Unilever Luncurkan Produk Alternatif Daging Berbahan Dasar Nabati

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 30 April 2021 | 13:26 WIB
Unilever Luncurkan Produk Alternatif Daging Berbahan Dasar Nabati
Ilustrasi daging (Unsplash/Eiliv-Sonas Aceron)

Suara.com - Selama masa pandemi Covid-19, menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat sudah menjadi sebuah pilihan yang tepat.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar daya tahan tubuh tetap kuat sehingga bisa terhindar dari virus corona penyebab sakit Covid-19.

Untuk mendapatkan makanan sehat juga bukan hal yang sulit karena sudah banyak perusahaan yang mengeluarkan produk-roduk makanan yang diklaim sehat.

Salah satunya adalah Unilever Food Solutions (UFS) yang resmi menghadirkan The Vegetarian Butcher, ragam olahan alternatif daging dari bahan-bahan nabati namun memiliki cita rasa dan tekstur yang dianggap serupa dengan daging hewani.

Melalui The Vegetarian Butcher ini, UFS berharap mampu menggerakkan sebanyak mungkin pebisnis kuliner untuk ikut mendampingi masyarakat menuju pola makan yang lebih bernutrisi dan berdampak positif terhadap kelestarian planet bumi.

"UFS melihat adanya tren pergeseran pilihan konsumen menuju ragam makanan berbasis nabati, baik di tingkat global maupun lokal. Hal ini tentunya menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus disambut baik oleh para pebisnis kuliner," kata Managing Director Unilever Food Solutions, Joy Tarigan.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya sebagai mitra para pebisnis kuliner menyediakan beragam solusi produk legendaris sekaligus inspirasi untuk mendorong kemajuan bisnis seluruh mitranya, UFS menghadirkan The Vegetarian Butcher di Indonesia.

“Inovasi ini sangat sejalan dengan aspirasi The Unilever Compass untuk menjadi perusahaan yang berlandaskan pada tujuan mulia serta terus relevan dan siap menghadapi masa depan, di mana salah satu komitmen adalah membantu masyarakat melakukan transisi menuju pola makan lebih sehat sembari mengurangi dampak lingkungan dari rantai makanan," ujarnya.

Diketahui, gerakan pergeseran pola makan plant-based memang meningkat terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

baca juga

Faktanya, survei menunjukkan 90 persen masyarakat Indonesia mulai mencoba mengonsumsi menu makanan sehat guna meningkatkan imunitas tubuh .

Jumlah orang yang lebih giat membeli sayur dan buah kini telah mencapai 62 persen , dan layanan pesan antar makanan sehat juga telah meningkat sebanyak 7,4 persen.

Selain itu, tren gaya hidup flexitarian atau pola makan yang menambah porsi makanan berbasis nabati dan mengurangi porsi protein hewani juga meningkat.

"Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan juga semakin bertumbuh khususnya di kalangan young milennials dan Generasi Z yang populasinya diperkirakan akan mendominasi penduduk dunia, termasuk Indonesia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi di Melawi Kalbar, Kasus Harian Covid-19 Naik Tiga Kali Lipat

Pandemi di Melawi Kalbar, Kasus Harian Covid-19 Naik Tiga Kali Lipat

Kalbar | Jum'at, 30 April 2021 | 11:08 WIB

Jepang Terapkan Paspor Vaksin, Bisa Menjadi Wacana Perjalanan Bermobil

Jepang Terapkan Paspor Vaksin, Bisa Menjadi Wacana Perjalanan Bermobil

Otomotif | Jum'at, 30 April 2021 | 07:27 WIB

Tambah 987 Pasien, Jumlah Kasus Corona Jakarta Capai 407.831 Orang

Tambah 987 Pasien, Jumlah Kasus Corona Jakarta Capai 407.831 Orang

News | Kamis, 29 April 2021 | 22:34 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×