Suara.com - Kulit sehat dan bersinar adalah impian banyak orang. Namun, masalah seperti jerawat, kerutan, dan kulit kering seringkali menjadi hambatan.
Salah satu faktor penting yang berkontribusi pada kesehatan kulit adalah pola makan.
Dilansir dari channelnewsasia, mengetahui makanan yang dapat memperbaiki kondisi kulit serta yang harus dihindari sangat penting untuk menjaga kecantikan dan kesehatan.
Berikut adalah panduan mengenai makanan yang harus dikonsumsi dan dihindari untuk mengatasi jerawat.
Makanan yang Harus Dihindari

1. Produk Susu dan Whey Protein
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi produk susu, terutama susu skim, dapat berhubungan dengan meningkatnya masalah jerawat.
Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan hormon dan estrogen dalam susu yang dapat memicu peradangan dan jerawat.
Serupa dengan produk susu, whey protein juga memiliki efek serupa karena mengandung hormon yang sama.
2. Gula Putih dan Makanan Berindeks Glikemik Tinggi
Baca Juga: 4 Clay Cleanser Ampuh Bersihkan Pori-pori untuk Kurangi Minyak dan Jerawat
Makanan tinggi gula, seperti permen dan minuman manis, serta makanan karbohidrat (seperti roti putih dan nasi putih) dapat mempengaruhi kadar gula darah.
Ketika gula dalam darah meningkat, tubuh memproduksi lebih banyak insulin yang dapat merangsang produksi minyak dan jerawat. Disarankan, hindari makanan manis dan pilih karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian utuh.
3. Makanan Pedas dan Alkohol
Makanan pedas dapat memperbaiki kondisi kulit bagi mereka yang memiliki rosacea atau jerawat.
Begitu juga dengan alkohol, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan memicu peradangan. Konsumsi berlebihan dari kedua jenis makanan ini sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan kulit.
Makanan yang Baik untuk Kulit

1. Sayuran Berdaun Hijau dan Buah-Buahan
Sayuran seperti bayam dan kangkung serta buah-buahan kaya antioksidan seperti blueberry dan goji berry dapat memberikan perlindungan luar biasa terhadap kulit.
Antioksidan ini membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak kulit, serta memberikan nutrisi penting yang mendukung proses perbaikan kulit.
2. Asam Lemak Omega-3
Asam lemak omega-3, yang dapat ditemukan pada ikan asin seperti salmon, tuna, dan sarden, sangat baik untuk kesehatan kulit.
Nutrisi ini membantu menjaga kelembaban kulit, mengurangi peradangan, dan memperbaiki fungsi barier kulit, yang penting untuk melindungi kulit dari iritasi.
3. Probiotik
Makanan yang kaya probiotik, seperti yogurt, kimchi, dan kombucha, dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus, yang berpengaruh terhadap kesehatan kulit.
Kesehatan usus yang baik berkontribusi pada sistem kekebalan yang lebih kuat dan mengurangi risiko peradangan, termasuk jerawat.
4. Fitokimia, khususnya Karotenoid
Karotenoid, yang ditemukan dalam sayuran berwarna cerah seperti wortel, tomat, dan paprika, menawarkan perlindungan terhadap kerusakan kulit akibat sinar matahari.
Makanan kaya karotenoid dapat membantu menjaga elastisitas kulit dan memberikan warna yang lebih cerah.
5. Vitamin A, C, dan E
Makanan yang kaya vitamin A, C, dan E mendukung kesehatan kulit dari dalam. Vitamin A membantu regenerasi sel kulit, vitamin C berperan penting dalam sintesis kolagen, dan vitamin E memberikan perlindungan terhadap stres oksidatif. Sumber yang baik termasuk telur, alpukat, dan buah-buahan seperti mangga dan pisang.
Pentingnya Hidrasi
Selain memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, asupan udara yang cukup juga penting untuk menjaga kelembaban kulit.
Udara membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh dan menjaga agar kulit tetap terhidrasi. Disarankan untuk minum minimal delapan gelas air sehari.
Pola makan yang seimbang berperan besar dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.
Dengan menghindari makanan yang dapat memicu jerawat, seperti produk susu dan gula, serta menambahkan makanan kaya nutrisi, seperti sayuran, omega-3, dan probiotik, Anda memberi tubuh Anda kesempatan terbaik untuk memiliki kulit yang sehat dan bersinar.
Mengingat pentingnya pola makan terhadap kesehatan kulit, kini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki kebiasaan makan Anda demi kulit yang lebih baik.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti