Dicari Koki untuk Memasak Bangkai Binatang Jadi Jamuan Pesta Pernikahan

Vania Rossa
Dicari Koki untuk Memasak Bangkai Binatang Jadi Jamuan Pesta Pernikahan
Ilustrasi berbagai makanan yang dihidangkan di pesta pernikahan. (Shutterstock)

Iklan pekerjaannya bikin mual, nih.

Suara.com - Musim panas ini, media Inggris menemukan adanya iklan lowongan pekerjaan aneh yang diposting oleh pasangan pecinta lingkungan yang sedang mencari koki untuk menyiapkan jamuan pernikahan mereka. Bukan sembarang koki, tapi koki yang bisa mengolah bangkai binatang yang tertabrak di jalanan untuk dijadikan makanan layak makan sehingga para tamu tidak akan mengetahui bahwa itu bersumber dari bangkai binatang. Untuk itu, pasangan ini bersedia membayar sang koki sebesar £ 5.000 atau setara hampir Rp 88 juta.

Iklan aneh ini ditampilkan di Bark.com, layanan lokal online terkemuka di Inggris, yang menyebutkan bahwa pasangan tersebut telah menyediakan sekitar 20 kg bangkai binatang, termasuk tupai, burung, kelinci, ayam hutan, dan rusa. Mereka mencari koki yang berpengalaman mengolah daging liar.

Koki tersebut harus bisa menguliti, memotong daging, dan menyatukan potongan daging, serta memasaknya menjadi sajian nikmat yang tidak akan pernah diketahui bahwa itu semua berasal dari hewan yang sudah mati akibat tertabrak di jalanan.

"Kami tahu bahwa ini bukan sesuatu yang akan diminati para koki, tetapi kami berharap ada seseorang dengan keterampilan yang tepat dan sesuai dengan hasrat kami untuk lingkungan," tulis pasangan itu.

"Kami telah mengambil dagingnya, jadi yang perlu mereka lakukan hanyalah membuat beberapa resep lezat untuk jamuan pernikahan kami yang terdiri dari 30 tamu. Kami memiliki sekitar 20 kg daging binatang mati di dalam freezer kami!"

Dalam upaya untuk menjelaskan pilihan aneh mereka untuk pernikahan, pasangan itu menulis bahwa mereka telah mengonsumsi daging binatang yang mati akibat tertabrak mobil selama tiga tahun terakhir sebagai cara meminimalkan sisa makanan, dan tidak ingin melanggar prinsip mereka, bahkan untuk pernikahan mereka .

“Lingkungan sangat penting bagi kami, dan akan terus begitu saat kami memulai keluarga kami. Meskipun uang tidak terlalu menjadi masalah, pernikahan menghasilkan begitu banyak pemborosan. sehingga kami tidak ingin terlibat di dalamnya,” kata iklan tersebut.

Salah satu pendiri Bark.com, Kai Feller, seperti dilansir dari Oddity Central, mengakui bahwa iklan pekerjaan itu tidak lazim, tetapi mengatakan bahwa ia dan timnya bangga karena mampu menghubungkan pelanggan dengan profesional yang sempurna, apa pun pekerjaan itu.

Sementara makan bangkai binatang yang mati tertabrak di jalanan adalah hal yang legal di Inggris, asalkan hewan-hewan tersebut memang mati secara tidak sengaja dan dagingnya tidak dijual. Akan tetapi, menyajikannya untuk puluhan tamu di pesta pernikahan benar-benar menimbulkan pertanyaan, apakah itu etis? Dan, ada masalah keamanan yang perlu diperhatikan juga. Karena pada hewan yang dibesarkan secara komersial saja, mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan dagingnya tidak mengandung penyakit apa pun. Lalu, bagaimana dengan hewan liar yang tidak melakukan pemeriksaan kesehatan apapun?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS