Mengenal Sindrom Patah Hati, Begini Cara Pemulihannya

Riki Chandra

Sabtu, 06 September 2025 | 17:40 WIB
Mengenal Sindrom Patah Hati, Begini Cara Pemulihannya
Cek kesehatan. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Suara.com - Sindrom patah hati melemahkan jantung akibat stres, meningkatkan risiko kematian. CBT dan olahraga membantu pemulihan.

  • Studi pada 76 pasien menunjukkan CBT dan latihan fisik meningkatkan energi jantung dan kebugaran dibanding perawatan rutin.

  • Sindrom takotsubo berdampak jangka panjang pada jantung, namun terapi psikologis dan olahraga dapat membantu pemulihan.

Sindrom patah hati, atau kardiomiopati takotsubo, menjadi perhatian serius dalam dunia medis karena menyebabkan otot jantung melemah secara mendadak dan berubah bentuk.

Kondisi ini biasanya muncul akibat stres emosional atau fisik berat, termasuk kehilangan orang tercinta, seperti dilaporkan The Guardian pada 30 Agustus 2025.

Pasien sindrom patah hati sering mengalami gejala mirip serangan jantung dan berisiko dua kali lebih tinggi meninggal dini dibanding populasi umum.

Dr. Sonya Babu-Narayan, direktur klinis British Heart Foundation, menyatakan, "Sindrom takotsubo dapat menjadi kondisi menghancurkan yang memengaruhi Anda saat sangat rentan jika dipicu peristiwa besar dalam hidup."

Meski belum ada obat spesifik untuk kardiomiopati takotsubo, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi terapi perilaku kognitif dan program olahraga pemulihan jantung efektif membantu pasien.

Program olahraga mencakup berenang, bersepeda, dan aerobik yang terbukti mendukung pemulihan fungsi jantung.

Dr. David Gamble, dosen klinis kardiologi University of Aberdeen, menekankan efek jangka panjang sindrom patah hati.

"Pasien dapat terpengaruh sepanjang hidup, dengan kesehatan jantung jangka panjang setara penyintas serangan jantung," ujarnya di kongres European Society of Cardiology di Madrid.

Studi ini melibatkan 76 pasien dengan kardiomiopati takotsubo, 91 persen perempuan, rata-rata usia 66 tahun. Peserta dibagi acak menjalani CBT, program olahraga, atau perawatan standar, sambil tetap menerima pengobatan jantung rutin.

Kelompok CBT mengikuti 12 sesi mingguan dan dukungan harian bila diperlukan. Kelompok olahraga menjalani program 12 minggu mencakup treadmill, sepeda statis, aerobik, dan berenang, dengan intensitas meningkat setiap minggu. Peneliti memanfaatkan spektroskopi resonansi magnetik 31P untuk mempelajari produksi, penyimpanan, dan penggunaan energi jantung.

Hasil menunjukkan peningkatan signifikan bahan bakar jantung pada pasien CBT dan olahraga, tidak terlihat pada perawatan rutin. Jarak rata-rata berjalan enam menit naik: CBT 402m ke 458m, olahraga 457m ke 528m. VO2 max meningkat 15 persen pada CBT dan 18 persen pada olahraga, menunjukkan perbaikan kebugaran dan fungsi jantung.

"Program latihan fisik membantu pasien, tapi menarik bahwa terapi perilaku kognitif juga meningkatkan fungsi jantung dan kebugaran pasien," kata Dr. Sonya Babu-Narayan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menilai efek jangka panjang pada gejala dan kelangsungan hidup sindrom patah hati. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Realita Perpisahan dalam Lagu Rutinitas yang Nggak Cuma Bikin Patah Hati

Realita Perpisahan dalam Lagu Rutinitas yang Nggak Cuma Bikin Patah Hati

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 17:00 WIB

Patah: Ketika Kenangan Menjadi Rumah bagi Hati yang Belum Sembuh

Patah: Ketika Kenangan Menjadi Rumah bagi Hati yang Belum Sembuh

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 14:25 WIB

Lebih dari Putus Cinta, Ini Alasan Friendship Breakup Terasa Menyakitkan

Lebih dari Putus Cinta, Ini Alasan Friendship Breakup Terasa Menyakitkan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:30 WIB

Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam

Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:00 WIB

Ketika Piala Dunia Bikin Patah Hati: Tips Bangkit Setelah Tim Favorit Gugur

Ketika Piala Dunia Bikin Patah Hati: Tips Bangkit Setelah Tim Favorit Gugur

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

Dari Sel Cinta yang Koma hingga Patah Hati Kocak: Serunya Yumi's Cells

Dari Sel Cinta yang Koma hingga Patah Hati Kocak: Serunya Yumi's Cells

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:20 WIB

Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini

Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:19 WIB

Terkini

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

×