Sejarah Cemara Jadi Pohon Natal dan Tradisi Umat Kristen Sedunia, Benarkah dari Mesir?

Rifan Aditya

Selasa, 24 Desember 2024 | 08:17 WIB
Sejarah Cemara Jadi Pohon Natal dan Tradisi Umat Kristen Sedunia, Benarkah dari Mesir?
Ilustrasi Pohon Natal - Sejarah Cemara Jadi Pohon Natal (Unsplash)

Suara.com - Perayaan Natal di seluruh dunia selalu identik dengan keberadaan pohon Natal. Adapun jenis pohon yang paling banyak digunakan ketika perayaan Natal adalah cemara. Namun, taukah kamu sejarah cemara jadi pohon Natal?

Pohon cemara itu biasanya dihiasi dengan berbagai ornamen dan pernak-pernik seperti bola warna-warni, lonceng, bintang, pita, serta lampu. Tradisi dan sejarah penggunaan pohon cemara menjadi pohon Natal sebenarnya sudah berlangsung sejak berabad-abad lamanya.

Kini, umat Kristiani menempatkan pohon Natal di dalam rumah untuk menciptakan suasana yang berbeda atau khas. Sayangnya, tidak semua umat Kristiani yang menggunakan pohon cemara saat Natal tahu sejarah serta makna sesungguhnya.

Sejarah Cemara Jadi Pohon Natal

Asal usul pohon Natal sendiri bermula dari penggunaan simbolis pohon cemara. Tradisi ini banyak dilakukan oleh masyarakat Mesir Kuno, Yunani Kuno, hingga Romawi Kuno.

Berdasarkan sejarahnya, pemilihan pohon cemara disebabkan karena pohon itu tetap hijau sepanjang tahun. Bahkan saat disimpan di dalam rumah, akan mengeluarkan bau khas yang mengharumkan ruangan.

Pohon cemara memiliki arti khusus bagi orang-orang di negara empat musim khususnya saat musim dingin. Di negara-negara Eropa, pohon cemara diyakini dapat menjauhkan keluarga dari penyihir, roh jahat, penyakit, hingga hantu.

Sementara dalam budaya lain, pohon cemara digunakan sebagai simbol kehidupan kekal dan kesuburan.  Sedangkan pohon jenis lain yang hanya hidup di musim tertentu dinilai hanya akan mengingatkan manusia pada siklus hidup dan kematian.

Negara Pertama

Diketahui negara yang pertama kali memeriahkan Hari Natal dengan pohon cemara adalah Jerman tepatnya pada abad-ke-16. Kemudian, tradisi pohon Natal ini mulai berkembang sampai pertengahan tahun 1800-an. Hingga pada akhirnya tradisi ini mulai melekat di seluruh negara Eropa dan Amerika.

Selain memakai pohon cemara, beberapa ummat Kristiani juga memilih membangun piramida Natal yang terbuat dari kayu lalu menghiasinya dengan pepohonan hijau serta lilin di sekelilingnya.

baca juga

Adapun orang yang pertama kali menambahkan ornamen-ornamen lilin sebagai dekorasi pohon Natal adalah Martin Luther. Kebiasaan ini ia lakukan, usai melihat pantulan kerlap-kerlip bintang di langit di antara pepohonan.

Sejak saat itu, tradisi pohon Natal kian menyebar. Sampai-sampai masyarakat Inggris mulai menggunakan pohon Natal saat momen Ratu Victoria menikah dengan Pangeran Albert dari Jerman.

Makna Pohon Natal

Pohon Natal Labubu Milik Lisa BLACKPINK di Rumah Keluarganya di Thailand (Instagram)
Pohon Natal Labubu Milik Lisa BLACKPINK di Rumah Keluarganya di Thailand (Instagram)

Bagi umat Kristen, Pohon Natal dijadikan sebagai simbol harapan yang selalu dipajang untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus. Melansir dari situs ABC.net.au, bangsa Romawi menggunakan pepohonan untuk menghiasi kuil-kuil mereka pada festival Saturnalia.

Sementara itu, orang Mesir kuno memanfaatkan pohon palem hijau sebagai bagian dari proses pemujaan mereka pada Dewa Ra.

"Gagasan membawa pohon cemara ke dalam rumah melambangkan kesuburan dan kehidupan baru dalam kegelapan musim dingin, yang lebih merupakan tema pagan," ungkap Dr Dominique Wilson dari University of Sydney.

"Di situlah juga ide holly dan ivy dan mistletoe berasal karena mereka adalah beberapa tanaman berbunga di musim dingin sehingga mereka memiliki makna khusus. Jadi ide membawa pepohonan hijau ke rumah dimulai di sana dan akhirnya berevolusi menjadi pohon Natal," pungkasnya.

Itulah sejarah cemara jadi pohon Natal yang perlu dipahami agar perayaan Natal semakin bermakna dan istimrewa. Selamat merayakan Natal bagi umat Kristen di seluruh dunia!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Kehabisan! Ini Tips Aman Beli Tiket Kereta Api untuk Natal dan Tahun Baru

Hindari Kehabisan! Ini Tips Aman Beli Tiket Kereta Api untuk Natal dan Tahun Baru

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 07:05 WIB

Hukum Mengucapkan Selamat Natal Menurut Para Pendakwah: Gus Miftah dan UAS Beda Pandangan

Hukum Mengucapkan Selamat Natal Menurut Para Pendakwah: Gus Miftah dan UAS Beda Pandangan

Lifestyle | Senin, 23 Desember 2024 | 18:39 WIB

Daftar 4 Kue Khas Perayaan Natal, Jadi Tradisi di Berbagai Negara!

Daftar 4 Kue Khas Perayaan Natal, Jadi Tradisi di Berbagai Negara!

Lifestyle | Senin, 23 Desember 2024 | 20:15 WIB

Bolehkah Umat Islam Menerima Hadiah Natal? Begini Aturannya Menurut Agama

Bolehkah Umat Islam Menerima Hadiah Natal? Begini Aturannya Menurut Agama

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2024 | 08:00 WIB

40 Daftar Nama Anak Tema Natal untuk Perempuan dan Laki-laki Beserta Artinya

40 Daftar Nama Anak Tema Natal untuk Perempuan dan Laki-laki Beserta Artinya

Lifestyle | Senin, 23 Desember 2024 | 17:20 WIB

Daftar Gereja Ikonik Dunia Penuh Sejarah, Rayakan Natal 2024 dengan Damai!

Daftar Gereja Ikonik Dunia Penuh Sejarah, Rayakan Natal 2024 dengan Damai!

Lifestyle | Senin, 23 Desember 2024 | 16:12 WIB

Terkini

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:53 WIB

×