6 Benda yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Dalam Microwave

Vania Rossa

Sabtu, 14 September 2019 | 19:00 WIB
6 Benda yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Dalam Microwave
Microwave. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai peralatan masak, microwave menawarkan kepraktisan bagi penggunanya di dapur. Jika lapar dan malas masak, Anda tinggal memanaskan makanan sisa kemarin, dan kurang dari lima menit, makanan siap untuk disantap.

Belum lagi makanan-makanan yang dibuat khusus untuk microwave seperti popcorn, pasta, bahkan mie instan yang juga bisa dimasak di microwave. Microwave memang cocok untuk Anda yang sibuk dan punya mobilitas tinggi sehingga tidak punya waktu banyak untuk menyiapkan bahan-bahan dan memasak setiap hari.

Kapabilitas microwave dalam memanaskan makanan dan minuman dalam waktu singkat memang tidak bisa dikalahkan. Namun, Anda juga perlu mewaspadai bahayanya. Selain menyedot daya listrik yang lumayan besar dan perdebatan saintifik soal pengaruh microwave terhadap kesehatan manusia, sistem pemanasan yang berbasis radiasi akan berbahaya bila dipakai dengan ceroboh.

Perlu digarisbawahi bahwa ada makanan atau benda-benda lain yang apabila dipanaskan dengan microwave akan berakibat fatal untuk keselamatan penghuni rumah. Meledaknya microwave yang kemudian menimbulkan kebakaran adalah situasi terburuk yang bisa dialami.

Dekoruma telah merangkum beberapa benda-benda yang tidak boleh dimasukkan ke dalam microwave, baik dari wadah makanan hingga makanan itu sendiri. Mari kita simak di bawah ini.

Aluminium Foil

Makanan di dalam alumunium foil. (Pixabay)
Makanan di dalam alumunium foil. (Pixabay)

Anggapan umum adalah aluminium foil membantu penyebaran panas yang lebih kuat dan merata. Untuk oven biasa, aluminium foil memang menjadi alat bantu yang berguna, tapi jangan sekali-kali digunakan dalam microwave.

Gelombang mikro microwave yang bertemu dengan unsur logam pada aluminium foil akan menimbulkan percikan api. Apabila membesar dan terkena ke sambungan listrik, hal ini bisa menimbulkan kebakaran yang besar.

Cabai

baca juga
Cabai. (Unsplash)
Cabai. (Unsplash)

Bahan kimia dalam cabai yang bernama capsaicin akan bereaksi dan merembes keluar dalam bentuk asap. Saat pintu microwave dibuka, reaksi tersebut akan menyebabkan cabai meledak. Bila terkena muka, khususnya mata, akan sangat berbahaya karena bisa membakar kulit dan mata. Belum lagi risiko cabai yang mengeluarkan api yang juga bisa fatal.

Kantong dan Wadah Plastik

Wadah makanan plastik. (Shutterstock)
Wadah makanan plastik. (Shutterstock)

Saat menggunakan wadah untuk memanaskan makanan, pastikan Anda menggunakan wadah yang punya keterangan microwaveable. Kantong atau wadah berbahan kertas, plastik, atau styrofoam yang tidak aman untuk dipanaskan microwave bisa mengeluarkan zat beracun akibat meleleh. Selain itu, bukan tidak mungkin wadah-wadah ini akan terbakar.

Daging Beku

Ikan beku. (Pixabay)
Ikan beku. (Pixabay)

Lupa untuk mengeluarkan daging dari freezer? Memanaskannya di microwave untuk mempercepat proses pencairan tampak menjadi alternatif, tapi jangan sekali-kali dilakukan. Bakteri-bakteri yang ada di dalam daging akan menyebar di ruang pemanas microwave dan menetap di situ.

Bakteri-bakteri tersebut akan membuat makanan lainnya terkontaminasi saat dipanaskan di microwave. Ini meningkatkan risiko keracunan makanan.

Bahan Makanan yang Banyak Mengandung Air

Semangka (Unsplash)
Semangka (Unsplash)

Bahan makanan yang banyak mengandung air seperti anggur, semangka, bahkan telur punya risiko untuk meledak. Selain membuat ruang pemanas microwave kotor, kandungan air dalam bahan makanan yang sudah menguap bisa terbakar dan membahayakan rumah Anda.

Air Susu Ibu (ASI)

ASI perah. (Shutterstock)
ASI perah. (Shutterstock)

Ibu menyusui yang sibuk seringkali menyimpan ASI perah di freezer. Jangan pernah menggunakan microwave untuk mencairkannya. Protein-protein yang menyehatkan bagi buah hati akan mati karena adanya perlambatan enzim akibat terpapar panas. Belum lagi risiko untuk membakar mulut dan lidah bayi apabila ASI terlalu panas.

Di balik kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan, microwave bisa jadi momok yang menakutkan bagi keluarga di rumah. Selain benda-benda ini, masih ada banyak barang-barang lain yang tidak boleh dimasukan di microwave.

Sebelum menggunakannya, pastikan untuk membaca instruksi atau melakukan riset sendiri apabila belum pernah menggunakan microwave. Lebih baik menghabiskan waktu sedikit lebih lama untuk mengenal microwave di rumah, daripada mengorbankan keamanan dan keselamatan keluarga.

Artikel terkait:
Awas! Ini 8 Bahaya Salah Memilih Kipas Angin
Hati-Hati, Perabotan Rumah Tangga Bisa Bahayakan Kesehatan!
Waspada! Asbes Dapat Picu Pertumbuhan Sel Kanker Paru

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Microwave Sebabkan Kanker dan Hilangkan Nutrisi Makanan? Ini Faktanya

Microwave Sebabkan Kanker dan Hilangkan Nutrisi Makanan? Ini Faktanya

Health | Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:15 WIB

Selain Menghangatkan Makanan, Ini Lho Kegunaan Microwave

Selain Menghangatkan Makanan, Ini Lho Kegunaan Microwave

Lifestyle | Jum'at, 26 Juli 2019 | 13:50 WIB

Jangan Pakai Wadah Plastik untuk Panaskan Makanan di Microwave!

Jangan Pakai Wadah Plastik untuk Panaskan Makanan di Microwave!

Health | Minggu, 27 Mei 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak

Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina

Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Pemerintah dan Pertamina Bersinergi Perkuat Kilang RDMP Balikpapan

Pemerintah dan Pertamina Bersinergi Perkuat Kilang RDMP Balikpapan

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Membaca Wonderstruck: Ketika Dunia Tak Selalu Ramah untuk Anak Disabilitas

Membaca Wonderstruck: Ketika Dunia Tak Selalu Ramah untuk Anak Disabilitas

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Pukat UGM Tolak Usul Luhut Hapus Pasal Kerugian Negara: Sangat Berbahaya dan Bikin Korupsi Merebak

Pukat UGM Tolak Usul Luhut Hapus Pasal Kerugian Negara: Sangat Berbahaya dan Bikin Korupsi Merebak

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:49 WIB

4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda

4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:45 WIB

iPhone Lipat Apple Mulai Dijual di Indonesia 30 Oktober, Ini Spesifikasi dan Harganya

iPhone Lipat Apple Mulai Dijual di Indonesia 30 Oktober, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan

Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya

Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:38 WIB

×