Bikin Kaldu Ikan Rempah Untuk Ditambahkan Ke Dalam Masakan, Tak Hanya Lezat Tapi Juga Baik Untuk Imunitas

Dinda Rachmawati

Kamis, 25 Mei 2023 | 23:05 WIB
Bikin Kaldu Ikan Rempah Untuk Ditambahkan Ke Dalam Masakan, Tak Hanya Lezat Tapi Juga Baik Untuk Imunitas
Ilustrasi sup ikan. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selain lezat dan nikmat, hidangan berbahan dasar ikan dan rempah juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk dinikmati keluarga di rumah, sebagai menu yang baik untuk memperkuat imunitas tubuh. Menu ini sering dikenal sebagai formula ikan rempah, yang merupakan gabungan formula yang mengandung ikan laut dalam dan rempah-rempah. 

Misalnya, ikan tuna, tenggiri, mahi–mahi, kerapu, cakalang, kakap putih dan lainnya yang memiliki keistimewaan karena kaya akam protein dan peptida (protein sederhana) yang mampu membuat virus tidak mampu berkembang biak.

Selain itu, ikan laut juga kaya akan kandungan asam lemak esensial omega 3 dan omega 6, vitamin D, protein khususnya bioaktif peptida, hingga asam amino antara lain asam amino glutamat dan asam amino glutamin.

Sedangkan rempah-rempah kaya minyak atsiri yang memiliki ragam manfaat diantaranya adalah anti peradangan dan juga kaya antioksidan sinergis. Oleh sebab itu, formula ikan rempah yang diperkaya dengan cadangan Glutamat dan Glutamin dari MSG sangat tepat menjadi teman kuliner untuk memperkuat imunitas atau kekebalan tubuh.

Formula ini terdiri dari kaldu ikan kaya rempah dan pekatan ikan kaya rempah. Untuk membuat kaldu ikan kaya rempah, Anda hanya perlu menyiapkan bahan berupa daging ikan dan sedikit campuran tulang. Pertama, rendam semuanya di perasaan air jeruk nipis untuk mengurangi bau amis. Lalu, cuci bersih kembali.

Inspirasi Menu Sahur dan Berbuka Ikan Laut Rempah: Sup Ikan (Dok Istimewa)
Inspirasi Menu Sahur dan Berbuka Ikan Laut Rempah: Sup Ikan (Dok Istimewa)

Selanjutnya, sayur-sayuran khas kaldu seperti bawang bombay, wortel dan seledri diiris tipis-tipis beserta rempah utama yang terdiri dari jahe, sereh, kayumanis, kapulaga dan cengkeh.

Kemudian semuanya direbus dan dimasak di suhu di bawah 100 derajat celsius atau simmering selama 30 menit. Hal ini agar zat gizinya tidak hilang dan kandungan kolagen dari tulang terekstrak sehingga memperkaya rasa dan nilai gizinya.

Sementara untuk pekatan ikan kaya rempah dibuat dari daging, tulang, dan bagian kepala yang bersih bisa dihidrolisis dengan enzim bromelin dari nanas muda agar terpecah menjadi asam amino. Kemudian saring dan ditambah garam yang bisa menjadi pengawet alami dan MSG sebagai tambahan sumber asam Glutamat dan Glutamin.

"Pekatan ini dalam dunia pangan dikenal sebagai protein hidrolisat ikan dan menjadi bahan dasar pembuatan kecap asin, kecap manis, saus tiram, saus masak lainnya," ujar Endang S. Sunaryo, Pengamat Gizi dan Pangan berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

baca juga

Kedua jenis produk ini mudah ditambahkan langsung dalam kuliner sup atau menu harian lainnya.

Secara alami, asam glutamat ditemukan dalam 10-25% dari semua protein dalam makanan. Monosodium glutamat alami bisa ditemukan di hampir semua bahan dasar makanan, terutama makanan berprotein tinggi seperti keju, daging, ikan, seafood bahkan jamur dan beberapa sayuran seperti tomat dan rumput laut.

“Glutamat dan Glutamin ibarat saudara karena dalam tubuh Glutamat langsung dapat diubah menjadi Glutamin dan asam amino lainnya yang dibutuhkan. Selain itu sebagai asam Glutamat jumlahnya dominan yaitu lebih dari 60 % dalam tubuh manusia dan juga di dalam otak manusia," jelasnya lagi.

Ilustrasi ikan bawal (freepik.com/tinolima)
Ilustrasi ikan bawal (freepik.com/tinolima)

Cara pembuatan formula ikan rempah.

1. Kaldu kaya rempah

Bahan:

- 2 liter air putih

- ½ kg ikan dan ½ kg fillet ayam (atau 1 kg ikan jika tidak ingin menggunakan ayam)

- Tulang dan bagian kepala ikan yang sudah dibersihkan (jika menggunakan ikan)

- 100 gram bawang bombay, 50 gram wortel, dan 25 gram seledri (diiris dan dicuci bersih)

- Jahe, sereh, kayumanis, kapulaga, dan cengkeh (dibungkus kain kasa atau linen atau menggunakan bubuk yang telah dihaluskan)

- Sedikit garam (2%) dan MSG (10%)

Cara membuat:

1. Masukkan semua bahan ke dalam panci atau slow cooker, dan masak dengan api kecil selama 30 menit jika hanya menggunakan ikan, atau 1-2 jam jika menggunakan ayam.

2. Setelah itu, pisahkan kaldu dan simpan di lemari es untuk penyajian kapan saja.

3. Jika ingin membuat kaldu campuran, campurkan formula kaldu 1:1 sebelum menyimpannya.

2. Formula pekatan ikan kaya rempah

Bahan baku:

- 1 kg ikan laut dalam (manyung, mahi-mahi, bawal, kakap putih, dll), tanpa isi perut dan bagian kepala yang tidak layak, dikukus selama 10 menit untuk membunuh mikroba

- 5% berat bersih nanas muda

- Air secukupnya

- Rempah utama terdiri dari tepung jahe, tepung sereh, tepung kayu manis, tepung kapulaga dan tepung cengkeh. Jika tidak tersedia tepung rempah, dapat menggunakan bahan basah yang diiris tipis lalu dibungkus dengan kain kasa untuk dicelupkan dan dimasak bersama pekatan ikan

- Garam secukupnya (5%) dan MSG (10 %)

Cara membuat:

1. Haluskan ikan dan nanas dengan blender atau food chopper sampai lembut seperti adonan bakso. Air dapat ditambahkan agar ikan mudah diblender.

2. Panaskan pekatan ikan yang sudah dihaluskan diatas panci atau wadah berisi air panas, lalu atur api kecil supaya media air bersuhu 50-55 derajat Celsius. Aduk pekatan agar tidak hangus. Jika sudah melarut sempurna, didihkan selama 10 menit dan dinginkan segera dengan perendaman panci berisi pekatan ikan dalam air dingin. Saring agar tidak bercampur tulang kasar.

3. Timbang berat pekatan ikan dan tambahkan rempah utama. Jika tidak tersedia, gunakan bahan basah yang diiris tipis dan dibungkus dengan kain kasa untuk dicelupkan dan dimasak sampai mendidih bersama pekatan ikan, garam, dan MSG.

4. Dinginkan sebelum disimpan dalam wadah tertutup di dalam lemari es. Siap digunakan untuk memasak aneka kuliner atau dibuat seasoning seperti kecap, saus tiram, dll. Aneka hidangan sup dan menu ikan kaya rempah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Ayam Bakar Taliwang Khas Lombok yang Paling Lezat dan Maknyus, Aromanya sangat Menggoda Banget

Resep Ayam Bakar Taliwang Khas Lombok yang Paling Lezat dan Maknyus, Aromanya sangat Menggoda Banget

Pekanbaru | Kamis, 25 Mei 2023 | 16:19 WIB

Nggak Kalah dari MSG, 7 Bahan Alami Ini Bisa Bikin Makanan Jadi Sedap

Nggak Kalah dari MSG, 7 Bahan Alami Ini Bisa Bikin Makanan Jadi Sedap

Your Say | Kamis, 25 Mei 2023 | 16:20 WIB

Cara Membuat Cireng ala Devina Hermawan, Simak Resepnya Dijamin Kriuk

Cara Membuat Cireng ala Devina Hermawan, Simak Resepnya Dijamin Kriuk

Pekanbaru | Kamis, 25 Mei 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×