facebook

5 Hal Unik di Ajang 11th ASEAN Para Games 2022, Salah Satunya Aksi Berkuda Gibran Rakabuming

Vania Rossa
5 Hal Unik di Ajang 11th ASEAN Para Games 2022, Salah Satunya Aksi Berkuda Gibran Rakabuming
Atlet Para Badminton Ganda Putra di Ajang 11th ASEAN Para Games [Foto: Dok. INASPOC]

Salah satunya adalah penampilan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming yang memasuki arena Stadion Manahan dengan menunggang kuda.

Suara.com - ASEAN Para Games kembali diadakan di Solo setelah sempat digelar pada 2011 lalu. Pesta olahraga dua tahunan untuk atlet penyandang disabilitas terbesar di Asia Tenggara terakhir diadakan pada 2017 lalu di Kuala Lumpur Malaysia. Seharusnya, ajang selanjutnya berlangsung di Manila Filipina pada 2019, namun dibatalkan karena alasan pandemi Covid-19. Kemudian pada 2021 dijadwalkan di Hanoi, namun Vietnam mengundurkan diri sebagai host.

Perhelatan ASEAN Para Games selalu melibatkan ribuan atlet dan official dari negara-negara di Asia Tenggara. Begitu juga dengan 11th ASEAN Para Games kali ini yang berlangsung di Solo mulai 31 Juli hingga 6 Agustus.

Selama beberapa hari ajang bergengsi ini digelar, ada hal-hal menarik yang terjadi. Berikut 5 momen menarik di 11th ASEAN Para Games 2022, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com:

1. Aksi Berkuda Gibran Rakabuming Raka - Wali Kota Surakarta

Baca Juga: Negara Peserta ASEAN Para Games 2022 Puji Kinerja dan Fasilitas Para Panahan

memasuki arena Studio Manahan, Solo dengan menunggangi seekor kuda [Foto: Dok. INASPOC]
memasuki arena Studio Manahan, Solo dengan menunggangi seekor kuda [Foto: Dok. INASPOC]

Dalam upacara pembukaan 11th ASEAN Para Games 2022, ribuan pasang mata tertuju pada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming yang memasuki arena Stadion Manahan dengan menunggang kuda, lengkap mengenakan baju Pangeran Keprajuritan Keraton Kasunanan Solo dan dikawal oleh seorang prajurit.

Dalam pidatonya, Gibran mengucapkan terima kasih karena Solo dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN Para Games untuk kedua kalinya.

‘’Kami berharap dapat menemukan lebih banyak bakat baru, dan jadi juara dunia dari acara ini. Tekad, keberanian, dan komitmen para atlet terus menginspirasi kami untuk skala yang lebih tinggi lagi dan memenuhi tagline event ini yaitu Striving for Equality,” kata sang wali kota.

2. Mitra Pengemudi Ojol Menjadi Volunteer

Tagline Striving for Equality acara ini sejalan dengan komitmen Grab dan OVO untuk menyuarakan inklusivitas dan kesetaraan. Karena itu, Grab dan OVO mengajak mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar untuk menjadi volunteer di ajang bergengsi ini. Sebanyak 10 mitra pengemudi, di mana tiga di antaranya merupakan penyandang disabilitas, turut menyukseskan ASEAN Para Games untuk membantu mobilitas panitia selama perhelatan berlangsung.

Baca Juga: Maria Wilil: Saya Persembahkan Emas Ini untuk Ibu dan Ayah

Salah satu volunteer mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga bisa melihat saudara yang juga disabilitas membawa nama harum Indonesia.

Komentar