mengatakan , "Mungkin pernikahan humanis dilakukan oleh pasangan yang lebih tua atau lebih kaya daripada kebanyakan, yang keduanya tentu menjelaskan tingkat perceraian yang lebih rendah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Sah Menikah, Uang Mahar Rp 15 Juta Dibawa Lari Pengantin Wanita

Belum Sah Menikah, Uang Mahar Rp 15 Juta Dibawa Lari Pengantin Wanita

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 12:40 WIB

Unik, Pasangan Ini Foto Pra Nikah ala Kamen Rider di Padang Pasir

Unik, Pasangan Ini Foto Pra Nikah ala Kamen Rider di Padang Pasir

Lifestyle | Minggu, 10 Maret 2019 | 17:35 WIB

Ilmuwan Temukan Gen yang Jadi Resep Pernikahan Langgeng

Ilmuwan Temukan Gen yang Jadi Resep Pernikahan Langgeng

Lifestyle | Jum'at, 08 Maret 2019 | 10:26 WIB

Terkini

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 21:11 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Video | Kamis, 24 September 2026 | 21:10 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 20:59 WIB

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:54 WIB

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:52 WIB

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:51 WIB

×