Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:27 WIB
Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?
Rupiah dengan dolar (Freepik/8photo)
baca 10 detik
  • Dampak Rupiah melemah mulai mengancam sektor pertanian dan peternakan di pedesaan.

  • Harga bahan baku impor memicu kenaikan sembako di pasar-pasar desa.

  • Biaya logistik dan operasional nelayan membengkak akibat pelemahan kurs Rupiah.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini melontarkan pernyataan menohok terkait jebloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).

Di tengah kekhawatiran publik karena Rupiah nyungsep hingga ke level Rp17.600 per USD, Prabowo Subianto justru santai dan menilai masyarakat pedesaan tidak akan terkena dampak langsung.

Namun dilansir dari laman UGM dan lainnya, benarkah warga desa akan terhindar dari fluktuasi dolar hanya karena mereka bertransaksi menggunakan Rupiah?

Meski warga desa tidak memakai dolar untuk transaksi, dampak pelemahan kurs tetap menghantui dapur hingga sawah mereka melalui rantai pasok global.

Lantas, apa saja dampak nyata yang bakal dirasakan masyarakat desa jika Rupiah terus melemah? Simak ulasan berikut ini.

Ilustrasi uang rupiah (pexels/Defrino Maasy)
Ilustrasi uang rupiah (pexels/Defrino Maasy)

1. Biaya Tani Makin Mencekik

Meski transaksinya pakai Rupiah, bahan baku pupuk dan obat-obatan pertanian banyak yang didatangkan dari luar negeri.

Saat dolar menguat, harga pupuk nonsubsidi di tingkat petani otomatis melonjak.

Selain itu, peternak ayam dan sapi di desa juga paling terkena dampaknya.

baca juga

Sebab, komponen pakan ternak di Indonesia masih sangat bergantung pada bahan baku impor.

Jika harga pakan mahal, harga telur dan daging ikut naik, sementara margin keuntungan peternak makin tipis.

2. Harga Sembako Naik

Harga gula, minyak goreng, hingga terigu di pasar desa juga sangat dipengaruhi oleh harga internasional.

Melemahnya Rupiah memicu inflasi yang bikin daya beli warga desa merosot.

3. Logistik dan BBM

Dolar yang kuat membuat biaya energi global membengkak.

Dampaknya, ongkos pengiriman barang dari kota ke desa ikut naik.

Akibatnya, barang-barang kelontong yang dijual di warung-warung desa bakal lebih mahal dibandingkan di kota karena ada tambahan biaya logistik yang terimbas kurs.

4. Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Terancam

Alat kesehatan di Puskesmas hingga buku-buku sekolah seringkali mengandung komponen impor.
Jika Rupiah melemah, anggaran desa atau pemerintah daerah untuk pengadaan alat medis bisa membengkak.

Ujung-ujungnya, kualitas layanan kesehatan bagi warga miskin di pelosok bisa terganggu.

5. Nasib UMKM dan Nelayan

Nelayan di desa juga butuh solar dan suku cadang mesin kapal. Banyak dari komponen mesin ini adalah barang impor.

Begitu juga dengan pengrajin di desa yang menggunakan alat bantu mesin. Kenaikan harga suku cadang akibat dolar yang menggila bisa membuat usaha kecil di desa terancam gulung tikar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk

Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:50 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:24 WIB

5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking

5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:44 WIB

7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah

7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:05 WIB

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?

Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Daftar Harga HP itel Agustus 2026 Lengkap untuk Pemilih Gadget Murah

Daftar Harga HP itel Agustus 2026 Lengkap untuk Pemilih Gadget Murah

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah

Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati

Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati

Jatim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:10 WIB

4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat

4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI,  BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×