Ini Dia Solusi Belanja Sayur Organik Murah Sekaligus Atasi Sampah Pangan

Vania Rossa

Rabu, 17 Maret 2021 | 07:02 WIB
Ini Dia Solusi Belanja Sayur Organik Murah Sekaligus Atasi Sampah Pangan
Belanja sayur organik di Kecipir.com (Dok. Kecipir.com)

Suara.com - Banyak orang menganggap sayur organik lebih mahal daripada sayur non organik, dan hal ini membuat peminat sayur organik menjadi berkurang. Tapi, kini Anda bisa membeli sayur organik murah dengan sistem belanja bersama.

Sistem belanja bersama ini diperkenalkan oleh Kecipir.com, aplikasi belanja online sayuran organik yang bertujuan untuk memberikan pengalaman belanja yang mengandung dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Tantyo Bangun, CEO Kecipir.com, dalam siaran pers menjelaskan, "Kami berupaya mengurangi food loss dengan menerapkan sistem "Belanja Patungan". Melalui sistem ini, kami mengajak pelanggan untuk belanja bersama, sehingga harga beli produk panen organik semakin terjangkau, dan membuat hasil panenan petani dapat terserap lebih maksimal. Dengan sistem ini, petani hanya perlu memanen produk yang telah terpesan, sehingga potensi food loss bisa lebih teratasi."

Food loss merupakan salah satu jenis sampah pangan yang belum sempat dikonsumsi. Di Asia Tenggara, sampah pangan ternyata justru didominasi oleh food loss, yaitu bahan pangan yang rusak saat proses produksi, penanganan pasca panen, dan distribusi (NCE Report 2018).

New Climate Economy (NCE) Report 2018 juga melaporkan bahwa jika sampah pangan adalah sebuah negara, maka negara tersebut telah menempati urutan ke-3 terbesar yang menyumbang emisi global. Di sisi lain, sampah pangan yang tidak terkelola juga dapat menghasilkan limbah cair yang mengandung logam berat, sehingga dapat mencemari lingkungan.

Di Indonesia sendiri, sampah pangan juga menjadi salah satu masalah lingkungan yang besar. Berdasarkan sumber Badan Ketahanan Pangan Kementan dan sumber lain, sampah makanan atau food waste di Indonesia mencapai 1,3 juta ton setiap tahunnya.

Besarnya permasalahan sampah pangan yang ada di Indonesia inilah yang kemudian mendorong tiga sahabat, Budhi Dyah Sitawati (Komisaris Independen PT Maybank Indonesia Tbk), Edy Hendras (Yayasan Pendidikan Konservasi Alam), dan Tantyo Bangun (Chairperson International Animal Rescue), mendirikan Kecipir.com di tahun 2015.

Kecipir.com berupaya menerapkan prinsip minim sampah plastik dan sampah pangan (food loss) mulai dari proses produksi hingga distribusi ke pelanggan. Para pelanggan Kecipir.com yang tinggal di Jabodetabek dapat dengan mudah ikut membantu mengurangi food loss hanya dengan mengikuti Belanja Patungan di Kecipir.com, lalu bagikan link produk yang telah dibeli kepada rekan-rekan lainnya agar mereka juga dapat turut berkontribusi mengurangi food loss di Indonesia.

Tak hanya itu, Belanja Patungan juga mampu menghemat uang belanja para pelanggan karena Kecipir.com menyediakan potensi cashback hingga 17% di seluruh item produk organik yang dibeli.

Dan khusus di tanggal 15-21 Maret 2021, para pelanggan Belanja Patungan juga dapat memperoleh promo cashback tambahan hingga 90% dengan memanfaatkan promo ShopeePay Super Online Deals saat menggunakan ShopeePay sebagai metode pembayaran.

baca juga

Saat ini Kecipir.com telah tersedia di area Jabodetabek. Info selengkapnya mengenai Belanja Patungan dapat dilihat di aplikasi/website Kecipir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Bahaya Terobsesi Makanan Organik, Bisa Kena Gangguan Orthorexia

Ini Bahaya Terobsesi Makanan Organik, Bisa Kena Gangguan Orthorexia

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2020 | 07:24 WIB

Sayur dan Buah Organik Laris Manis Saat Pandemi Covid-19

Sayur dan Buah Organik Laris Manis Saat Pandemi Covid-19

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:18 WIB

Tips Membeli Makanan Organik dengan Harga Murah

Tips Membeli Makanan Organik dengan Harga Murah

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 21:00 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×