Bangsawan Inggris Pakai Perhiasan Mutiara saat Berkabung, Ini Alasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa

Selasa, 20 September 2022 | 15:13 WIB
Bangsawan Inggris Pakai Perhiasan Mutiara saat Berkabung, Ini Alasannya
Ilustrasi perempuan mengenakan kalung mutiara (Pixabay/Lenka Fortelna)

Suara.com - Bangsawan di Inggris, termasuk pada anggota kerajaan, kerap terlihat mengenakan perhiasan mutiara. Hal tersebut juga terlihat pada momen duka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II.

Pemakaman jenazah Ratu Elizabeth II telah dilakukan pada Senin (19/9/2022). Sang ratu dimakamkan bersama dengan mendiang suaminya, Pangeran Philip, di Kastil Windsor, London, Inggris. Upacara pemakaman tersebut tentu saja dihadiri oleh Raja Charles III serta anggota keluarga kerajaan lainnya.

Mengenang salah satu kebiasaan mendiang Ratu Elizabeth II, perempuan yang memimpin Kerajaan Inggris selama 70 tahun hingga akhir hayatnya ini selalu terlihat mengenakan untaian mutiara yang menghiasi leher atau daun telinganya.

Ilustrasi kalung mutiara (Pixabay/mdgrafik0)
Ilustrasi kalung mutiara (Pixabay/mdgrafik0)

Perhiasan mutiara rupanya memiliki makna tersendiri. Salah satunya, menurut protokol kerajaan, anggota keluarga perempuan harus memakai mutiara saat berkabung.

Melansir Times of India, pada acara makan siang di Istana Buckingham, Princess of Wales, Kate Middleton memberikan penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II. Kala itu, Kate terlihat mengenakan kalung mutiara dengan tiga untaian panjang.

Perhiasan mutiara bukan cuma dipakai Kate Middleton. Ternyata, selama masa berkabung, para wanita dari keluarga kerajaan, termasuk Megan Markle, harus mengenakan mutiara. Itulah mengapa Meghan terlihat menghiasi telinganya dengan anting mutiara yang cantik.

Sebagai istri Raja Charles III, Queen Consort Camilla pun tampak mengenakan mutiara di berbagai kesempatan setelah kematian Ratu Elizabeth II.

Lalu, apa yang membuat anggota kerajaan perempuan mesti mengenakan perhiasan mutiara pada masa berkabung? Tentu saja ada alasan yang menjelaskan mengapa mutiara menjadi pilihan penting para bangsawan.

Mutiara menjadi perhiasan berkabung karena dianggap sebagai simbol kesedihan. Tradisi ini berasal dari era Ratu Victoria.

baca juga

Setelah suaminya, Pangeran Albert, meninggal pada tahun 1861, Ratu Victoria menghindari semua warna dan mengenakan pakaian hitam selama 40 tahun. Sang Ratu kemudian melengkapi hitamnya dengan perhiasan atau mutiara. Pada abad ke-19, mutiara hadir untuk mewakili air mata dan Victoria memakainya selama sisa hidupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarian Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II dari Seniman Bandung

Tarian Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II dari Seniman Bandung

Foto | Senin, 19 September 2022 | 15:34 WIB

Berapa Biaya Persiapan Hingga Pemakanan Ratu Elizabeth II?

Berapa Biaya Persiapan Hingga Pemakanan Ratu Elizabeth II?

Lifestyle | Senin, 19 September 2022 | 15:30 WIB

Tuai Kontroversi, Pengusaha Ini Berikan Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II dengan Kostum Seksi

Tuai Kontroversi, Pengusaha Ini Berikan Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II dengan Kostum Seksi

Lifestyle | Senin, 19 September 2022 | 14:12 WIB

Terkini

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

×