Ajak Gen Z Bertanggung Jawab dengan Sampah Produk Kecantikan: Ini 5 Tips yang Bisa Dilakukan Untuk Menjaga Lingkungan

Farah Nabilla, Dinda Rachmawati

Sabtu, 30 November 2024 | 12:26 WIB
Ajak Gen Z Bertanggung Jawab dengan Sampah Produk Kecantikan: Ini 5 Tips yang Bisa Dilakukan Untuk Menjaga Lingkungan
Ilustrasi sampah kosmetik. (Freepik)

Suara.com - Peningkatan penggunaan produk kecantikan di kalangan Gen Z, termasuk skincare dan makeup, berbanding lurus dengan meningkatnya sampah kemasan yang dihasilkan. 

Hal tersebut menjadi salah satu masalah lingkungan yang perlu perhatian lebih. Apalagi, menurut laporan Cosmetic Packaging Market - Growth, Trends and Forecasts (2020-2025), hampir 50% kemasan produk kosmetik terbuat dari plastik.

Angka ini mencerminkan skala masalah yang dihadapi, mengingat bahwa produk kosmetik digunakan oleh jutaan orang setiap harinya. Untuk menghadapi hal tersebut, program inspiratif Circle of Beauty 3.0. Dengan tema “Self-Care Starts with Waste Care” yang diinisiasi oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) kembali hadir.

"Kegiatan ini bertujuan mengedukasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah produk perawatan diri (personal care) sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan," jelas Chrysanthi Tarigan, Head of Corporate Communications Chandra Asri Group pada Kamis (28/11) di Jakarta. 

Acara ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mendalami keterampilan seputar kecantikan sembari belajar memilah sampah dari produk-produk kecantikan mereka.

Inisiatif ini, lanjut dia juga ditujukan bagi mereka yang memiliki passion di bidang kecantikan, mulai dari skincare, makeup, hingga personal care dengan memberikan edukasi tentang bagaimana memaksimalkan penggunaan produk kecantikan, sekaligus memilah sampah kemasan produk dengan benar.

"Kebiasaan kecil ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk membiasakan diri memilah sampah di rumah agar dapat didaur ulang kembali,” ujar Chrysanthi.

5 Tips Merawat Diri Sambil Merawat Lingkungan

Chrysanthi Tarigan, Head of Corporate Communications Chandra Asri Group menjelaskan soal memahami lima langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

baca juga

Langkah-langkah ini, kata dia dapat mendukung kelestarian lingkungan dalam rutinitas kita menggunakan produk-produk personal care.

"How to extend, how to expand, how to promote the life cycle of the products. Jadi produk ini engga berarti jadi sampah, tapi juga bisa jadi yang lain dengan tiga konsep," ucap Idham Padmaya Mahatma, Representatif of Circular Economy & Partnership Chandra Asri Group.

Ketiga konsep tersebut yang pertama yaitu correction, memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam pengelolaan sampah.

Kedua, reproccesing setelah dipilah kemudian di proses atau dikelola secara terpisah. Ketiga yaitu pre-marketing dengan menyimpan sampah tersebut ke bank sampah. Berikut adalah tips yang dapat kita lakukan.

1. Pilah Sampah Personal Care Sebelum Dibuang

Memilah sampah produk perawatan pribadi (personal care) sebelum dibuang adalah langkah kecil yang berdampak besar. Dengan memilah, akan memudahkan proses pengelolaan sampah dan memastikan sampah dapat didaur ulang dengan benar. Langkah ini juga menjadi titik awal penting dalam mewujudkan ekonomi sirkular, di mana sampah diolah kembali menjadi sumber daya yang bermanfaat.

2. Beralih ke Produk Bebas Sampah

Pilih produk perawatan pribadi (personal care) yang dapat diisi ulang (refill) atau buat sendiri produk harian tersebut seperti sabun dan sampo. Langkah ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih hemat biaya.

3. Gunakan Kembali Kemasan Kosong

Manfaatkan kembali kemasan produk perawatan diri (personal care) bekas pakai (empties), misalnya mengisi ulang botol parfum dengan minyak esensial untuk pengharum ruangan, atau menggunakan wadah bedak kosong untuk menyimpan aksesoris kecil.

4. Jual Ulang Produk yang Tidak Terpakai

Jangan terburu-buru membuang produk perawatan diri (personal care) yang tidak cocok di kulit. Kini kita dapat menjual kembali barang yang tidak kita gunakan melalui platform barang bekas untuk membantu beban lingkungan akan sampah sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain. Dengan cara ini, kita tidak hanya mendukung keberlanjutan tetapi juga memperoleh nilai tambah dari produk yang tidak terpakai.

5. Masukkan Kemasan Kosong ke Kotak Koleksi Daur Ulang (Recycling Collection Boxes)

Saat ini, semakin banyak produsen produk perawatan diri (personal care) yang menyediakan Collection Boxes sebagai solusi pengelolaan kemasan produk kecantikan pasca pakai. Sebelum memasukkan kemasan ke dalam kotak koleksi yang disediakan, pastikan kemasan tersebut benar-benar kosong.

"Dengan langkah sederhana ini, kita turut mendukung proses recycling dan upcycling yang dilakukan oleh provider pengelola sampah, sehingga sampah dapat ditangani dengan lebih bijak dan ramah lingkungan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Muda dan Peran Pentingnya dalam Melawan Krisis Iklim, Jangan Anggap Remeh!

Perempuan Muda dan Peran Pentingnya dalam Melawan Krisis Iklim, Jangan Anggap Remeh!

Lifestyle | Sabtu, 30 November 2024 | 11:33 WIB

Hadapi Rendahnya Minat Beli Gen Z, Cemara Trashion Lakukan Ini agar Terus Eksis

Hadapi Rendahnya Minat Beli Gen Z, Cemara Trashion Lakukan Ini agar Terus Eksis

Your Say | Jum'at, 29 November 2024 | 16:24 WIB

Peduli Lingkungan: Tanggung Jawab Bersama Melalui Gotong Royong

Peduli Lingkungan: Tanggung Jawab Bersama Melalui Gotong Royong

Your Say | Kamis, 28 November 2024 | 12:13 WIB

Terkini

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:50 WIB

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Bali | Jum'at, 25 September 2026 | 17:39 WIB

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 17:36 WIB

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 17:33 WIB

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:31 WIB

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Jogja | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

×