Mengenal Wisata Tidur yang Lagi Tren, Cara Baru Nikmati Liburan tanpa Takut Lelah!

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 30 April 2025 | 18:07 WIB
Mengenal Wisata Tidur yang Lagi Tren, Cara Baru Nikmati Liburan tanpa Takut Lelah!
Banyak orang yang memilih untuk memperbanyak kegiatan saat liburan dibanding menikmati waktu istirahat.

Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, banyak aspek kehidupan yang berubah termasuk dengan dunia pariwisata. Jika dulu banyak orang yang ingin berlibur karena berburu destinasi baru, tren wisata belakangan justru berubah sebaliknya.

Beberapa orang lebih memilih untuk menjalani liburan yang tidak menguras tenaga mereka. Salah satu alternatif yang mulai populer dan menarik perhatian orang belakangan ini adalah sleep tourism alias wisata tidur.

Meski diberi nama wisata tidur, program liburan yang satu ini tidak cuma tidur-tiduran, lho. Lantas, apa saja yang dilakukan selama menjalani wisata tidur? Yuk, sama-sama cari tahu.

Mengenal Apa Itu Wisata Tidur

ilustrasi tidur (Freepik.com/diana.grytsku)
ilustrasi wisata tidur (Freepik.com/diana.grytsku)

Berdasarkan keterangan yang dirangkum dari laman National Geographic dan Hindustan Times, sleep tourism alias wisata tidur merupakan jenis liburan yang mengutamakan peningkatan kualitas tidur sebagai tujuan perjalanan.

Dalam tren ini, hotel dan resort di berbagai lokasi menyediakan fasilitas dan layanan yang dirancang khusus untuk membantu tamu mendapatkan tidur yang lebih baik dan menyegarkan.

Wisata tidur mulai menarik perhatian publik sejak pandemi. Di mana kala itu banyak orang yang mengalami gangguan tidur akibat kecemasan, stres, serta gaya hidup yang berubah drastis.

Hal itu dibuktikan oleh hasil survei yang dilakukan pada tahun 2021. Survei tersebut menunjukkan sebanyak lebih dari 70 persen responden mengalami gangguan tidur selama pandemi. Situasi ini turut meningkatkan kesadaran akan betapa pentingnya tidur berkualitas untuk kesehatan mental dan fisik.

Tren ini kemudian berkembang lebih pesat di era pascapandemi, ketika wisatawan tidak hanya mencari pelarian dari rutinitas, tetapi juga banyak dari mereka justru sengaja mencari ketenangan termasuk dengan tidur. Sleep tourism pun menjadi incaran para pelancong yang menginginkan perjalanan yang memprioritaskan kesehatan dan keseimbangan hidup.

Beberapa hotel dan resor di berbagai negara telah mengadopsi konsep sleep tourism sebagai bagian dari layanan premium mereka seperti Zedwell Hotel, London. Hotel ini dirancang khusus untuk mendukung tidur yang berkualitas.

Semua kamar di Zedwell bebas dari gangguan suara, cahaya berlebih, dan teknologi digital seperti televisi. Tempat tidur orthopedic dan sistem ventilasi udara bersih menambah kenyamanan untuk tidur optimal.

Selain itu, salah satu perusahaan grup hotel dan resor besar, Six Senses Hotels and Resorts yang berada di beberapa lokasi bahkan menawarkan program wellness sleep dengan berbagai fasilitas seperti konsultasi dengan sleep coach, yoga, pijat relaksasi, hingga makanan sehat yang mendukung ritme jam biologis tubuh.

Sleep tourism menawarkan sejumlah manfaat yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga memberi dampak positif jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan seseorang.

Manfaat Wisata Tidur

Adapun beberapa manfaat utama dari sleep tourism ini adalah sebagai berikut :

  1. Peningkatan kualitas tidur dengan fasilitas dan lingkungan yang mendukung, setiap pelancong dapat merasakan deep sleep atau tidur lebih dalam dan berkualitas untuk membantu proses regenerasi tubuh.
  2. Mengurangi stres dan kecemasan, dengan lingkungan yang tenang, bebas gangguan digital, serta layanan seperti aromaterapi dan pijat relaksasi dapat membantu menurunkan tingkat stres.
  3. Meningkatkan produktivitas dan energi karena tidur berkualitas berdampak besar pada peningkatan energi, fokus, dan produktivitas setelah kembali dari perjalanan.
  4. Meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat. Banyak wisatawan sleep tourism yang pulang dengan kebiasaan baru yang lebih sehat, seperti rutinitas tidur yang lebih teratur dan kesadaran akan pentingnya lingkungan tidur yang mendukung.

Sleep tourism bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari transformasi industri pariwisata menuju pendekatan yang lebih berkelanjutan dan berfokus pada kesejahteraan. Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan tidur berkualitas, semakin banyak hotel dan resor di seluruh dunia yang berinovasi dalam menawarkan pengalaman tidur yang optimal.

Bagi para pelancong modern yang mencari ketenangan, pemulihan, dan keseimbangan hidup, sleep tourism bisa menjadi pilihan liburan yang sangat bermanfaat terlebih lagi bagi mereka yang memang mengalami gangguan tidur sejak beberapa waktu terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desa Wisata Pentingsari, Pariwisata Edukasi untuk Mempelajari Budaya Jawa

Desa Wisata Pentingsari, Pariwisata Edukasi untuk Mempelajari Budaya Jawa

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 13:29 WIB

Tandem Paralayang: Serunya Menikmati Indahnya Kota Batu di Atas Awan!

Tandem Paralayang: Serunya Menikmati Indahnya Kota Batu di Atas Awan!

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 13:25 WIB

Desa Wisata Grogol, Tempat Menarik untuk Mempelajari Kebudayaan Khas Jawa

Desa Wisata Grogol, Tempat Menarik untuk Mempelajari Kebudayaan Khas Jawa

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 09:35 WIB

Terkini

Menjaga Nostalgia Hogwarts Tetap Hidup Lewat Indo Harry Potter

Menjaga Nostalgia Hogwarts Tetap Hidup Lewat Indo Harry Potter

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:30 WIB

5 Serum Foundation Biar Wajah Flawless dan Tetap Sehat

5 Serum Foundation Biar Wajah Flawless dan Tetap Sehat

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Zodiak yang Hidupnya Diprediksi Membaik setelah 18 Mei 2026

3 Zodiak yang Hidupnya Diprediksi Membaik setelah 18 Mei 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:49 WIB

Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam

Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman

Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Kapan Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2026 ? Simak Jadwal dan Cara Ceknya

Kapan Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2026 ? Simak Jadwal dan Cara Ceknya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

5 Maskara Anti Badai yang Bikin Bulu Mata Panjang Seharian

5 Maskara Anti Badai yang Bikin Bulu Mata Panjang Seharian

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:21 WIB

Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:50 WIB

4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit

4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:26 WIB

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:23 WIB