Bawa 150 Wisman, Kapal Pesiar Le Laperouse Singgah di Pulau Penyengat

Fabiola Febrinastri

Kamis, 21 November 2019 | 09:18 WIB
Bawa 150 Wisman, Kapal Pesiar Le Laperouse Singgah di Pulau Penyengat
Kapal Pesiar Mewah La Laperouse singgah di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, Selasa (19/11/2019). (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Kapal Pesiar Mewah La Laperouse singgah di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, Selasa (19/11/2019). Sebanyak 150 wisatawan mancanegara (wisman) yang dibawa La Laperouse mengeksplorasi sisa-sisa Imperium Melayu di Pulau Penyengat.

Keberadaan La Laperouse di Pulau Penyengat merupakan rangkaian dari pelayaran "Between Vietnam and Malaka Strait". Ada 6 destinasi yang disinggahi, dimulai dari Ho Chi Minh (Vietnam) lalu menuju Pulau Penyengat. Setelah itu, kapal ini akan berlayar menuju Malaka, Lumut, Penang, lalu berakhir di Singapura.

"Pulau Penyengat sangat kaya budaya dan sejarah. Kunjungan ke Pulau Penyengat menjadi experience yang luar biasa. Kami sangat nyaman di sana, apalagi pelayanan yang diberikan sangat bagus. Saya pribadi akan kembali ke Pulau Penyengat bersama anak-anak," ungkap Louis, salah satu wisatawan La Laperouse asal Swiss.

Pulau Penyengat sukses menghipnotis seluruh wisatawan Kapal Pesiar La Laperouse. Bertema "Walking Tour of Ancient Malay Kingdom", Pulau Penyengat dieksplorasi selama 4 jam.

Mereka menjelajahi tiap sisi pulau yang sejak abad ke-18 menjadi pusat sejarah dan budaya Imperum Melayu tersebut.

"Kehadiran Kapal Pesiar La Laperouse di Pulau Penyengat tentu sangat spesial. Branding destinasi ini pasti akan naik. Apalagi potensinya besar dengan beragam situs kuno Kerajaan Riau-Lingga yang masih terawat baik. Selama di Pulau Penyengat, mereka sangat antusias. Kami yakin, mereka akan kembali lagi ke Pulau Penyengat," terang Ketua HPI Tanjungpinang, Raja Farul.

Selama di Pulau Penyengat, ada 6 destinasi yang disinggahi wisatawan. Mereka berkujung ke Istana Kantor, Mesjid Raya Sultan Riau, Gedung Tabib, juga Makam Raja Hamidah Engku Putri dan Raja Ali Haji. Kemudian kunjungan ke Perkampungan Nelayan.

Mereka juga menikmatibudaya khas Melayu, seperti permainan Gasing hingga prosesi adat perkawinan Melayu.

"Pulau Penyengat merupakan destinasi yang unik dan menarik untuk disinggahi. Siapapun pasti akan dibuat terkesan saat berada di sana. Atraksi yang ditawarkannya sangat beragam dengan warna sejarah, budaya, alam, hingga kulinernya. Semakin menarik, wisatawan biasanya selalu dilibartakn dalam aneka aktivitas wisata yang digelar," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar.

baca juga

Penumpang Kapal Pesiar La Laperouse diberi kesempatan memberikan Tepuk Tepung Tawar, yaitu tradisi penyambutan tamu spesial. Budaya Melayu semakin kental dengan sajian Tari Zapin, Silat, dan Musik Gazal. Rangkaian kunjungan ditutup dengan Joged Lambak.

"Ada banyak ornamen seni dan budaya yang bisa wisatawan nikmati saat berada di Pulau Penyengat. Joged Lambak ini sesuatu yang unik, selain Tari Zapin tentunya. Lambak itu sangat artistik, baik gerak ataupun musiknya," ujar Buralimar lagi.

Tidak hanya budaya, para wisatawan juga mendapatkan kesempatan mencicipi kuliner khas Melayu, seperti Kole-Kole, Tembose, dan Air Dohot yang merupakan minuman khas Melayu.

"Kehadiran Kapal Pesiar La Laperouse di Pulau Penyengat akan memberikan impact positif yang besar. Nilai tawar destinasi ini sangat besar. Alam, budaya, hingga kulinernya sangatlah potensial. Selalu ada experience baru saat berkunjung ke Pulau Penyengat. Piranti pendukungnya juga bagus di sana," papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenparekraf, Dessy Ruhati.

Yang menarik dari Pulau Penyengat, wisatawan bisa menikmati moda transportasi tradisional, Bentor atau sepeda onthel.

"Kalau ingin menikmati Pulau Penyengat secara utuh, wisatawan harus menginap. Fasilitas di sana itu lengkap dan bagus. Pulau Penyengat sangat siap menerima kunjungan lebih banyak Kapal Pesiar. Kehadiran La Laperouse di sana itu menjadi sinyal positif," tutur Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Festival Paduan Suara Gereja Angkat Ekonomi Masyarakat Perbatasan

Festival Paduan Suara Gereja Angkat Ekonomi Masyarakat Perbatasan

Lifestyle | Rabu, 20 November 2019 | 10:12 WIB

Menpar 2014-2019 Arief Yahya Jadi Pengajar di SBM ITB

Menpar 2014-2019 Arief Yahya Jadi Pengajar di SBM ITB

Bisnis | Minggu, 17 November 2019 | 14:34 WIB

Kemenparekraf Gelar Sales Mission di Timor Leste

Kemenparekraf Gelar Sales Mission di Timor Leste

Lifestyle | Jum'at, 15 November 2019 | 10:01 WIB

Jawa Barat Susun SOP Pengelolaan Krisis Kepariwisataan

Jawa Barat Susun SOP Pengelolaan Krisis Kepariwisataan

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 11:24 WIB

Ini Jawaban Wishnutama Soal Pemberitaan Sulap Toba dan Bali Ramah Muslim

Ini Jawaban Wishnutama Soal Pemberitaan Sulap Toba dan Bali Ramah Muslim

Lifestyle | Rabu, 13 November 2019 | 13:37 WIB

Kemenparekraf : Wakatobi Wave 2019 Digelar di 4 Lokasi

Kemenparekraf : Wakatobi Wave 2019 Digelar di 4 Lokasi

Lifestyle | Senin, 11 November 2019 | 09:18 WIB

Terkini

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×