Tuntut Persamaan Hak, Ketahui Sejarah Hari Anak Perempuan Internasional

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:45 WIB
Tuntut Persamaan Hak, Ketahui Sejarah Hari Anak Perempuan Internasional
Ilustrasi anak perempuan. (Unsplash/rahmani KRESNA)

Suara.com - Sejak 2012, 11 Oktober telah diperingati sebagai Hari Anak Perempuan Internasional. Namun, apa yang sebenarnya ingin dicapai dari perayaan ini?

Melansir laman resmi PBB, hampir 25 tahun yang lalu, sekitar 30.000 wanita dan pria dari hampir 200 negara berada di Beijing, China, dalam rangka The Fourth World Conference on Women. Dalam konferensi dunia itu, mereka bertekad mengakui hak-hak wanita dan anak perempuan sebagai hak asasi manusia.

Forum internasional tersebut kemudian memuncak dengan diadopsinya Beijing Declaraion and Platform for Action sebagai agenda kebijakan paling komprehensif untuk pemberdayaan perempuan.

Pada tahun-tahun berikutnya, para perempuan memimpin gerakan global terkait sejumlah isu, mulai dari hak kesehatan seksual dan reproduksi hingga kesetaraan upah.

Dampaknya, sekarang lebih banyak anak perempuan dapat berpartisipasi dan merampungkan sekolah. Angka pernikahan dini dan tuntutan menjadi ibu di usia anak-anak pun berangsur menurun. Selain itu, makin banyak anak perempuan bisa memperoleh keterampilan yang mereka butuhkan untuk menjadi unggul dalam dunia kerja di masa depan.

Ilustrasi kompetisi untuk anak-anak. (Shutterstock)
Ilustrasi anak perempuan. (Shutterstock)

Tanggal 19 Desember 2011, Majelis Umum PBB mengadopsi Resolution 66/170 dan menyatakan 11 Oktober sebagai Hari Anak Perempuan Internasional atau juga dikenal dengan Hari Anak Perempuan Sedunia.

Tujuannya demi menyoroti kebutuhan dan mengatasi tantangan yang dihadapi anak perempuan, sembari menggalakkan pemberdayaan anak perempuan dan pemenuhan hak asasi manusia mereka.

Dewasa ini, gerakan pemberdayaan anak perempuan semakin berkembang. Mereka teroganisir untuk membantu menangani masalah-masalah seperti pernikahan anak, ketidaksetaraan pendidikan, kekerasan berbasis gender, perubahan iklim, harga diri, serta hak anak perempuan untuk memasuki tempat-tempat ibadah atau ruang publik selama menstruasi.

Anak Kecil Main Game [shutterstock]
Ilustrasi ibu dan anak perempuannya. (Shutterstock)

Sementara itu, tema besar peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia 2019 adalah GirlForce: Unscripted and Unstoppable.

baca juga

"Kita perlu menegakkan persamaan hak, suara, dan pengaruh anak perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa kita," ungkap Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutterres.

"Anak perempuan dapat menjadi agen perubahan yang kuat dan tidak ada yang mencegah mereka berpartisipasi penuh dalam semua bidang kehidupan," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perutnya Membesar, Gadis 8 Tahun Ini Divonis Alami 'Kehamilan'

Perutnya Membesar, Gadis 8 Tahun Ini Divonis Alami 'Kehamilan'

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 12:58 WIB

Minta Usul Nama Anak dari Kejadian Alam, Jawaban Netizen Sungguh Lucu-Lucu

Minta Usul Nama Anak dari Kejadian Alam, Jawaban Netizen Sungguh Lucu-Lucu

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2019 | 08:10 WIB

2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now

2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now

Health | Sabtu, 20 April 2019 | 16:13 WIB

Jadi Ancaman Nasional, 340 Ribu Anak Perempuan Menikah di Bawah 18 Tahun

Jadi Ancaman Nasional, 340 Ribu Anak Perempuan Menikah di Bawah 18 Tahun

Health | Jum'at, 08 Maret 2019 | 14:32 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×