Bikin Lupa Diet, Ini 5 Makanan Khas Turki yang Populer di Kalangan Wisatawan

Arendya Nariswari

Kamis, 06 Januari 2022 | 19:41 WIB
Bikin Lupa Diet, Ini 5 Makanan Khas Turki yang Populer di Kalangan Wisatawan
Kebab Istanbul (Suara/Dini Afrianti)

Suara.com - Turki dan Cappadocia beberapa waktu belakangan tengah ramai diperbincangkan setelah beberapa kali disebut oleh karakter Kinan dalam serial Layangan Putus.

Nah, ternyata tidak hanya destinasi wisatanya saja yang memiliki daya tarik tersendiri untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Faktanya, banyak makanan khas Turki nan menggugah selera yang selalu diincar oleh wisatawan ketika berkunjung ke sana.

Bisa bikin lupa diet sebentar, berikut kami himpun dari Keepo.me---Jaringan Suara.com, 5 makanan khas Turki yang hingga kekinian jadi primadona para wisatawan.

1. Dondurma

Beginilah gaya penjual es krim khas Turki (suara.com/Dinda Rachmawati)
Beginilah gaya penjual es krim khas Turki (suara.com/Dinda Rachmawati)

Mau nyobain es krim khas Turki? Cicipi saja dondurma. Pasti kamu nggak asing dengan es krim Turki ini karena memang penjualnya biasanya menjajakannya dengan cara yang unik. Panjualnya akan sedikit beratraksi untuk menarik para pelanggannya.

Walaupun ditujukan untuk anak-anak, dondurma nggak cuma disukai anak-anak. Orang dewasa juga doyan. Yang menarik dan unik dari makanan khas negara Turki tersebut adalah teksturnya yang lengket seperti permen karet.

Adapun resep makanan khas Turki ini diramu dengan salep yang terbuat dari tepung akar anggrek usia muda dan getah tumbuhan bernama mastic. Tak heran jika teksturnya berbeda dari es krim pada umumnya. Kalau kamu mau coba, makanan ini bisa ditemukan di foodtruck dan kios es krim di Turki, ya!

2. Kebab

baca juga

Siapa yang tidak tahu kebab? Makanan asli Turki yang satu ini sudah sangat mendunia. Kepopulerannya bahkan merambah Indonesia sejak belasan tahun yang lalu. Sebagai buktinya, kamu akan dengan mudah menemukan penjual kebab di pinggir jalan raya du tanah air.

Kebab sendiri adalah irisan daging kambing atau sapi yang dipanggang di tiang panggangan berputar. Daging itu kemudian digulung ke roti pita yang gurih. Dengan tambahan isian selada, tomat, bawang bombai, sambal, jamur, dan selada, kelezatannya bisa membuat nagih lagi dan lagi. Selain dimakan dengan roti pita, daging kebab juga bisa dimakan sebagai sate bersama paprika dan bawang.

3. Kofte

Cig Kofte, kuliner ekstrem dari Turki. (Pixabay/iGlobalWeb)
Cig Kofte, kuliner ekstrem dari Turki. (Pixabay/iGlobalWeb)

Kofte adalah salah satu main course yang kerap dihidangkan dalam suatu jamuan makan. Karena makanan utama, artinya kofte enak jika disajikan bersama dengan nasi alias jadi lauk pauknya.

Pada awalnya penyebarannya, makanan ini berasal dari imigran asal Turki ke Eropa Barat dan Belanda. Kuliner yang dibawa tersebut adalah kofte. Karena rasanya yang luar biasa enak, tak heran jika makanan tersebut kemudian menyebar di banyak negara lain.

Makanan khas negara Turki itu bisa dibilang adalah sejenis steak berukuran kecil seukuran perkedel. Kofte dibuat dari daging ayam, sapi, maupun kambing yang digiling dan dicampur dengan bumbu rempah yang beragam.

Resep makanan khas Turki ini adalah bisa dipanggang, direbus, maupun digoreng. Sesuaikan saja dengan selera. Sebagai sentuhan terakhir, bisa tambahkan saus, salad, serta nasi hangat supaya makin kenyang.

4. Baklava

Baklava. (Shutterstock)
Baklava. (Shutterstock)

Makanan khas Turki yang satu ini berupa roti manis. Roti lapis kacang tersebut biasanya dihidangkan dengan sirup dan madu. Jika dilihat sekilas, baklava terlihat seperti bolen pisang Indonesia.

Roti tersebut sangat cocok dimakan pada saat santai sore hari. Bisa juga dimakan untuk teman belajar dan mendengarkan lagu. Bersama dengan segelas teh khas Turki, kamu akan mendapatkan rasa lezat sekaligus ketenangan saat menikmatinya.

Menurut sejarah, Baklava sudah ada semenjak Kerajaan Ottoman. Hal itu diketahui dengan ditemukannya resep dari abad ke-14 di Tiongkok di mana saat itu baklava disebut dengan istilah gullach.

5. Turkish Delight

Pecinta makanan manis nggak boleh melewatkan camilan satu ini. Lokum atau turkish delight adalah manisan khas Turki yang dibuat dari gel pati dan gula. Mirip dengan mochi dari Indonesia. Jajanan ini kerap dibuat dengan bentuk potongan kubus atau bulat kecil dengan beragam warna. Bertabur gula bubuk, nggak perlu khawatir bakal lengket di tangan saat dimakan.

Lokum kerap diberi isian berupa kurma, kacang-kacangan seperti hazelnut, pistachio, datau walnut, dan bahan perasa seperti kayu manis, lemon, jeruk bergamot, rosewater, maupun mint. For your information, lokum tidak hanya terkenal di Turki ya. Makanan ini juga populer di Amerika Utara, Inggris, Brazil, Romanis, dan Yunani.

Turkish delight bisa menjadi buah tangan yang tak absen dibawa oleh wisatawan setiap tahunnya. Kabarnya, makanan ini telah ada semenjak 1700-an. Di Turki sendiri, makanan ini biasa dihidangkan saat berbuka puasa. Teksturnya yang unik dengan rasa legit mirip jeli buatmu nagih untuk ngemil makanan ini terus-menerus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Baru Usai Ledakan Kasus Corona, Reservasi Hotel di Jogja Malah Melonjak

Fenomena Baru Usai Ledakan Kasus Corona, Reservasi Hotel di Jogja Malah Melonjak

Bisnis | Kamis, 06 Januari 2022 | 17:46 WIB

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Utara Menurun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Utara Menurun

Sulsel | Kamis, 06 Januari 2022 | 15:32 WIB

Diserbu Wisatawan, Kampung Turis Pangandaran Panen Berkah

Diserbu Wisatawan, Kampung Turis Pangandaran Panen Berkah

Jabar | Kamis, 06 Januari 2022 | 14:41 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Diprediksi Menang 3-0 Atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diprediksi Menang 3-0 Atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

×