7 Agustus Sebagai Hari Hutan Indonesia, Ini Fakta Penting Tentang Hutan!

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 13:04 WIB
7 Agustus Sebagai Hari Hutan Indonesia, Ini Fakta Penting Tentang Hutan!
Ilustrasi pohon. [Shutterstock/mariakraynova]

Suara.com - Hari Hutan Indonesia diperingati pada 7 Agustus setiap tahunnya. Seperti yang kita semua ketahui, hutan lebih dari sekadar kumpulan pepohonan.

Hutan merupakan fondasi kehidupan makhluk hidup dengan beragam manfaat yang sangat penting, yang bersangkutan dengan enam pilar, yakni udara bersih, air, keanekaragaman hayati, dampak sosial, kesehatan, dan iklim.

Untuk merayakan Hari Hutan Indonesia, berikut adalah fakta mengenai hutan yang bisa kamu ketahui, agar secara sadar bisa menjaganya dengan lebih baik, seperti dilansir dari One Tree Planted.

1. Menyimpan sejumlah obat-obatan penting

Obat-obatan herbal. [shutterstock]
Obat-obatan herbal. [shutterstock]

Meskipun berjalan-jalan di hutan dapat bermanfaat bagi kesehatanmu sendiri, hutan juga bertanggung jawab atas banyak obat yang kita minum untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Sekitar 25 persen obat-obatan berasal dari tanaman yang ditemukan di hutan hujan, dan sebagian besar belum dieksplorasi (hanya 1 persen dari potensi pengobatan dari tanaman hutan hujan yang telah diteliti).  

Namun, penggundulan hutan mengancam terobosan pengobatan medis besar berikutnya. Melindungi hutan, sama dengan menyelamatkan banyak nyawa dari penyakit yang masih harus disembuhkan!

2. Mengurangi peluang bencana alam
Banjir dan tanah longsor merupakan fenomena yang sering terjadi di banyak wilayah di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kerusakan yang diakibatkannya dapat membuat banyak keluarga tidak memiliki rumah, pertanian, atau mata pencaharian, dan seringkali menyebabkan kematian.

Pohon dan hutan adalah pertahanan terbaik kita melawan bencana alam tersebut. Hutan membantu membatasi banjir dengan membendung jumlah air yang mengalir ke hilir, dan sistem akarnya yang rumit menahan tanah di tempatnya, mengurangi kemungkinan longsor.

baca juga

3. Menyimpan makanan bergizi

Ilustrasi makanan sehat (Shutterstock)
Ilustrasi makanan sehat (Shutterstock)

Hutan adalah penyedia makanan yang penting. Pepohonan dan semak memberi kita kacang-kacangan, beri, dan getah sementara di lantai hutan tumbuh tumbuhan dan jamur yang bisa dimakan.

Namun tidak berhenti sampai di situ!  Apa yang manusia tidak makan menjadi makanan hewan liar. Hutan memberi makan seluruh ekosistem dari serangga terkecil hingga rantai makanan.

4. Rumah dari seluruh makhluk hidup
Hutan adalah rumah bagi lebih dari sekadar tumbuhan dan hewan.  Diperkirakan 300 juta orang hidup di hutan dunia, dan itu belum termasuk masyarakat perkotaan yang juga bergantung pada hutan.

Bahkan jika kamu tinggal di pinggiran kota, kamu dapat berterima kasih kepada pohon untuk atap di atas kepalamu. Kayu masih menjadi bahan yang paling umum, praktis, dan terjangkau yang digunakan untuk membangun rumah.  

Meskipun menebang pohon untuk membuat rumah mungkin tampak bertentangan dengan reboisasi, industri kayu yang bertanggung jawab dapat berperan dalam menjaga hutan tetap sehat dan berkembang. Ini semua tentang keseimbangan!

5. Membantu mengurangi polusi suara

Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]
Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Ada banyak kebisingan di luar sana, mulai dari mobil, konstruksi, pabrik, orang-orang yang memutar musik dari pengeras suara teleponnya. Semua suara itu bisa berbahaya bagi telinga dan kesehatan.

Hutan sebenarnya membantu menahan suara dan mengurangi polusi suara di kota. Selain pergi ke hutan untuk menjauh dari itu semua, pohon yang ditanam di sepanjang jalan raya yang sibuk atau di kawasan industri dapat membantu meminimalkan seberapa jauh suara bergerak, membuat kehidupan sehari-harimu tidak terlalu berisik.

6. Pendingin udara alami
Pepohonan dan hutan membuat hidup menjadi lebih sejuk. Berlindung di taman atau hutan pada musim panas dapat menurunkan suhu hingga 25 derajat (F) dibandingkan dengan aspal atau beton yang ditemukan di kota.

7. Kesehatan Mental.

Ilustrasi bahagia. [shutterstock]
Ilustrasi. [shutterstock]

Hutan dan alam memberikan keajaiban bagi kesehatan mental dan emosional kita. Menghabiskan sedikit waktu di luar ruangan, atau bahkan hanya menonton film dokumenter alam, dapat mengurangi stres, meningkatkan fokus, meningkatkan suasana hati, meningkatkan energi, atau membantumu sembuh lebih cepat dari penyakit. Apa pun tantangan yang muncul dalam hidup, hutan tampaknya membantu kita merasa lebih tenang dan bahagia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini 7 Agustus Jadi Hari Hutan Indonesia, Baca Sejarahnya di Sini!

Hari Ini 7 Agustus Jadi Hari Hutan Indonesia, Baca Sejarahnya di Sini!

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:59 WIB

Sekitar Setengah Juta Hektare Mangrove di Indonesia Rusak

Sekitar Setengah Juta Hektare Mangrove di Indonesia Rusak

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 00:10 WIB

Bencana 2019 Terancam Terulang, Kebakaran Hutan Amazon Mengganas

Bencana 2019 Terancam Terulang, Kebakaran Hutan Amazon Mengganas

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Sepatu Versatile seperti Apa? Ini 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya

Sepatu Versatile seperti Apa? Ini 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 14:01 WIB

Vitalis Eau de Royale Couture Wangi Apa? Parfum Minimarket yang Dipuji Elegan

Vitalis Eau de Royale Couture Wangi Apa? Parfum Minimarket yang Dipuji Elegan

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 14:01 WIB

Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan

Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 13:35 WIB

6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026

6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:53 WIB

Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless

Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:26 WIB

3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya

3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:25 WIB

3 Rekomendasi Parfum Vanilla Lokal yang Tidak Bikin Eneg: Wangi Elegan, Cocok untuk Harian

3 Rekomendasi Parfum Vanilla Lokal yang Tidak Bikin Eneg: Wangi Elegan, Cocok untuk Harian

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:15 WIB

Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?

Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kini Dikenakan Pajak, Segini Harga Langganan Strava 2026

Kini Dikenakan Pajak, Segini Harga Langganan Strava 2026

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

3 Liptint Lokal Alternatif Dior yang Tahan Lama 12 Jam, Intip Harga dan Review Pengguna

3 Liptint Lokal Alternatif Dior yang Tahan Lama 12 Jam, Intip Harga dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:01 WIB

×