Bak Kota Hantu, Singapura Tutup Kantor & Sekolah Cegah Meluasnya Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 03 April 2020 | 19:19 WIB
Bak Kota Hantu, Singapura Tutup Kantor & Sekolah Cegah Meluasnya Covid-19
Singapura nampak sepi seperti kota hantu, karena banyak yang tutup demi memutus mata rantai virus Corona Covid-19. (Facebook/Jayden Tan)

Suara.com - Menyusul terus bertambahnya kasus positf virus corona atau Covid-19, Pemerintah Singapura akhirnya memutuskan untuk menutup sebagian besar kantor.

Sementara itu, semua sekolah akan dialihkan dengan metode pembelajaran di rumah. Semua itu akan berlaku mulai 7 April 2020 mendatang.

Menurut Perdana Menteri Lee Hsien Loong, hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai dan mencegah peningkatan infeksi virus corona. 

Singapura nampak sepi seperti kota hantu (Facebook/Jayden Tan)
Singapura nampak sepi seperti kota hantu (Facebook/Jayden Tan)

"Kecuali untuk sektor ekonomi utama dan layanan penting - seperti perusahaan makanan, pasar dan supermarket, klinik, rumah sakit, utilitas, transportasi dan layanan perbankan utama - semua tempat kerja lainnya akan ditutup, kata PM Lee, seperti dilansir dari Strait Times.

Pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah seperti itu, karena data menunjukkan terjadi peningkatan konstan 50 kasus baru per hari selama dua minggu terakhir, meskipun ada upaya dari pihak berwenang untuk mencegah wabah tersebut.

"Awalnya, banyak kasus baru diimpor dari luar negeri, sebagian besar warga Singapura yang kembali. Kemudian minggu lalu, kami mulai memiliki lebih banyak kasus lokal. Selain itu, meskipun penelusuran kontak kami baik, untuk hampir setengah dari kasus ini, kami tidak tahu di mana atau dari siapa orang itu tertular virus," katanya.

Meski situasi tetap terkendali, Pemerintah Singapura telah memutuskan untuk membuat langkah tegas sekarang untuk mencegah peningkatan infeksi. Demikian tegas PM Lee.

"Melihat tren, saya khawatir bahwa kecuali kita mengambil langkah-langkah lebih lanjut, segalanya akan berangsur-angsur menjadi lebih buruk, atau kelompok besar lainnya mungkin mendorong hal-hal di ujung tombak," tambahnya.

Setelah berdiskusi dengan satuan tugas multi-kementerian, ia mengatakan bahwa Pemerintah telah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih ketat.

baca juga

"Kami telah memutuskan bahwa alih-alih mengencangkan secara bertahap selama beberapa minggu ke depan, kita harus membuat langkah tegas sekarang, untuk mencegah infeksi yang meningkat. Karena itu kita akan menerapkan langkah-langkah yang jauh lebih ketat.

"Ini akan membantu mengurangi risiko wabah besar yang terjadi, dan itu juga akan membantu menurunkan angka-angka kita secara bertahap. Ini pada gilirannya akan memungkinkan kita untuk melonggarkan beberapa langkah. Pemutus sirkuit ini akan berlaku selama satu bulan, sebagai contoh awal."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 36 Warga Indonesia di Singapura Terinfeksi Virus Corona

Update 36 Warga Indonesia di Singapura Terinfeksi Virus Corona

News | Kamis, 02 April 2020 | 16:10 WIB

122 WNI di Luar Negeri Kena Corona, Paling Banyak di Singapura

122 WNI di Luar Negeri Kena Corona, Paling Banyak di Singapura

News | Senin, 30 Maret 2020 | 11:42 WIB

Aturan Social Distancing yang Ketat Bikin Singapura Seperti Kota Hantu

Aturan Social Distancing yang Ketat Bikin Singapura Seperti Kota Hantu

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×