Kombinasi Karung dan Perca Karya Maggie Hutauruk di New York Fashion Week

Silfa Humairah Utami, Frieda Isyana Putri

Selasa, 18 Februari 2020 | 20:00 WIB
Kombinasi Karung dan Perca Karya Maggie Hutauruk di New York Fashion Week
Kombinasi Karung dan Perca Karya Maggie Hutauruk di New York Fashion Week. (Suara.com/ Frieda Isyana)

Suara.com - Kombinasi Karung dan Perca Karya Maggie Hutauruk di New York Fashion Week

Maggie Hutauruk-Eddy membawa nama Indonesia dalam New York Fashion Week (NYFW) 2020 lewat label 2Madison Avenue. Dengan 16 koleksi pakaian lelaki dan perempuan bertajuk 'Liga' ini, ia membawakan isu lingkungan dan menggunakan dua bahan unik, yakni karung goni bekas dan kain perca ulos.

Ini kali ketiga Maggie, sapaannya, tampil di salah satu perhelatan mode terbesar di dunia tersebut. Ditemui Suara.com pada Media Gathering di Hotel Intercontinental Jakarta, ia mengaku bukanlah desainer pertama yang menggunakan karung goni sebagai bahan koleksi labelnya, akan tetapi ia yakin bisa jadi yang pertama membawanya ke NYFW 2020.

Isu lingkungan yang ia bawa berfokus pada limbah. Ia menggunakan karung goni bekas yang mungkin bukanlah suatu bahan yang terpikirkan oleh para desainer sebagai bahan busana mereka untuk dipamerkan. Namun dengan keuletan dan kekreatifitasan Maggie, karung goni ini 'disulap' menjadi pakaian ready-to-wear yang sangat menarik dengan warna-warna yang cerah.

"Banyak sekali limbah di Indonesia. We can do something about it dan aku hanya memberikan sedikit example. Dari situ ada banyak yang bisa jadi inspirasi," katanya pada Selasa, (18/2/2020).

Mempersiapkan koleksi Liga membutuhkan 1,5 bulan hingga dipamerkan pada 10 Februari 2020. Termasuk salah satunya mengumpulkan karung goni bekas. Ia menceritakan meminta bantuan asistennya di rumah untuk mengumpulkan karung goni saat pergi ke pasar. Biasanya karung goni dipakai sebagai alas bagi pedagang beras agar berasnya tidak tumpah ke mana-mana.

Maggie mengaku karung goni yang ia kumpulkan memang bekas pakai dan dalam keadaan lusuh. Tapi setelah dikumpulkan, ia mencucinya sampai bersih dan mulai mengeceknya satu per satu untuk dipadupadankan dalam desainnya. Ia menyebut bahkan pernah menemukan karung goni yang berasal dari Tanzania.

"Ternyata karungnya dari Tanzania. Kupikir this is so special, ketemunya di Pasar Minggu. And that's why I love my job. We find something meaningful like that," kata Maggie.

Tak hanya karung goni, Maggie juga menggunakan kain perca ulos dan juga bahan-bahan yang tidak terpakai. Ia gemar mengumpulkan bahan-bahan sisa dan membuat sesuatu yang lebih menarik dari bahan tersebut hingga ia menyebut dirinya sendiri sebagai pemulung. Untuk koleksi yang ia bawa ke New York, Maggie tidak ingin menggunakan bahan yang 100 persen masih baru.

baca juga

Fashion stylist Adi Surantha mengapresiasi karya Maggie yang cukup inovatif, visioner, dan sarat akan pesan penting ini. Baginya, dengan Maggie memperkenalkannya di kancah internasional, maka dunia fashion bisa dilirik lagi bukan hanya tentang desainnya, namun sebagai fashion yang memiliki message atau pesan tersendiri.

"Visioner sekarang adalah materialnya, bagaimana pakaian ini bisa dipakai berkali-kali. Karung ini sangat inovatif, karung ini sangat hina di fashion, zaman kita perang jajahan ini dipakai budak, mereka pakai itu saking susahnya," tuturnya dalam kesempatan yang sama.

Limbah bukan hanya karung goni dan kain perca, oleh karena itu Maggie masih sangat tertarik untuk menggunakan bahan-bahan bekas lainnya yang berpotensi menjadi limbah.

"Kalau ada bahan bahan lain, for sure. Sebenarnya saya pengin pakai ban mobil, ban motor tapi motongnya susah banget. I think nanti pelan-pelan nanti kita bisa nemuin karena saya punya gallery yang aktif melakukan kontes, misalnya kontes melukis, kontes brokat. Nanti bisa bersama-sama we can create something amazing untuk Indonesia," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah di Balik Busana Berwajah Jokowi & Susi Pudjiastuti di NYFW 2020

Kisah di Balik Busana Berwajah Jokowi & Susi Pudjiastuti di NYFW 2020

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:03 WIB

Busana Bergambar Wajah Susi Pudjiastuti Tembus New York Fashion Week 2020

Busana Bergambar Wajah Susi Pudjiastuti Tembus New York Fashion Week 2020

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 12:55 WIB

Kylie Jenner Bikin Jumpsuit ASOS Ludes, Harganya Ternyata Murah

Kylie Jenner Bikin Jumpsuit ASOS Ludes, Harganya Ternyata Murah

Lifestyle | Rabu, 18 Desember 2019 | 08:31 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×