Tak Ada Pasar Malam, Sekaten 2019 Akan Pamerkan Sejarah Raja Pertama Jogja

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 01 November 2019 | 15:37 WIB
Tak Ada Pasar Malam, Sekaten 2019 Akan Pamerkan Sejarah Raja Pertama Jogja
Pameran Sekaten Yogyakarta 2019 tampilkan kitab Babad Ngayogyakarta tulisan Sri Sultan HB I. (Suara.com/Putu Ayu)

Suara.com - Tak Ada Pasar Malam, Sekaten 2019 Akan Pamerkan Sejarah Raja Pertama Jogja

Hajad Dalem Sekaten tahun 2019 kembali digelar tahun ini. Seperti "dawuh" atau perintah Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Yogyakarta, Sri Sultan HB X, rangkaian kegiatan Sekaten yang dihelat mulai 1 November hingga 10 November ini lebih menitikberatkan pada acara yang berkaitan dengan sejarah pendiri sekaligus raja pertama Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB I.

"Tidak ada lagi tong setan, kebisingan orang berjualan karena memang alun-alun sepi, mboten wonten pasar malam (tidak ada pasar malam-red). Tahun ini dawuh dari Ngarso Dalem (Sultan HB X) untuk mengingatkan kembali inti dan pokok dari sekaten tersebut, yaitu bukan pasar malam namun sekatennya sendiri," ungkap Wakil Ketua Panitia Pameran Sekaten 2019, GKR Bendara disela soft launching Sekaten 2019 di Siti Hinggil, Pagelaran Keraton Yogyakarta, Jumat (1/11/2019).

Pameran Sekaten Yogyakarta 2019 tampilkan Kanjeng Kyai Tandu Lawak milik Sri Sultan HB I. (Suara.com/Putu Ayu)
Pameran Sekaten Yogyakarta 2019 tampilkan Kanjeng Kyai Tandu Lawak milik Sri Sultan HB I. (Suara.com/Putu Ayu)

Dengan konsep yang baru berupa pameran Sekaten yang bertema cerita biografi kehidupan, perjuangan serta peninggalan sejarah Raja Pertama Keraton Yogyakarta, pihak Keraton mencoba meng-upgrade Sekaten yang selama 30 tahun terakhir tidak berubah. Meski pengunjung Sekaten banyak yang datang, tidak ada informasi lebih yang bisa mereka peroleh dari kegiatan tersebut.

Karenanya tahun ini, pihak Keraton mendedikasikan Pameran Sekaten sebagai salah satu kegiatan utama dalam rangkaian Sekaten. Diharapkan dengan memajang berbagai manuskrip dan benda-benda bersejarah dari Sri Sultan HB I, masyarakat dan pengunjung Sekaten akan mendapatkan nilai lebih dari hajad dalem tahunan ini.

"Kalau tahun ini kami memamerkan tentang kehidupan Sri Sultan HB I, tahun depan ganti dengan tema Sri Sultan HB II," jelasnya.

Pameran Sekaten Yogyakarta 2019 tampilkan manuskrip Perjanjian Giyanti. (Suara.com/Putu Ayu)
Pameran Sekaten Yogyakarta 2019 tampilkan manuskrip Perjanjian Giyanti. (Suara.com/Putu Ayu)

Yang menarik, ada dua masterpiece peninggalan Sultan HB I yang hanya bisa dilihat satu hari saja saat pembukaan Sekaten. Yakni manuskrip Babad Ngayogyakarta serta Kanjen Kyai Tandhu Lawak. Yang tak kalah bersejarah adalah naskah Perjanjian Giyanti yang menjadi awal pembagian Mataram menjadi Yogyakarta dan Surakarta.

Manuskrip Babad Ngogyakarta berisi tentang beragam biografi dan filosofi kehidupan Sultan HB I yang ditulis pasca wafat. Sementara Kanjeng Kyai Tandhu Lawak merupakan tandu yang digunakan Sultan HB I sebagai kendaraan saat usia senjanya.

"Tandu ini mengantarkan Sultan menuju Kagungan Dalem Masjid Gedhe. Untuk mengusung tandu ini butuh delapan abdi dalem," imbuhnya.

baca juga

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Guyur Yogyakarta, 'Alhamdulillah Jogja' Kuasai Twitter Lagi

Hujan Guyur Yogyakarta, 'Alhamdulillah Jogja' Kuasai Twitter Lagi

Jogja | Jum'at, 01 November 2019 | 09:12 WIB

Naikkan UMP 8,51 Persen, Pemda DIY: Penetapan 2021 Harus Tekan Kemiskinan

Naikkan UMP 8,51 Persen, Pemda DIY: Penetapan 2021 Harus Tekan Kemiskinan

Jogja | Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:08 WIB

Belanja Jadi Seru, Pameran Produk Ibu dan Anak dengan Konsep Sirkus

Belanja Jadi Seru, Pameran Produk Ibu dan Anak dengan Konsep Sirkus

Lifestyle | Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

×