Kualitas Udara Terburuk di Dunia, Viral Video Langit Jakarta Diselimuti Kabut Polusi Bikin Merinding

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Rabu, 14 Juni 2023 | 08:21 WIB
Kualitas Udara Terburuk di Dunia, Viral Video Langit Jakarta Diselimuti Kabut Polusi Bikin Merinding
Ilustrasi Polusi Kendaraan Bermotor (Unsplash)

Suara.com - DKI Jakarta sempat dinobatkan sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Dilansir dari IQAir, pencemaran udara di Jakarta mencapai angka 167 pada Minggu (11/6/2023).

Angka tersebut masuk ke dalam kategori tidak sehat. Tingkat polusi ini diperkirakan tidak sehat untuk kompok sensitid selama satu pekan.

Jakarta tercatat menempati urutan nomor satu sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Sedangkan di posisi kedua diduduki oleh Tel Aviv, Israel, selanjutnya Dubai, dan kemudian Wuhan.

Akun Instagram pandemictalks berbagi video yang menunjukkan kondisi langit Jakarta yang diselimuti polusi. Video itu diambil pada pukul 11.00 WIB, Senin (13/3/2023), dari Instastory akun Detinisagitari.

"Terlalu sadis, sampai parahnya begini langit Jakarta literally benar-benar ketutup asap polusi. Dan ini udah 2 minggu lebih separah ini," tulis akun tersebut pada caption unggahannya.

Video yang direkam dari ketinggian itu menunjukkan langit Jakarta yang tampak tertutup kabut. Padahal, di pukul 11 siang, umumnya matahari sudah bersinar cukup terik.

"Ayo, pakai masker, anak-anak dan kelompok rentan usahakan di rumah saja dulu kecuali untuk aktivitas-aktivitas esensial," imbau akun Instagram tersebut.

Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi video tersebut.

"Makanya rakyat juga belajar beralih ke transport non mesin lah (tidak harus dari pemerintah kok, bisa dimulai diri sendiri). Mikir untuk masa depan anak anak kita sebagai penerus pada ispa semua nanti," komentar seorang warganet.

baca juga

Warganet lain ikut berkomentar. "Tetap pakai maskernya. Abaikan yang bilang, 'Udah nggak musim covid.' Emang masker cuma untuk musim covid aja? Take care guys," ujar warganet ini.

"Coba sehari aja dalam 5 hari kerja Jakarta wajib WFH, udah ngebantu banget. Masalahnya perusahaan-perusahaannya yang nggak dukung," tulis warganet lain di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Rabu (14/6/2023), unggahan ini sudah disukai oleh lebih dari 5 ribu akun di Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heru Budi Dirujak Netizen karena Kelakarnya Saat Ditanya Polusi di Jakarta; Pentingnya Punya Empati, Pak

Heru Budi Dirujak Netizen karena Kelakarnya Saat Ditanya Polusi di Jakarta; Pentingnya Punya Empati, Pak

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 16:29 WIB

Bak Kabut di Siang Hari, Viral Penampakan Polusi Udara Kepung Jakarta

Bak Kabut di Siang Hari, Viral Penampakan Polusi Udara Kepung Jakarta

Mamagini | Selasa, 13 Juni 2023 | 16:18 WIB

Ditanya Solusi Atasi Polusi Udara di Jakarta, Heru Budi: Saya Tiup Saja

Ditanya Solusi Atasi Polusi Udara di Jakarta, Heru Budi: Saya Tiup Saja

Mamagini | Senin, 12 Juni 2023 | 22:25 WIB

Terkini

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:15 WIB

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

×