Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU

Ruth Meliana

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:45 WIB
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU
ilustrasi memakai lipstik (freepik/prostooleh)
baca 10 detik
  • Mayoritas ulama menyatakan kosmetik eksternal, termasuk lipstik, tidak membatalkan puasa Ramadan selama tidak tertelan.
  • Puasa batal jika ada sengaja memasukkan sesuatu ke rongga tubuh seperti makan dan minum, bukan karena penggunaan kosmetik luar.
  • Beberapa pendapat menganggap penggunaan lipstik saat puasa hukumnya makruh karena kekhawatiran tertelan atau demi kesederhanaan.

Suara.com - Pertanyaan apakah boleh memakai lipstik di bulan Ramadan menjadi populer di bulan puasa.

Bulan Ramadan sendiri adalah waktu istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa sebagai salah satu rukun Islam.

Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari, tetapi juga melatih pengendalian diri, kesabaran, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Di tengah rutinitas sehari-hari, terutama bagi wanita, muncul pertanyaan seputar penggunaan kosmetik seperti lipstik.

Apakah memakai lipstik selama berpuasa di bulan Ramadan diperbolehkan menurut hukum Islam?

Apakah Hal Ini Bisa Membatalkan Puasa?

Pertama-tama, mari kita pahami apa saja yang membatalkan puasa menurut ajaran Islam.

Dalam fiqih Islam, puasa batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang terbuka seperti mulut, hidung, atau telinga, dengan sengaja.

Hal-hal yang membatalkan puasa meliputi makan, minum, muntah dengan sengaja, berhubungan suami-istri, dan haid atau nifas bagi wanita.

Namun, penggunaan barang-barang luar tubuh seperti kosmetik tidak termasuk dalam kategori ini, selama tidak ada bagian yang tertelan atau masuk ke dalam rongga tubuh.

baca juga

Secara umum, hukum menggunakan kosmetik selama puasa adalah diperbolehkan.

Para ulama seperti Syekh Abdul Aziz bin Baz menyatakan bahwa memakai celak, sabun, minyak, atau kosmetik lainnya tidak membatalkan puasa, asalkan hanya mengenai bagian luar tubuh. Ini karena kosmetik tersebut tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi dan tidak masuk ke dalam perut.

Pendapat ini didukung oleh mayoritas mazhab fiqih, termasuk Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali. Misalnya, dalam konteks bedak atau pelembab kulit, ulama sepakat bahwa hal itu tidak mempengaruhi sahnya puasa karena hanya bersifat eksternal.

Khusus untuk lipstik, pertanyaan ini sering muncul karena lipstik diaplikasikan langsung pada bibir, yang dekat dengan mulut.

Menurut fatwa dari Jabatan Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia, penggunaan lipstik pada siang hari Ramadan tidak membatalkan puasa selama tidak ada bagian yang tertelan atau masuk ke rongga mulut.

Jika secara tidak sengaja terjilat dan tertelan, maka puasa bisa batal karena rasa atau zat dari lipstik masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, disarankan untuk berhati-hati, terutama jika lipstik memiliki rasa manis atau mudah luntur.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad, yang menekankan bahwa lipstik tidak membatalkan puasa selama tidak tertelan, meskipun ada informasi keliru di masyarakat yang menganggapnya tidak sah.

Namun, ada juga pendapat yang menganggap penggunaan lipstik selama puasa sebagai makruh (dianjurkan untuk dihindari). Alasan utamanya adalah kekhawatiran tertelan secara tidak sengaja, serta semangat puasa yang seharusnya menampilkan kesederhanaan dan fokus pada ibadah, bukan penampilan berlebihan.

Ustadzah Halimah Alaydrus, misalnya, menyebutkan bahwa menggunakan liptint atau lipstik saat puasa dianggap makruh karena puasa seharusnya membuat wajah tampak lesu akibat lapar, bukan dihias secara berlebih.

Solusi yang disarankan adalah menggunakan lipcare atau pelembab bibir setelah berbuka puasa, untuk menjaga kelembapan bibir tanpa mengganggu ibadah.

Selain itu, dari perspektif Nahdlatul Ulama (NU), penggunaan lip balm atau sejenisnya tidak membatalkan puasa dengan batasan yang sama: jangan sampai tertelan.

Dalam praktiknya, wanita Muslimah bisa memilih lipstik yang tahan lama dan tidak mudah luntur untuk mengurangi risiko. Lebih baik lagi, prioritaskan niat puasa yang ikhlas dan hindari hal-hal yang bisa menimbulkan keraguan.

Jika ragu, berkonsultasilah dengan ulama setempat atau merujuk pada kitab fiqih seperti Fathul Bari atau Al-Majmu'.

Penting juga untuk memastikan lipstik yang digunakan halal, bebas dari bahan haram seperti alkohol atau lemak babi.

Pada intinya, memakai lipstik di bulan Ramadan diperbolehkan menurut hukum Islam dan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada zat yang masuk ke dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:36 WIB

10 Rekomendasi Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang

10 Rekomendasi Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:29 WIB

Anti Lemas di Hari Pertama Puasa, Ini 5 Tips Biar Tetap Semangat Seharian

Anti Lemas di Hari Pertama Puasa, Ini 5 Tips Biar Tetap Semangat Seharian

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×