Perbedaan Nawacita Jokowi vs Astacita Prabowo

Farah Nabilla

Minggu, 20 Oktober 2024 | 10:52 WIB
Perbedaan Nawacita Jokowi vs Astacita Prabowo
Prabowo dan Jokowi. [Instagram]

Suara.com - Sejak masa kampanye, presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka telah menyuarakan program kerja yang disebut Astacita.

Nama program ini cukup banyak mencuri perhatian lantaran Astacita terdengar hampir mirip dengan Nawacita milik Jokowi. Namun, di sisi lain hal ini juga tidak mengherankan lantaran pasangan ini akan mengedepankan keberlanjutan program-program Jokowi.

Lantas, apa yang membuat Astacita berbeda dari Nawacita? Simak uraian berikut untuk lebih memahaminya.

Astacita Prabowo

Prabowo Subianto pertama kali menyampaikan Astacita ketika mendaftarkan diri sebagai calon presiden ke KPU pada 25 Oktober 2023 lalu. Astacita sendiri sebenarnya merupakan misi dari visi “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Berikut adalah isi Asta Cita yang disusun oleh Prabowo dan timnya.

1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mengembangkan industri kreatif, mendorong kewirausahaan, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

baca juga

4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), teknologi,  sains, pendidikan,  kesetaraan gender, kesehatan, prestasi olahraga, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

6. Membangun dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur

Nawacita Jokowi

Selama 10 tahun menjabat sebagai presiden Republik Indonesia, Jokowi menggunakan NawacIta atau sembilan agenda sebagai pedomannya.

Berikut adalah isi Nawa Cita Jokowi yang ia pakai mendaftar sebagai presiden di tahun 2014 bersama Jusuf Kalla dan dilanjutkan ketika bersama Ma’ruf Amin.

1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberi rasa aman ke seluruh warga negara, melalui politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya serta pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.

2. Membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, demokratis, efektif, serta terpercaya, dengan memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan.

3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

4. Menolak negara yang lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, serta terpercaya.

5. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program “Indonesia Pintar”; serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat pada tahun 2019.

6. Meningkatkan produktivitas rakyat serta daya saing di pasar internasional supaya bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

8. Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.

9. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antar warga.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREAKING NEWS: Prabowo-Gibran Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029

BREAKING NEWS: Prabowo-Gibran Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 10:46 WIB

Mantan Istri Senang Betul Prabowo jadi Presiden, Titiek Soeharto Pamer Lenggak-lenggok di Kertanegara

Mantan Istri Senang Betul Prabowo jadi Presiden, Titiek Soeharto Pamer Lenggak-lenggok di Kertanegara

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 10:33 WIB

Diplomatis Tapi Estetik? 7 Gaya Kepemimpinan Prabowo Jika Dilihat dari Zodiak Libra

Diplomatis Tapi Estetik? 7 Gaya Kepemimpinan Prabowo Jika Dilihat dari Zodiak Libra

Lifestyle | Minggu, 20 Oktober 2024 | 10:29 WIB

Ngaku Tetap Kritik Prabowo-Gibran, PDIP: Kami Akan Mendukung Tanpa Receive Sepenuh Hati

Ngaku Tetap Kritik Prabowo-Gibran, PDIP: Kami Akan Mendukung Tanpa Receive Sepenuh Hati

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 10:20 WIB

Mantan Istri Semringah! Titiek Soeharto Tebar Senyum di MPR Jelang Prabowo Dilantik jadi Presiden

Mantan Istri Semringah! Titiek Soeharto Tebar Senyum di MPR Jelang Prabowo Dilantik jadi Presiden

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 10:10 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×